Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Makan Minum Sehat Ala Islam

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 28 Juli 2020 11:32 11:32 am
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 28 Juli 2020 11:32
Bagikan
Manusia dilatih oleh bahasa yang kita dengar untuk mengasosiasikan kata-kata abstrak seperti 'matahari' dan 'bahagia' dengan pandangan ke atas,' kata peneliti
Bagikan

Hidayatullah.com | Makanan dan minuman era milineal serba cepat tapi belum tentu sehat apalagi halal dan thayyib. Lantas bagaimana kita bersikap terhadap makan dan minuman yang ideal?  Dunia Barat menuntun adab makan dan minuman yang salah kepada manusia. Islam mengajarkannya.

Meski lahir lebih 14 abad, Islam telah mengajarkan banyak hal tentang kehidupan, yang ujungnya bermanfaat bagi manusia. Tidak hanya cara bersuci, bahkan cara makan pun Islam mengajarkan. Hal ini bertolak belakang dengan Barat dan agama lain.

“Kita penduduk Barat yang tidak mengamati serta tak mencontoh adab makan yang di ajarkan Islam, pada akhirnya menanggung derita banyak penyakit. Mereka yang mematuhi rutinitas makan menurut Islam bakal sehat, serta mereka yang mengikuti cara makan Barat yang jelek bakal sakit. Rutinitas sehat dalam adab makan Islam semestinya ditiru oleh penduduk Barat.” (Profesor Hans Heinrich Reckeweg, M. D., pakar toksikologi, Biological Therapy Vol. 1 No. 2, 1983).

Seringkali kita bertindak untuk makan dan minum dengan sesuka hati. Tapi tak pernah merasakan akibatnya. Asal bisa membeli seakan tuntas dan puas. Sebagai muslim ataupun muslimah, ada cara yang sebenarnya memang telah menjadi bagian dalam lingkup syariat Islam. Kita sendiri kadang tidak menyadarinya. Padahal Rasulullah ﷺ sudah memberikan bocorannya sejak berabad-abad lalu.

“Tidaklah sekali-sekali manusia penuhi suatu wadah juga yang lebih beresiko dari perutnya. Cukuplah untuk anak Adam sebagian suap makanan untuk menegakkan badannya. Bila ia mesti mengisinya, maka sepertiga ( sisi lambung) untuk makanannya, sepertiga lagi untuk minumannya, serta sepertiga lagi untuk nafasnya ( hawa).” (HR Tirmidzi)

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Untuk selalu terjaga terkait makan dan minum serta diberkahi oleh Allah, maka ada beberapa adab yang perlu dilakukan, diantaranya:

Pertama, niatkan makan minum itu datangnya rezeki dari Allah yang dibarakahi

Luruskanlah niat sebelum melakukan makan dan minum. Niatkan hanya kepada Allah subhna hua ta’ala agar  tubuh kita lebih sehat dan jauh dari berbagai macam penyakit. Selain itu pola makan kita juga akan lebih terjaga baik waktunya maupun kuantitas makanan yang dikonsumsinya menjadi sesuai dengan kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan.

Kedua, melaksanakan Puasa Wajib dan Sunah

Puasa wajib adalah ibadah puasa yang dilakukan saat datangnya bulan Ramadhan. Sedangkan puasa sunnah adalah ibadah puasa yang dilakukan dihari-hari tertentu seperti puasa Senin dan Kamis maupun puasa Daud. Namun jangan pernah menitik beratkan niat ibadah puasa hanya untuk menurunkan berat badan. Niatkanlah murni karena Allah subhana hua ta’ala.

Puasa adalah cara terefektif untuk mengatur pola makan dan sebagai treatment untuk mengistirahatkan organ pencernaan kita sehingga setidaknya dengan berpuasa tumpukan lemak-lemak penyebab kelebihan berat badan dapat kita minimalisir.

Ketiga, makan secukupnya

Makanlah makanan secukupnya saja, jangan berlebihan karena islam sendiripun tidak menyukai hal-hal yang berlebihan. Bahkan dalam Islam sendiri menganjurkan untuk makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Karena ketika lapar kita akan cenderung makan dalam jumlah yang banyak, begitupun jika makan harus menunggu sampai perut terasa kenyang terlebih dahulu sebelum berhenti. Padahal bagian perut kita tidak hanya harus menmpung makanan saja, tapi harus disisakan untuk menampung air beserta udara untuk mencerna makanan dan memfungsikan organ tubuh lainnya.

