Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Enam Perkara yang Menjerumuskan Seorang Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2020 15:02 3:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Oktober 2020 15:02
Bagikan
mujahadah itu kewajiban yang tak terputus, sepanjang masa seorang muslim wajib berjihad melawan hawa nafsunya
Bagikan

Hidayatullah.com | DALAM sebuah proses kehidupan manusia memiliki tatanan yang harus dimiliki. Membangun seorang muslim yang dicintai Allah dan Rasulnya tentu tidaklah mudah, harus melalui berbagai proses tahapan.

Salah satunya adalah mencari ilmu dan menggali ilmu Islam sebaik mungkin.   Sejatinya ilmu adalah pondasi dasar seorang muslim.

Saat mengetahui apa-apa yang diharamkan maka kita harus tinggalkan. Dan apa-apa yang diwajibkan maka kita harus patuhi dan amalkan, itulah jalan keselamatan bagi umat muslim.

Maka, inilah bebetapa hal yang perlu diperhatikan dan dijaga oleh seorang muslim, jangan sampai terjebak oleh tipu daya dunia yang membawa jurang kemaksiatan.  Inilah enam perkara yang harus diperhatikan agar menjadi kehati-hatian bagi umat muslim, yaitu:

Pertama: Mempersekutukan Allah

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Allah SWT berfirman:

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِۦ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱفْتَرَىٰٓ إِثْمًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa lain selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang di kehendaki-Nya. Barangaiapa Mempersekutukan Allah, maka sungguh dia telah berbuat dosa yang besar.” (An-Nisa [4] : 48)

Tauhid adalah kebaikan yang dengannya Allah mengmpuni setiap keburukan. Sebaliknya, syirik adalah keburukan yang dengannya Allah menghapuskan setiap kebaikan.

Kedua: Murka terhadap qadha’ dan qadar Allah serta tidak ridha dengan-Nya

Nabi ﷺ bersabda: “Seandainya Allah mengazab penduduk langit-Nya Dan penduduk bumi-Nya, maka dia benar-benar ajan mengazab mereka dengan tidak menzalimi mereka. Seandainya Dia merahmati mereka, maka rahmat-Nya lebih lebih baik bagi mereka dari amalan-amalan mereka. Seandainya engkau menginfakkan emas sebesar Gunung Uhud di jalan Allah, maka Allah tidak akan menerimanya darimu sampai engkau beriman dengan qadar, sehingga engkau mengetahui bahwa apa yang menimpamu bukanlah  untuk membuatmu tertimpa musibah. Jika engkau meninggal bukan dalam Keadaan seperti inj, maka engkau benar-benar akan masuk Neraka.”

Ketiga : Terjerumus ke dalam berbagai kezaliman dah tidak keluar darinya sebelum kematian

Apabila seorang hamba Terjerumus ke dalam kezaliman dan tidak keluar darinya, dia akan menghadiahkan kebaikan-kebaikannya kepada setiap orang yang di zaliminya.

Dalam hadist yang yang diriwayatkan oleh Muslim bahwa Nabi ﷺ  berkata kepada para sahabatnya:

أَتَدْرُوْنَ مَا الْمُفْلِسُ؟ قَالُوْا: الْمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ. فَقَالَ: إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ، وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا، فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ. فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ، أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ

“Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut?” Mereka nengatakan, “Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dinar dan dirham. Maka Rasulullah ﷺ  bersabda: Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang  datang pada hari kiamat dengan shalat, puasa, dan zakat. Dia datang dalam keadaan mencela ini, menuduh ini, memakan harta ini, menumpahkan darah ini, dan memukul ini, maka di berikan kepada ini dari kebaikan-kebaikannya dan ini dari kebaikan-kebaikannya. Jikalau kebaikan-kebaikannya telah habis sebelum diselesaikan  apa yang di tanggungnya, diambil kesalahan-kesalahan mereka dan dilemparkan kepadanya, kemudian dilempar kedalam Neraka.”

Keempat: Dengki kepada manusia, suka balas dendam dan iri terhadap karunia yang diberikan oleh Allah kepada orang lain 

Allah SWT berfirman:

“Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya?” (An-Nisa [4]: 54)

Semua kita wajib meyakini bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Bijaksana dan Adil. Dia Maha Bijaksana dalam setiap peraturan-peraturann-Nya. Dialah yang meletakkan sesuatu pada tempatnya sesuai dengan kebijaksanaan yang tidak perlu memprotes pembagian ini yang telah dibagi oleh Allah di antara para hamba-Nya. Dia lebih Mengetahui apa yang terbaik untuk para hamba-Nya. Dia menyayangi kita melebihi Kasih sayang Seorang ibu terhadap bayinya yang masih menyusui.

Kelima: Terjerumus ke dalam berbagai maksiat dan tidak bertaubat

Jika Anda terjerumus ke dalam suatu dosa, maka Segeralah bertaubat.

Allah SWT berfirnan:

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” (Ali Imran [3]:133-136)

Keenam: Tidak mau berdzikir kepada Allah

Allah SWT berfirnan:

وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِى فَإِنَّ لَهُۥ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُۥ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ أَعْمَىٰ

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (QS: Thaha [20]: 124)

Rasulullah ﷺ  bersabda:

 عَنْ أَبِي مُوْسَى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ، قَالَ رَسُوْلُ اللهِ  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الذِّي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالذِّي  لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ

“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dan orang yang tidak  berdzikir, adalah seumpama orang yang hidup dan mati.” (HR. Bukhari).

Itulah enam perkara pengingat kita untuk lebih berhati-hati dalam melangkah di setiap tindakan ataupun amalan-amalan yang merugikan kelak. Allah telah menurunkan Al-Quran bagi manusia untuk dipelajari dan diamalkan.

Diturunkanya Al-Quran dengan tujuan menjaga keharmonisan hidup manusia di dunia dan kebahagiaan hidup manusia di akhirat nanti. Itulah sebaik-sebaik agama adalah Islam yang tidak diragukan lagi kebenarannya. Wallahu a’lam bishawab.*/  Desi Wulan Sari

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amalan yang MenjerumuskanPerbuatan yang menjerumskan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qatar Mengajukan Permintaan Resmi ke AS untuk Membeli Jet F-35
Tulisan selanjutnya BUMN jabatan generasi muda muslim Sekjen MUI: UU Ciptaker Memang Didesain Untuk Kepentingan Investasi dari China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?