Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

2 Cara Jitu Meraih Mimpi

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Mei 2015 21:59 9:59 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Mei 2015 05:49
Bagikan
Bagikan

JIKA kamu memiliki daftar keinginan, percayalah, daftar itu hanya akan menjadi catatan belaka, ketika hatimu tidak memutuskan untuk segera bergerak alias beraksi. No action, no results begitu kira-kira hukumnya.

Jadi, tidak berlebihan jika ada pepatah tua mengatakan, “Action speaks louder than words” (Tindakan lebih dahsyat daripada kata-kata).

Dan, dalam Islam kita kenal istilah amanu wa ‘amilush sholihah. Artinya, Muslim itu tak cukup dikatakan beriman jika amalnya tidak merepresentasikannya.

Jamil Azzaini dalam tulisannya berjudul ”Take Action” menulis, “Satu aksi yang kita lakukan itu jauh lebih baik dibandingkan dengan seribu diskusi tanpa aksi. Satu aksi pertama atau take action akan mengundang berbagai kebaikan datang. Sesuatu yang semula jauh akan datang mendekat. Sesuatu yang pada awalnya tidak terlihat tiba-tiba muncul dan tampak sangat jelas di depan mata.”

Hebatnya, Allah Subhanahu Wata’ala dan Rasul-Nya tidak menilai manusia berdasarkan pada hasil, tetapi kemauannya beraksi atau bekerja.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

وَقُلِ اعْمَلُواْ فَسَيَرَى اللّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ وَسَتُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

“Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Al-Taubah [9] : 105)

Artinya, Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa beramal alias beraksi. Karena tanpa aksi, semua ide yang bermanfaatpun hanya akan jadi teori bahkan ilusi. Nah, inilah saatnya kita berpikir untuk bagaimana dengan sesegera mungkin mengamalkan apa saja yang semestinya kita lakukan sebagai washilah meraih kesuksesan.

Akan tetapi, agar aksi yang kita lakukan dalam upaya mewujudkan impian bisa bertahan hingga batas akhirnya, maka diperlukan cara-cara yang tepat. Dan, dua di antaranya akan kita bahas bersama.

Pertama, persistence (ketekunan). Para ahli kepribadian berkesimpulan bahwa, beda orang sukses dengan tidak sukses hanya ada pada kemampuannya untuk consistent and persistent action.

Orang-orang yang berhasil adalah mereka yang memiliki kemauan tinggi dalam berakis, mau melakukan kerja nyata secara terus menerus dan konsisten. Sedangkan mereka yang tidak sukses adalah orang yang menyerah atau putus asa.

Dalam bahasa Darmadi Darmawangsa, “Persistence adalah kemampuan untuk terus menjaga momentum dari tindakan awal tanpa dipengaruhi oleh perasaan emosional kita, bahkan kegigihan dapat mengalahkan perasaan ingin menyerah.”

Pantas jika ada kata bijak mengatakan bahwa semua orang bisa sukses dengan ilmu, bakat dan keterampilan. Tetapi, semua itu tidak akan pernah bisa melampaui catatan hebat mereka yang memiliki ketekunan tingkat tinggi.

Dan, seorang Muslim sudah semestinya memiliki ketekunan tingkat tinggi, terutama pada apa yang menjadi passion dalam hidupnya yang nota bene bisa mengankat harkat dan derajat diri dan keluarga serta umat Islam sekaligus.

Persistence (ketekunan) tingkat tinggi ini bisa kita lihat dari bagaimana perjuangan Imam Syafi’I dalam belajar. Tidak memiliki buku, pena dan alat-alat standar yang dibutuhkan dalam menuntut ilmu. Beliau tidak patah arang.

Beliau tetap menimba ilmu meski harus telaten menulis di atas tulang-tulang dan pelepah daun kurma. Hasilnya, wow banget, beliau tampil sebagai sosok ulama yang karya-karyanya tetap bermanfaat hingga kini bahkan sampai akhir zaman. Jadi, milikilah ketekunan dalam amal, meski itu amalan yang kita anggap kecil.

Kedua, komitmen. Kata ini mungkin sangat sering kita dengar. Namun, benarkah kita telah benar-benar memahami dan mengamalkannya?

Secara sederhana, komitmen dapat diartikan sebagai kemauan untuk melakukan apa saja untuk mencapai tujuan. Andaikata ada 20 kesulitan yang menghadang untuk tercapainya suatu tujuan, orang yang punya komitmen akan berusaha mengatasi kesulitan-kesulitan itu.

Seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alayhi Wasallam kala diminta pembesar Quraisy menghentikan dakwahnya. “Sekiranya mereka mampu meletakkan matahari di tangan kananku dan rembulan di tangan kiriku, demi Allah aku tidak akan meninggalkan risalah ini sampai aku menang atau binasa karenanya.”

Komitmen tersebut menjadi mesin penggerak luar biasa dalam hari-hari Nabi Muhammad dalam menjalankan misi dakwah. Bahkan, ketika Islam telah menjadi peradaban di Madinah, beliau juga tidak berhenti. Para pembesar di zaman itu pun beliau ajak untuk masuk Islam, yaitu Romawi dan Persia. Dan, apa yang terjadi, misi dakwah terwujud hingga kini. Islam hadir di seluruh pelosok negeri. Itulah komitmen.

Oleh karena itu, jika kita memiliki impian atau bahkan daftar impian, maka segeralah mengambil keputusan untuk mewujudkannya. Setelah itu, bangunlah ketekunan dan komitmen. Insya Allah kita akan tergolong hamba-Nya yang beramal yang tentu akan sangat membantu kita lebih baik, termasuk kala kelak menghadap Allah Ta’ala di hari kiamat. So, yuk take action sekarang juga! Wallahu a’lam.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kenaikan Harga Kebutuhan Saat Ramadhan Bisa Akibat Sikap Isyraf
Tulisan selanjutnya Raja Salman Bantu Korban Perang Yaman Rp7 Triliun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?