Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Meminum Air Zamzam Sebagai Sarana Kebaikan (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2015 15:50 3:50 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Agustus 2015 14:44
Bagikan
Bagikan

RASULULLAH Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda, “Air zamzam tergantung (niat) untuk apa ia diminum.” (HR Ibnu Majah).

Dalam hadist lain disebutkan,

“Air zamzam tergantung (niat) untuk apa ia diminum. Barangsiapa meminumnya untuk menyembuhkan penyakit, niscaya Allah akan menyembuhkan penyakitnya, atau untuk mengganjal rasa lapar, niscaya Allah akan membuatnya kenyang, atau untuk suatu hajat (keperluan), niscaya Allah akan memenuhinya.” (HR. Ad-Dailami).

Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam juga bersabda, “Sebaik-baik air di muka bumi ini adalah air zamzam, di dalamnya ada makanan yang mengenyangkan dan obat yang menyembuhkan.” (HR Thabrani dan Ibnu Hibban).

Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam telah membuktikan keistimewaan air zamzam sebagai ‘makanan yang mengenyangkan’. Ummu Aiman, penjaga dan ibu susu Rasulullah meriwayatkan, “Saya tidak pernah melihat Muhammad ketika kecilnya mengeluh karena lapar ataupun haus, bahkan ketika beliau dewasa. Setiap pagi beliau meminum air zamzam. Ketika kami tawarkan makanan, beliau berkata, ‘aku belum ingin makan karena masih kenyang’.” (HR Ibnu Sa’ad).

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Para sahabat, tabi’in, dan para ulama shalih dengan bersandar pada keteladanan Rasulullah telah memberikan contoh nyata dan pengakuan mengenai aneka ragam niat, doa, dan keinginan atau keperluan yang dipanjatkan ketika meminum air zamzam. Berikut berbagai riwayat mereka saat meminum air zamzam:

Umar bin Khattab

Umar bin Khattab ra. termasuk sahabat Rasulullah paling utama. Beliau menjadi kalifah kedua menggantikan kalifah Abu Bakar As-Shiddiq. Beliau dijuluki sebagai Al-Faruq (pemisah), karena beliau dikenal merupakan pemisah antara kebenaran dan kebatilan. Beliaulah sahabat yang pertama kali menyatakan keislamannya dengan terang-terangan. Dengannya, Allah mengokohkan dakwah Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alahi Wasallam.

Diriwayatkan, Umar bin Khattab ra. sewaktu meminum air zamzam, senantiasa mengucapkan doa, “Ya Allah, aku minum air zamzam untuk menghilangkan rasa haus pada hari kiamat.”

Abdullah bin Abbas

Abdullah bin Abbas ra. atau yang dikenal dengan nama Ibnu Abbas, dilahirkan tiga tahun sebelum hijrah. Beliau dijuluki sebagai Turjumanul Qur’an (Penafsir Al-Qur’an). Beliau dijuluki juga sebagai ” Samudra” karena keluasan ilmu yang dimilikinya. Nabi Muhammad Shalallaahu ‘Alahi Wasallam pernah memanjatkan doa untuknya, “Ya Allah, pahamkanlah ia dalam urusan agama dan ajarkanlah tafsir kepadanya.”

Ibnu Abbas ra meninggal pada usia 71 tahun. Di antara yang ikut menshalatkan adalah Muhammad bin Hanifah, dan ia mengatakan, “Demi Allah, pada hari ini telah meninggal sebaik-baik umat ini.”

Bagaimana orang mulia ini memanfaatkan air zamzam? Diriwayatkan, Abdullah bin Abbas ra sewaktu meminum air zamzam, senantiasa berdoa, “Ya Allah aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan diberi kesembuhan dari segala penyakit.”

Abu Hanifah

Namanya Nu’man bin Tsabit bin Al-Marzuban, namun beliau lebih dikenal dengan nama Abu Hanifah. Beliau dikenal sebagai ulama peletak dasar-dasar fikih, pendiri Madzhab Hanafiah dan mengajarkan hikmah-hikmah yang baik. Beliau hidup di dua masa kerajaan besar Islam, yaitu Bani Umayah dan Bani Abbasiyah.

Beliau hidup di suatu masa di mana para kalifah dan para gubernur memanjakan para ilmuwan dan ulama sehingga rezeki datang dari segala arah tanpa mereka sadari. Meski demikian, Abu Hanifah senantiasa menjaga martabat dan ilmunya dari semua itu. Beliau berusaha konsisten untuk memakan dari hasil karyanya sendiri dan menjadikan tangannya selalu di atas –kiasan untuk kebiasaan memberi.

Bagaimana beliau memanfaatkan air zamzam? Az-Zamzami menyebutkan, Imam Abu Hanifah ketika meminum air zamzam memohon agar menjadi seorang yang alim, dan terbuktilah kealimannya.* [Tulisan selanjutnya]

Dari buku Mukjizat Penyembuhan Air Zamzam karya Badiatul Muchlisin Asti.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:air zamzammengenyangkanmenyembuhkan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Lumba-Lumba Mata-mata Israel’ ditangkap Hamas
Tulisan selanjutnya Meminum Air Zamzam Sebagai Sarana Kebaikan (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Berita
11 Juni 2026 11:24
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?