Mengenai hal ini, Allah berfirman dalam Alquran surat Al-Araf ayat 31 yang artinya:

يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebihan.” (QS:  Al-A’raf: 31)

Keempat, memakan makanan halal dan sehat

Dalam surat an-Nahl ayat 114 Allah berfirman tentang perintah untuk mengkonsumsi makanan halal.

فَكُلُوا۟ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَٱشْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

“Makanlah makanan yang halal lagi baik dari yang Allah telah rezekikan kepadamu dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (QS:  An Nahl: 114)

Keempat, tidak tidur setelah makan berat

Kebiasan buruk yang sering kali dilakukan oleh manusia adalah tidur setelah melahap banyak makanan. Hal ini memang saling berkaitan saat kelaparan kita akan makan dengan jumlah yang lebih banyak karena perut menuntut diisi hingga penuh atau kenyang, namun kemudian akibatnya adalah perut menjadi terlalu kenyang dan mata berat atau mengantuk, lalu seterusnya adalah setan yang membujuk untuk istirahat dan tidur.

Kelima, selalu bersyukur kepada Allah Subhanahua Ta’ala

Ikhtiar dan doa adalah dua hal yang tak boleh dipisahkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Termasuk dalam hal bersyukur atas nikmat yang telah diberkahi Allah dengan segala hal yang telah kita makan dan minum.

Lebih lanjut dalam makanan dan minuman itu agar berkah, maka Islam memberikan adabnya pula; diantaranya:

  1. Minum Sambil Duduk

Terlepas dari perbedaan pendapat yang sudah dijelaskan oleh para ulama tentang hukum makan atau minum sambil berdiri, setidaknya secara medis sudah dijelaskan bahwa minum sambil duduk itu dianggap lebih baik daripada minum sambil berdiri atau sambil tiduran.

Bahkan secara adat-istiadat, di sebagian tempat mungkin makan dan minum sambil berdiri itu dianggap sebagai tindakan yang tidak sopan.

  1. Mengucapkan Basmalah

Sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu’anha, “Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia mengucapkan Bismillah (menyebut nama Allah Ta’ala). Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah di awal, hendaknya ia mengucapkan: “Bismillahi awwalahu wa aakhirotu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”. (HR. Tirmidzi).

  1. Makan dan Minum dengan Tangan Kanan

Dari Umar bin Abi Salamah, ia berkata, “Waktu aku masih kecil dan berada di bawah asuhan Rasulullah ﷺ, tanganku bersileweran di nampan saat makan. Maka Rasulullah ﷺ bersabda, “Wahai Ghulam, sebutlah nama Allah (bacalah “Bismillah”), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada dihadapanmu.” Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu.” (HR. Bukhari, dalam kitab Al-Ath’imah Bab At-Tasmiyyah ‘ala Ath-Tha’am wa Al-Akhlu bi Al-Yamin).

  1. Tidak Meniup Makanan atau Minuman

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhuma dijelaskan tentang larangan meniup untuk mendinginkan makanan atau minuman yang masih panas, “Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhuma bahwa Nabi Muhammad Saw melarang pengembusan nafas dan peniupan (makanan atau minuman) pada bejana,” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

  1. Minum dengan Tiga Tegukan

Dalam sebuah kesempatan, Rasulullah ﷺ bersabda, “Janganlah kalian minum seperti minumnya hewan. Tetapi minumlah kalian dengan dua atau tiga kali, dan jika kalian minum sebutlah nama Allah (membaca basmallah), kemudian pujilah Dia (membaca hamdalah), ketika kalian mengangkatkan (selesai minum).” (HR: At-Tirmidzi).

  1. Menuangkan Air Ke Gelas Secukupnya

Hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhuma, “Rasulullah melarang minum langsung dari mulut qibrah (wadah air yang terbuat dari kulit) atau wadah air minum yang lainnya.” (HR Bukhari no. 5627).

  1. Mengucapkan Hamdallah

Sebagaimana yang sudah dipraktikkan Rasulullah, ketika beliau selesai dari makan atau minum, beliau membaca, “Puji syukur kepada Allah yang telah memberi makan dan memberi minum kepada kami serta menjadikan kami termasuk orang-orang Islam.” (HR. Abu Dawud).

Ini adalah sebagian dari petunjuk dan tuntunan dalam hal makan dan minum menurut ajaran Islam. Islam memberikan tuntunan agar bisa dijalankan manusia agar terhindar dari kemurkaan dan selalu terjaga rezeki dan keberkahan makan dan minumannya.*/Akbar Muzakki

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:makanminum
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menghadiri Acara Keluarga, Penasihat Keamanan Presiden Trump Tertular Covid-19
Tulisan selanjutnya Sierra Leone Kini Punya Pengadilan Khusus Kekerasan Seksual dan Gender

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?