Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Covid-19 dan Perumpamaan dalam Al-Qur’an

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Maret 2020 20:36 8:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Maret 2020 20:36
Bagikan
Halaqah Qur'an setelah shalat subuh berjamaah di Masjid Baitul Karim, Jakarta Timur, Jumat (17/01/2020).
Bagikan

SAAT manusia dengan bangga berbicara ini era milenila, 4G, hingga 5G tanpa sadar manusia telah salah melihat capaian itu.

Sebagian besar menilai itu hebat karena identik dengan produk modern. Tetapi kalau mau dianalisa sederhana, sebenarnya ya biasa saja, karena dasar-dasar sains dan teknologi telah tersedia.

Kalau dirujuk lebih jauh lagi, itu sudah diwariskan oleh para saintis Muslim yang dikembangkan oleh Peradaban Barat belakangan ini. Pada saat yang sama secara kebutuhan, kini jumlah manusia terus bertambah, butuh kecepatan dan lain sebagainya, jadi wajar saja itu semua. Untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia itu sendiri.

Akan tetapi, kini semua lesu, diam, tunduk, tak berdaya karena adanya virus corona jenis baru yang kemudian disebut Covid-19.

Apakah Al-Qur’an menjelaskan perihal ini juga? Jawabannya, ya!

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

“Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah (kecil) dari itu.” (QS. Al-Baqarah [2]: 26).

Dalam tafsir Ibn Katsir dituliskan bahwa Abdurrazzaq meriwayatkan dari Ma’mar, dari Qatadah, menurutnya, “Ketika Allah Ta’ala menyebutkan laba-laba dan lalat, orang-orang musyrik pun bertanya, “Untuk apa laba dan lalat itu disebut?” Lalu Allah menurunkan ayat ini (Al-Baqarah: 26).

Ibn Katsir menjelaskan bahwa Allah tidak memandang remeh ciptaan-Nya berupa nyamuk atau lebih kecil lagi. Itu juga berarti bahwa Allah tidak takut untuk membuat perumpamaan apa saja baik dalam bentuk yang kecil maupun besar.

Belakangan ternyata ditemukan bahwa diameter virus corona diperkirakan mencapai 125 nanometer atau 0,125 mikrometer. Satu mikrometer sama dengan 1000 nanometer. Kecil sekali dan tak mungkin pandangan telanjang manusia mampu melihatnya.

Sekalipun sangat kecil dan manusia yang tak mau berpikir meremehkannya, virus ini mampu bertahan lebih dari 10 menit di permukaan, termasuk tangan.

Bahkan WHO menyebut virus corona baru (Covid-19) dapat bertahan selama beberapa jam, bahkan beberapa hari. Bahkan dapat bertahan hidup di suhu 26-27 derajat celcius.

Oleh karena itu, manusia diperintahkan untuk senantiasa bertasbih, memuji dan membesarkan Allah Ta’ala. Karena fakta-fakta dalam kehidupan ini jika dipelajari dengan sungguh-sungguh sangatlah lebih dari cukup untuk membuktikan bahwa Allah Maha Kuasa.

Seringkali manusia yang tidak mau dan tidak mampu memahami, merasa dirinya hebat, tidak tertandingi dan sebagainya. Padahal semua perasaan itu muncul karena ketidakpahaman diri akan hakikat hidup ini.

Baca: Istiqamah Menyambut Ramadhan Meski Wabah ‘Mengancam’

Ibn Katsir menukilkan sebuah kisah menarik perihal bagaimana sikap Muslim kala tidak mampu memahami perumpamaan yang Allah jelaskan di dalam Al-Qur’an.

Sebagian ulama salaf menuturkan, “Jika aku mendengar perumpamaan di dalam Al-Qur’an, lalu aku tidak memahaminya, maka aku menangisi diriku, karena Allah Ta’ala telah berfirman, “Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.” (QS. Al-Ankabut [29]: 43).

Jadi, mari kembali kepada Al-Qur’an, pahami dan teliti apa yang dijelaskan di dalamnya. Sungguh para saintis Muslim terdahulu berhasil menjadi penemu beragam hal baru yang dibutuhkan dalam kehidupan karena kedekatannya dengan Al-Qur’an.

Sekarang semua lebih mudah, karena sains dan teknologi terus berkembang, sedang Al-Qur’an menunggu temuan-temuan kita untuk semakin memantapkan iman di dalam dada dan membuktikan kepada dunia bahwa Al-Qur’an benar-benar wahyu dan mukjizat akhir zaman.* Imam Nawawi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Qur’ancovid-19Ibn KatsirImanmukjizat al-Qur'ansainsvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag: Disiplin Shalat, Disiplin Jaga Kesehatan Cegah Corona
Tulisan selanjutnya Komisi Fatwa MUI Imbau Salat Ghaib bagi Korban Wafat Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?