Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Cari Uang atau Cari Rezeki? [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Januari 2016 10:27 10:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Januari 2016 10:27
Bagikan
Buta Mata Tak Buta Hati: Penyandang tuna netra ini menggunakan tongkat menyusuri jalan menjemput rizki Allah
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Bertawakal, yakin kepada Allah. Percaya sepenuhnya bahwa Allah adalah Maha Pemberi rezeki. Bukan direktur, boss, komandan, petinggi, pembeli, atau siapapun itu. Mereka hanya sebagai perantara yang Allah titipkan harta. Olehnya tak perlu terlalu berlebihan memuja mereka layaknya dewa bagi orang musyrik. Usaha menjemput rezeki haruslah sepadan. Hendak meminta uang saja, apakah sopan bila kita memaksa? Tentu ada adabnya. Sama halnya dengan mencari rezeki, berbaik budi di hadapan mereka, bukan berarti lalu meninggalkan kewajiban sebagai hamba Allah.

Berikut beberapa hal yang patut diperhatikan dalam menjemput rezeki:

Pertama: Mulakan dengan hal yang baik

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Allah berfirman:

يا أيها الذين آمنوا كلوا من طيبات ما رزقناكم واشكروا لله إن كنتم إياه تعبدون

“Hai orang-orang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.” (QS. Al-Baqarah [2]: 172).

Bagi orang beriman, hendaknya memperhatikan apa yang masuk ke dalam jasadnya dan apa yang dikerjakan. Rezeki yang baik hanya datang dari jalan yang baik pula. Tidak mengambil hak orang lain, menafikan kewajiban, dan lainnya yang tak sesuai dengan ajaran agama.

Kedua: Berusaha dan bekerja

Allah berfirman:

فإذا قضيت الصلاة فانتشروا في الأرض وابتغوا من فضل الله واذكروا الله كثيرا لعلكم تفلحون

“Jika telah ditunaikan shalat Jum’at, maka bertebaranlah di muka bumi dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kalian bahagia.” (QS. Al-Jumuah [62]: 10)

Berusaha dan bekerja sesuai porsinya dan berhenti bekerja ketika tiba waktu beribadah. Tidak menzhalimi tubuhnya sendiri dan tidak menzhalimi orang lain, termasuk istri, anak atau keluarga. Terkadang dalih menafkahi keluarga dan mencari penghidupan membuat orang itu lantas menghabiskan waktu sepanjang hari. Tidak memperhatikan kesehatan apalagi keutuhan keluarga. Perintah bekerja dan berusaha dalam ayat di atas bukan pula pembenaran dalam mencintai dunia secara berlebihan.

Ketiga: Bersabar dan bersyukur

Inilah kuncinya. Jika diberi rezeki, bersyukurlah. Jika rezeki sedang seret, maka bersabarlah. Diakui, hal ini mudah diucapkan namun sulit dipraktekkan. Namun itulah fungsi belajar. Sebab belajar bersabar dan bersyukur ini berlaku seumur hidup manusia, tanpa kecuali. Hatta mereka yang aktif mengaji dan berlevel ustadz juga akan terus belajar dengan dua kata kunci ini, bersyukur dan bersabar.

Keempat: Zakat, Infaq, Sedekah

Firman Allah:

قل إن ربي يبسط الرزق لمن يشاء من عباده ويقدر له وما أنفقتم من شيء فهو يخلفه وهو خير الرازقين

“Dan apa-apa yang kalian infaqkan dari sebagian harta kalian, maka Allah akan menggantinya.” (QS. Saba [34]: 39).

Dalam ajaran Islam, harta yang dimiliki sesungguhnya adalah harta yang diinfakkan kepada orang lain. Mulailah belajar bersedekah kepada yang terdekat. Lihatlah, adakah orangtua sudah tidak kekurangan? Lalu saudara, keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar.

Kelima: Silaturahim

Percaya atau tidak, terkadang rezeki itu datang dengan jalan silaturahim. Umur dipanjangkan, hidup dibahagiakan, kesehatan diberikan, dan banyak lagi manfaat silaturahim tersebut. Hal ini bukan dibuat-buat, sebab Nabi yang mengajarkan demikian. Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa yang berkeinginan untuk dibentangkan rezeki baginya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menyambung silaturahim.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Keenam: Jangan lupakan majelis ilmu

Makin sering mendengarkan pencerahan, niscaya hati kian mudah dikendalikan. Dengan  mengingat dan mendengar ayat-ayat Allah, hidup akan menjadi tenang. Di antara manfaat yang lain adalah berkesempatan hidup bersama orang-orang saleh. Hal itu akan menjadikan diri selalu terkendali. Ada yang mengingatkan kala diri lupa, menguatkan saat terjatuh, dan mengambil pelajaran atas setiap kesalahan yang pernah  dilakukan.*/Rizki N. Dyah, pegiat komunitas penulis Malika

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:doaKeluarganafkahrizki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Surat kabar Arab-Amerika lawan Islamophobia [1]
Tulisan selanjutnya Surat Kabar Arab-Amerika lawan Islamophobia [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?