Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Dua Fase Kurikum Pendidikan ala Nabi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Maret 2016 00:34 12:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Maret 2016 05:00
Bagikan
[Ilustrasi] Muslim belajar.
Bagikan

Oleh: Mohammad Ramli

 

KURIKULUM merupakan elemen yang penting dalam institusi pendidikan, ia merupakan interpretasi dari visi, misi, dan tujuan sebuah pendidikan. Mau dibawa kemana pendidikan di Indonesia yang mayoritas Islam, maka indikatornya bisa terlihat sejauh mana kurikulum yang diterapkan.

Tulisan ini tak bermaksud untuk mengembalikan keadaan sama persis seperti zamannya Rasulullah dalam mendidik para Sahabat. Sebab zaman yang terus bergulir adalah sunnatullah kehidupan. Namun kita dapat mengambil hikmah, uswah, dan spirit dari pendidikan Rasulullah.

Fase Makkah
Pertama, materi pendidikan tauhid, difokuskan untuk memurnikan ajaran agama tauhid yang dibawa oleh Nabi Ibrahim, yang telah diselewengkan oleh masyarakat jahiliah. Secara teoritis, intisari ajaran tauhid terdapat terdapat dalam surat al-Fatihah ayat 1-7, dan surat al-Ikhlas ayat 1-5.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Secara praktis, pendidikan tauhid diberikan melalui cara-cara yang bijaksana, menuntun akal pikiran dengan mengajak umatnya untuk membaca, memerhatikan dan memikirkan kekuasaan Allah dan hakikat manusia.

Mahmud Yunus, tokoh pendidikan Indonesia, menjelaskan bahwa pendidikan tauhid dan keimanan dikenal dengan beriman kepada Allah, Rasul-rasul Allah, para malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, beriman kepada hari akhir (hari pembalasan), amal baik dibalas dengan kebakan, amal buruk dibalas dengan siksa. Dan beriman kepada qadha’ dan qadar-Nya.

Materi pendidikan tauhid merupakan posisi yang paling mendasar. Lamanya dakwah Rasulullah menunjukkan bahwa pendidikan aqidah, tauhid atau keimanan merupakan materi pertama yang harus diajarkan kepada anak didik.

Kedua, materi pengajaran al-Qur’an. Pada awal turunnya al-Qur’an, para sahabat mempelajari al-Qur’an di rumah-rumah, seperti di rumah Arqam bin Arqam. Mereka berkumpul membaca al-Quran, memahami setiap kandungannya dengan cara mentadarrusinya secara sembunyi-sembunyi.

Ketiga, pendidikan ibadah. Amal ibadah yang diperintahkan di Makkah ialah shalat, sebagai pernyataan mengabdi kepada Allah, ungkapan syukur, membersihkan jiwa, dan menghubungkan hati kepada Allah.

Adapun pelaksanaan zakat pada periode Makkah masih berupa sedekah kepada fakir miskin. Barulah setelah di Madinah perintah itu lebih terperinci dengan baik.

Keempat, pendidikan akhlak. Nabi menganjurkan penduduk Makkah yang telah masuk Islam agar melaksanakan akhlak yang baik, seperti adil, menepati janji, pemaaf, tawakkal, bersyukur atas nikmat Allah, tolong menolong, berbuat baik kepada ibu-bapak, dan meninggalkan akhlak yang buruk.

Fase Madinah
Pada fase ini, materi yang diajarkan lebih kompleks dan terperinci dibandingkan pada fase Makkah. Intisari pendidikan yang diterapkan Nabi di Madinah dapat diklasifikasi sebagai berikut.

Pertama, pendidikan keimanan lebih terperinci daripada periode Madinah dengan penjelasan al-Qur’an yang diwahyukan kepada Rasulullah dan hadits Nabi.

Kedua, pendidikan ibadah. Pada periode ini materinya ditambah selain shalat lima waktu yang diperintahkan dan diajarkan di Makkah. Kemudian ditambah dengan shalat Jum’at, shalat-shalat sunnah seperti Idul Fitri dan Idul Adha.

Shalat dianjurkan tepat waktu, sehingga ia menjadi tiang agama. Ibadah puasa diperintahkan di Madinah pada tahun 2 Hijrah (632 M) yaitu puasa di bulan ramadhan. Ibadah haji diperintahkan pada tahun 6 H. Sementara ibadah zakat lebih terperinci lagi, semisal orang-orang yang berhak menerima zakat, syarat dan ketentuannya.

Ketiga, pendidikan akhlak. Berlaku jujur, adil, tidak sombong. Pendidikan yang diberikan di Madinah lebih terperinci lagi pada periode Madinah, seperti adab masuk rumah, adab berbicara, bertetangga, bergaul dengan masyarakat dan lain-lain.

Keempat, pendidikan kesehatan (jasmani), baik melalui hikmah dan implikasi ibadah maupun melalui gerak fisik. Secara khusus seperti yang dijelaskan oleh Bukhari Umar, M,Ag. Dalam bukunya Hadits Tarbawi, bahwa pendidikan jasmani yang diajarkan Rasulullah adalah memanah, berkuda, berenang, menjaga pola makan, dan menjaga kebersihan.

Kelima, pendidikan kemasyarakatan/sosial. Seperti: ukhuwah, saling mencintai, saling membantu dan menolong.

Jika dianalisa, maka struktur kurikulum atau materi pendidikan yang utama dan yang paling utama adalah:

Pertama, pendidikan tauhid, pendidikan al-Qur’an (membaca, menulis, mentadabburi), pendidikan akhlak, pendidikan ibadah, pendidikan sosial, pendidikan jasmani, dan pendidikan bahasa, sebagaimana yang diperintahkan kepada Zaid bin Tsabit untuk mempelajari bahasa Yahudi.

Adapun perkembangannya pada masa Khulafa ar-Rasyidin, Bani Umayyah dan Abbasiyah, insya Allah akan ditulis selanjutnya.*

Penulis adalah Guru Madrasah di Batam, Kepri

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:generasi tauhidkurikulum pendidikanpendidikan agamapendidikan islamtuntunan Rasulullahwahyu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LBH Jakarta Somasi Dr Fidiansjah Terkait Pernyataan “LGBT Gangguan Jiwa”
Tulisan selanjutnya Sepuluh Juta Jiwa Terancam Kelaparan, Ethiopia Minta Bantuan Pangan Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?