AMIR BIN ABDILLAH adalah ulama yang amat dikenal dengan kekhusyukan dalam shalatnya. Saat beliau sedang melaksanakan shalat, terkadang anak perempuan beliau menabuh rebana dan para wanita berbicara semau mereka di rumah beliau, sedangkan beliau tidak mendengarnya.
Hingga sutau saat ada yang bertanya kepada Amir bin Abdillah apakah pernah terlintas pikiran saat beliau shalat. Maka beliau menjawab,”Ya, yakni posisiku di hadapan Allah dan tempat kembaliku menuju salah satu dari dua kampung (surga atau neraka)”. (Ihya Ulumuddin, 1/242)