Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Mari Meraih Husnul Khatimah (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Juni 2015 06:40 6:40 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juni 2015 06:20
Bagikan
Bagikan

SESEORANG bisa meraih husnul khatimah berdasarkan ketaatan dan ketakwaannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan didasari tauhid yang benar. Sebab lainnya adalah sikap hati-hati yang selalu tertanam pada diri sendiri terhadap perbuatan yang haram, dan keinginan untuk segera bertobat jika melakukan kesalahan dan dosa, utamanya dosa syirik kecil dan besar.

Cara lain meraih husnul khatimah adalah selalu berdoa kepada Allah SWT agar ia dimatikan dalam keadaan beriman dan bertakwa. Selain itu, ia juga harus mengerahkan segenap kemampuannya untuk memperbaiki diri, lahir dan batin, juga agar niat dan tujuannya hanya terfokus pada usaha mewujudkan hal itu.

Sudah merupakan sunnah-Nya jika Allah akan senantiasa memberi taufik kepada siapa saja yang mencari kebenaran kepada-Nya. Allah juga akan mengukuhkan hati dan memberikan akhir yang baik pada kehidupan seseorang yang selalu memohon kepada-Nya.

Dalam Shahih al-Bukhari dijelaskan beberapa faktor seseorang mendapatkan husnul khatimah:

1. Takut kepada Allah dan takut mendapatkan akhir yang buruk (su’ul khatimah).

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Para salafussaleh sangat khawatir jika diri mereka mendapatkan su’ul khatimah. Namun, kekhawatiran mereka tetap disertai dengan harapan besar akan rahmat dan karunia Allah. Oleh karena itu, mereka selalu berusaha memperbaiki amal perbuatannya, karena rasa khawatir yang disertai harapan dapat mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan baik.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Siapa yang takut (kepada Allah) maka ia akan bergadang malam; siapa yang bergadang malam maka ia akan sampai ke tempat yang luhur (tujuannya). Ingatlah bahwa sesungguhnya barang perniagaan Allah itu mahal; ingatlah bahwa sesungguhnya barang perniagaan Allah itu adalah surga.” (At-Tirmidzi)

Oleh sebab itu, para sahabat dan generasi sesudahnya sangat takut dan sangat berhati-hati terhadap sifat munafik. Karena sebagai seorang mukmin, sepatutnya ia mengkhawatirkan diri dari kemunafikan meski hanya kemunafikan kecil. la juga harus takut jika kemunafikan kecil itu mendatanginya di akhir masa hidupnya sehingga mendorongnya untuk melakukan kemunafikan besar.

Dalam Shahih al-Bukhari, Ibrahim al-Taimi berkata, “Aku tidak memalingkan ucapanku dari perbuatanku, tak lain karena aku takut menjadi seorang pendusta.”

Abdullah ibn Abi Mulaikah juga berkata, “Aku mengenal 30 orang sahabat Nabi dan masing-masing sangat mengkhawatirkan dirinya dari kemunafikan. Tak seorang pun di antara mereka yang mengaku bahwa keimanannya setaraf dengan keimanan Jibril dan Mika’il.”

Diriwayatkan juga dari al-Hasan, katanya, “Tak ada yang merasa takut terhadap kemunafikan kecuali seorang mukmin, dan tak ada yang merasa tenang dengan kemunafikan kecuali seorang munafik.”

Abu Darda juga berkata, “Keyakinanku bahwa Allah akan menerima satu shalatku lebih aku sukai daripada dunia dan seisinya, karena Allah SWT berfirman, ‘Sesungguhnya Allah hanya menerima (pengorbanan) dari orang-orang bertakwa.’” (al-Ma’idah: 27).

2. Bertobat atas semua dosa dan maksiat dibarengi dengan amal saleh.

Sikap menunda-nunda tobat adalah salah satu sebab su’ul khatimah. Oleh karena itu, Allah SWT berfirman, “Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang beriman, supaya kamu beruntung.” (al-Nur: 31).

Dalam ayat lain, Allah berfirman, “Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku-lah Sang Pengampun lagi Sang Penyayang, dan sungguh azab-Ku sangat pedih.” (al-Hijr: 49-50).

Seseorang yang telah bertobat dari segala dosa bagaikan orang yang tidak mempunyai dosa sama sekali (Sunan Ibnu Majah). Tentunya tobat ini harus diikuti dengan amal yang baik, sesuai dengan firman Allah SWT, “Sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang bertobat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.” (Thaha: 82).

Setelah menjelaskan siksa bagi orang musyrik, orang yang membunuh tidak dengan jalan hak, dan orang yang berbuat zina, Allah juga berfirman, “Kecuali orang-orang yang bertobat, beriman, dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka Allah ganti dengan kebajikan. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (al-Furqan: 70).

Diriwayatkan dari Anas r.a. bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, “Jika Allah menghendaki kebaikan pada diri seorang hamba, Dia akan mempekerjakannya.” Beliau ditanya, ‘Bagaimana Allah mempekerjakan seorang hamba, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, “Allah akan membantunya untuk mengerjakan amal saleh sebelum kematiannya.” (At-Tirmidzi)

‘Amr ibn al-Hamaq berkata: Aku mendengar Rasulullah bersabda, “Jika Allah menghendaki kebaikan pada diri seorang hamba, Dia akan memaniskannya sebelum kematiannya.” Para sahabat bertanya, ‘Apa [maksud] memaniskannya?’ Beliau menjawab, “Akan dibukakan baginya kesempatan untuk melakukan amal saleh menjelang kematiannya sehingga ia diridhai.” (Ibnu Hibban).* [Tulisan berikunya]

Dipetik dari tulisan Aiman Mahmud dalam bukunya Semakin Tua Semakin Mulia.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akhir yang baikhusnul khatimah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Menejemen Rasulullah Menyambut Ramadhan
Tulisan selanjutnya Mari Meraih Husnul Khatimah (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?