عَنِ ابْنِ عُمَرَ وَ اَبِى هُرَيْرَةَ رض قَالاَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَنْ مَشَى فِى حَاجَةِ اَخِيْهِ حَتَّى يُثَبّتَهَا لَهُ اَظَلَّهُ اللهُ عَزَّ وَ جَلَّ بِخَمْسَةٍ وَ سَبْعِيْنَ اَلْفَ مَلَكٍ يُصَلُّوْنَ لَهُ وَ يَدْعُوْنَ لَهُ، اِنْ كَانَ صَبَاحًا حَتَّى يُمْسِيَ، وَ اِنْ كَانَ مَسَاءً حَتَّى يُصْبِحَ، وَ لاَ يَرْفَعُ قَدَمًا اِلاَّ حَطَّ اللهُ عَنْهُ بِهَا خَطِيْئَةً وَ رَفَعَ لَهُ بِهَا دَرَجَةً. ابو الشيخ و ابن حبان، فى الترغيب و الترهيب
Dari Ibnu ‘Umar dan Abu Hurairah RA, mereka berkata : Rasulullah SHalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda, “Barangsiapa berjalan untuk menolong kebutuhan saudaranya hingga bersungguh-sungguh dalam menolongnya itu, maka Allah ‘Azza wa Jalla akan menaunginya dengan tujuh puluh lima ribu malaikat memohonkan rahmat untuknya dan mendoakannya. Jika (menolongnya) itu di waktu pagi (malaikat menaungi dan mendoakannya) sampai sore. Dan jika menolongnya itu di waktu sore (malaikat itu menaungi dan mendoakannya) sampai pagi. Dan tidaklah iamelangkahkan kaki (untuk menolong sesama muslim) kecuali Allah menghapus dosa dengannya serta mengangkat derajat untuknya.” [HR. Abusy-Syaikh dan Ibnu Hibban, dalam Targhiib wat Tarhiib jiz 3, hal. 391]