Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kantor PBB New York Putar Film Giraffada

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 April 2016 09:30 9:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 April 2016 09:30
Bagikan
Film Giraffada
Bagikan

Hidayatullah.com–Seekor Jerapah setinggi 5 meter adalah salah satu karakter utama dalam Giraffada, sebuah film yang ditampilkan di PBB pada Kamis, 7 April 2016, menggambarkan perjuangan hidup di sebuah kota di Palestina yang dilihat melalui mata seorang bocah yang memiliki hubungan dekat dengan hewan tersebut.

Judul film yang telah memenangkan beberapa penghargaan ini adalah gabungan antara “giraffe” (jerapah) dan “intifada” atau “perlawanan” rakyat Palestina, jelas sutradara Rani Massalha kepada UN News Centre dalam sebuah wawancara menjelang pemutaran.

“Film ini dibuat selama Intifada kedua,” kata Massalha, mengacu pada periode kekerasan yang memuncak antara Israel-Palestina dari September 2000 sampai Februari 2005.

Film yang pernah ditampilkan di Abu Dhabi Film Festival dan Toronto Film Festival pada Oktober 2013 ini, berfokus pada perjuangan seorang dokter hewan Palestina, Yacine, dan anak laki-lakinya yang berusia 10 tahun, Ziad, yang mencoba untuk menjaga jerapah bernama Rita dari mati karena kesepian setelah pasangannya tewas akibat serangan udara Israel. Satu-satunya solusi yang layak untuk Rita adalah segera ditempatkan di sebuah kebun binatang di Tel Aviv, Israel, atau begitulah sepertinya.

Dibuat dalam bentuk fabel, film ini menunjukkan “bagaimana rasanya menjadi seorang anak di Tepi Barat pada hari ini yang hidup dalam perang, hidup dengan dikelilingi dinding, dengan pos-pos pemeriksaan, koloni, adalah masa kecil yang sangat berbeda dari orang-orang di Barat,” jelas sang sutradara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam salah satu adegan paling emosional di film tersebut, saat seekor jerapah berjalan, melewati jalanan Palestina, membuat aktivitas pada hari itu terhenti sejenak, seperti berbelanja dan beribadah, sedang orang-orang menatapnya terpana.

“Jerapah adalah binatang tertinggi di alam ini sehingga ia melihat manusia dari atas memandang ke bawah,” Massalha mengatakan, dengan tubuhnya yang memberikan hewan tersebut sudut pandang, melihat situasi di Timur Tengah apa adanya, tanpa dipolitisasi.

Sutradara Massalha juga menjadikan jerapah sebagai metafora untuk menggambarkan bagaimana semestinya hubungan antara Israel dan Palestina, dengan dua jerapah yang datang bersama-sama dari kedua sisi penghalang Tepi Barat, yang dikenal dengan sebutan “the wall” (dinding).

Dalam wawancara klip tersebut, Massalha membahas bagaimana ia mendapat ide menjadikan hewan paling tinggi di darat menjadi bintang dalam film tersebut, dan hubungannya dengan harapan adanya perdamaian di Timur Tengah.

Pemutaran film ini diselenggarakan di bawah naungan Kelompok Kerja PBB tentang Komite Pengadaan hak-hak asasi Rakyat Palestina (UN Working Group of the Committee on the Exercise of the Inalianable Rights of the Palestinian People).

Natasha Meli-Daudey, Deputi Tetap Perwakilan Malta untuk PBB dan ketua dari Kelompok Kerja tersebut mengatakan film itu dipilih karena penggambarannya terhadap “realitas konflik dan dampak penjajahan Israel pada kehidupan sehari-hari pada orang dewasa dan anak-anak Palestina.”

“Kami pikir film ini sangat cocok untuk menginformasikan PBB dan penonton di New York lebih luasnya mengenai topik tersebut,” lanjutnya, menambahkan bahwa lebih dari 500 orang, termasuk anak-anak, menghadiri pemutaran film tersebut.

Karakter-karakter manusia dalam film tersebut memberikan potret yang berbeda-beda dari kepribadian orang-orang Israel dan Palestina, seringkali dengan beberapa klise yang berubah-ubah. Termasuk di dalamnya ada karakter seorang dokter hewan kebangsaan Israel, yang sebenarnya dimainkan oleh aktor orang Arab keturunan Maroko, yang menuntun kesuksesan plot film tersebut.

Sebaliknya, ada adegan konfrontasi antara karakter utama dan pemukim Israel bersenjata.

Meski ia menjadi film yang menjadikan hewan sebagai bintang utama, yang ditunjukkan melalui mata seorang anak, ada beberapa adegan yang menyentuh pada kebrutalan yang terjadi ketika hidup di dalam zona perang.*/Karina Chaffinch

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:GiraffadagiraffeIntifadajerapahpalestinaperlawanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 5000 Malaikat Turun Berdoa untuk Para Penolong
Tulisan selanjutnya BAKORPA Fokus Tangani Masalah Penodaan Agama di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?