Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

10 Persiapan Menyambut Ramadhan Menurut Ulama

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Februari 2026 13:01 1:01 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Februari 2026 13:01
Bagikan
Bagikan

Ramadhan tidak menunggu kesiapan kita—kitalah yang harus siap sebelum ia datang. Ramadhan adalah momentum perubahan besar

Hidayatullah.com | RAMADHAN bukan sekadar bulan ibadah, tetapi musim ketaatan yang selalu dipersiapkan serius oleh para ulama. Generasi salaf bahkan menanti kehadirannya dengan doa panjang, tanda bahwa keberhasilan puasa tidak dimulai saat hilal terlihat—melainkan jauh sebelumnya.

Dalam Lathaif al-Ma’arif, Ibnu Rajab al-Hanbali menulis:

كان السلف يدعون الله ستة أشهر أن يبلغهم رمضان، ثم يدعونه ستة أشهر أن يتقبله منهم

“Para salaf berdoa enam bulan agar dipertemukan dengan Ramadhan, lalu enam bulan berikutnya agar amal mereka diterima.”

Berikut sepuluh persiapan penting menurut ulama beserta dalilnya.

Baca Juga

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

1. Menyadari Keutamaan Ramadhan

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Al-Ghazali dalam Ihya Ulum al-Din mengingatkan:

كم من صائم ليس له من صيامه إلا الجوع والعطش

“Betapa banyak orang berpuasa namun hanya mendapatkan lapar dan dahaga.”

Tanpa kesadaran spiritual, puasa mudah berubah menjadi rutinitas biologis.

2. Meluruskan Niat

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Menurut Imam Nawawi dalam Riyadhus Shalihin, hadits ini merupakan fondasi seluruh amal. Niat bukan formalitas—ia menentukan arah perjalanan Ramadhan seseorang.

3. Bergembira atas Kedatangannya

Nabi ﷺ bersabda:

أتاكم رمضان شهر مبارك

“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang penuh berkah.”
(HR. Ahmad)

Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan anjuran menampakkan kegembiraan ketika musim ibadah tiba. Hati yang bahagia biasanya lebih siap untuk taat.

4. Membersihkan Hati dan Memperbanyak Taubat

Allah berfirman:

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ

“Bersegeralah menuju ampunan Tuhanmu.” (QS. Ali Imran: 133)

Hasan al-Basri berkata:

التقوى لا تزال بالعبد حتى تترك كثيرًا من الحلال مخافة الحرام

“Takwa akan terus menyertai seorang hamba hingga ia meninggalkan sebagian yang halal karena takut terjatuh pada yang haram.”

Hati yang bersih membuat ibadah terasa ringan dan khusyuk.

5. Mempersiapkan Keluarga

Allah mengingatkan:

قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

“Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim: 6)

Ramadhan lebih kuat ketika menjadi gerakan bersama di dalam rumah. Lingkungan yang saleh membantu menjaga konsistensi ibadah.

6. Membuat Target Ibadah

Umar bin Khattab berkata:

حاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحاسَبُوا

“Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab.”

Menyusun target tilawah, sedekah, dan qiyam membantu Ramadhan tidak berlalu tanpa peningkatan kualitas diri.

7. Menuntut Ilmu tentang Puasa

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَن يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

“Barang siapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, Dia akan memahamkannya dalam agama.” (HR. Bukhari)

Sufyan ats-Tsauri menegaskan:

العلم قائد والعمل تابع له

“Ilmu adalah pemimpin, dan amal mengikutinya.”

Puasa yang benar lahir dari pemahaman yang benar.

8. Berlatih Ibadah Sebelum Ramadhan

Dari Usamah bin Zaid:

ذلك شهر يغفل الناس عنه بين رجب ورمضان

“Itu adalah bulan (Sya’ban) yang sering dilalaikan manusia antara Rajab dan Ramadhan.” (HR. An-Nasa’i)

Mulai memperbanyak tilawah, dzikir, dan puasa sunnah membantu jiwa beradaptasi sebelum memasuki bulan penuh ibadah.

9. Mengurangi Kesibukan Dunia

Abdullah bin Mas’ud berkata:

ليس العلم بكثرة الرواية ولكن العلم الخشية

“Ilmu bukanlah banyaknya riwayat, tetapi rasa takut kepada Allah.”

Ramadhan mengajarkan pergeseran prioritas—dari kesibukan dunia menuju kedalaman spiritual.

10. Menjadikan Ramadhan Titik Perubahan

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَن صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Siapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnu Qayyim al-Jawziyyah menulis bahwa orang cerdas adalah mereka yang memanfaatkan musim ketaatan sebelum ia berlalu.

Tradisi ulama mengajarkan satu hal penting: Ramadhan tidak dimenangkan oleh mereka yang paling sibuk saat ia datang, tetapi oleh mereka yang paling siap sebelum ia tiba. Bahkan satu hari persiapan bisa menentukan kualitas ibadah sebulan penuh.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bulan RamadhanHeadlinepersiapan RamadhanPilihan RedaksiRamadanRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uang Bisa Membeli Cinta? Tampaknya Begitu Kata Orang Malaysia
Tulisan selanjutnya Niat Puasa Ramadhan Tiap Malam atau Sekali Jangan Sampai Puasa Tak Sah: Ketentuan Niat Ramadhan yang Wajib Diketahui

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Hikmah

Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

13 Juni 2026 04:49
Kajian

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

26 Mei 2026 09:00
Kajian

Rahasia Hari Arafah yang Dibenci Iblis: Inilah 10 Keutamaannya

26 Mei 2026 08:30
Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?