Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Tipu Daya yang Lemah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 September 2020 16:03 4:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 September 2020 16:03
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com | IBLIS memang telah bersumpah untuk menyesatkan manusia. Sumpah ini diucapkan iblis di hadapan Allah Ta’ala sebagaimana tertera dalam al-Qur’an surat Sad [38] ayat 82, “…Demi kemuliaan-Mu (Allah), pasti aku akan menyesatkan mereka (manusia) semuanya.”

Namun, tipu daya iblis itu sebenarnya lemah. Ini diungkapkan oleh Allah Ta’ala dalam al-Qur’an surat An Nisa [4] ayat 76, “…Sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.”

Bayangkan, sekadar membuka pintu yang ditutup dengan menyebut nama Allah Ta’ala saja, setan tidak bisa. Apa lagi bermalam di rumah itu. Begitu juga makan bersama manusia yang mengucapkan bismillah, setan tidak bisa.

Lantas, jika memang lemah, mengapa banyak manusia terpedaya? Mengapa manusia lebih banyak memilih jalan setan ketimbang jalan Tuhan?

Jawabnya, karena manusia tidak betul-betul mengimani petunjuk Allah Ta’ala dan Rasul-Nya, sehingga otomatis tidak pula sungguh-sungguh menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Allah Ta’ala berfirman dalam surat An-Nahl [16] ayat 99 dan 100;

إِنَّهُۥ لَيْسَ لَهُۥ سُلْطَٰنٌ عَلَى ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
إِنَّمَا سُلْطَٰنُهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُۥ وَٱلَّذِينَ هُم بِهِۦ مُشْرِكُونَ

“Sungguh setan itu tidak ada pengaruhnya terghadap orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya. Pengaruhnya hanyalah terhadap orang-orang yang menjadikannya pemimpin dan mempersekutukannya dengan Allah.”

Iblis sendiri mengakui hal ini. Dalam sambungan ayat yang telah dipaparkan sebelumnya, yakni surat Sad [38] ayat 83, iblis berkata bahwa ia tak mampu menyesatkan “hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka.”

Hal yang sama juga dikemukakan oleh Iblis dalam surat Al-Isra [17] ayat 62, “…niscaya benar-benar aku (setan) akan sesatkan keturunannya (Adam), kecuali sebagian kecil.”

Siapakah sebagian kecil itu? Yakni, orang-orang yang memilih jalan lurus karena keimanannya kepada Allah Ta’ala. Hal ini ditegaskan oleh Allah Ta’ala dalam surat Al Hijr [15] ayat 42. “Sesungguhnya engkau (iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yakni orang-orang yang sesat.”

Jadi, karena ini perkara iman, maka hendaklah kita senantiasa meminta pertolongan kepada Allah Ta’ala agar dilindungi dari setan. Kita tak bisa menjamin iman kita akan senantiasa kuat. Ada kalanya iman kita lemah sehingga mudah digoda, dirayu, diganggu, bahkan dihalang-halangi dari ketaatan kepada Allah Ta’ala.

Kita harus senantiasa melafazkan a’udzu billahi minasy syaithaanirrajiim (aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk). Ibnu Katsir menjelaskan bahwa makna doa di atas adalah permohonan kepada Allah Ta’ala agar dilindungi dari gangguan setan atas agama, atau dunia, atau menghalangi dari melakukan apa yang diperintahkan, atau mendorong untuk melakukan apa yang dilarang.

Allah Ta’ala juga berfirman, “Dan jika setan datang menggodamu maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui,“ (Al A’raf [7]: 200].

Selain berdoa, kita juga hendaklah berada dalam jamaah agar tak mudah diganggu oleh setan. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, “Tidak ada tiga orang di suatu desa atau padang, tidak didirikan shalat berjamaah pada mereka, kecuali setan menguasai mereka. Maka bergabunglah dengan jamaah, karena sesungguhnya srigala itu akan memakan kambing yang menyendiri.”

Dengan berjamaah kita bisa saling menjaga, mengingatkan, menasehati, dan berbagi ilmu. Bahkan, dengan berjamaah, kita tak sekadar saling membantu dalam urusan akhirat, juga urusan dunia. Sebab, seringkali manusia tergelincir karena tak kuat dengan urusan dunia. Wallahu a’lam.*/ Mahladi Murni

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:godaan setaniblissetan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PAS Tantang Anwar Ibrahim Beberkan Nama Anggota Parlemen Pendukungnya
Tulisan selanjutnya Saudi Bertahap Buka Pelaksanaan Umrah, Indonesia Akan Diprioritaskan Jamaah yang Tertunda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?