Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Banyak Sujud, Banyak Solusi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2019 06:24 6:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Agustus 2019 06:24
Bagikan
Bagikan

MESKI berbisik di hamparan bumi, suaramu terdengar hingga ke petala langit yang berlapis-lapis. Ini satu keutamaan bersujud yang sering disampaikan. Dijelaskan bahwa sujud bukan sekadar gerakan ritual menempelkan muka di tanah dengan beberapa anggota tubuh sebagai penopangnya. Ia tidak pula hanya sebagai rukun shalat atau perintah mutlak yang harus dikerjakan.

Sujud adalah kebutuhan mendasar setiap manusia. Bahkan di awal penciptaan manusia, ialah yang membedakan di antara para makhluk Allah. Saat turun titah bersujud, para malaikat langsung taat tanpa syarat. Segera menyungkur seiring dengan terbitnya perintah sujud. Sedang Iblis tampil beda dengan makhluk lain. Gembong dari balatentara setan itu memilih membangkang. Dia menolak perintah bersujud di hadapan Adam, makhluk yang baru saja diciptakan.

Bagaimana mungkin Iblis sudi bersujud, sedang dirinya merasa lebih baik dari Adam, si makhluk baru. Demikian nalarnya bekerja tanpa wahyu. Pikirannya tampak membenarkan fakta. Padahal yang terjadi justru akalnya sedang digerogoti hawa nafsunya. Ana khairun minhu, kata Iblis. Saya dicipta dari bahan api dan Adam terbuat dari segumpal tanah. Iblis lupa, bahwa klaim “khair” yakni kebaikan atau merasa lebih baik itu mesti punya kriteria dan rujukan jelas. Tak asal mengaku begitu saja tanpa standar yang benar.

Kaitan dengan manusia, sujud adalah lambang ketundukan hamba di hadapan Sang Khaliq. Satu pengakuan secara empirik tentang kebodohan dan kelemahan dirinya. Bahwa sepenuh ilmu yang dipunyai tak lebih dari setitik air di samudera ilmu Al-Alim (Maha Mengetahui). Sujud ialah standar kemuliaan agama dan ketinggian ilmu seseorang. Kian banyak bersujud makin tinggi derajat orang tersebut. Makin santun dan rendah hatinya tambah mulia pula kedudukan dirinya di sisi-Nya.

Baca: Investasi Yang Tak Pernah Merugi

Tak heran, Nabi memberi garansi demikian. Sabdanya: “Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu.” (Riwayat Muslim).

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Dalam kisah Ma’dan bin Abi Thalhah Al-Ya’mari, ia berkata, aku pernah bertemu Tsauban, mantan budak Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan juga bertanya kepada Abu Darda Radhiyallahu anhu: Beritahukanlah padaku suatu amalan yang karenanya Allah memasukkanku ke dalam surga. Ma’dan bercerita, keduanya menjawab hal yang sama sesuai hadits Nabi di atas.

Menurut Dr. Akhmad Alim, penulis buku “Sujud Menembus Jalan Buntu” seluruh rangkaian persoalan manusia bahkan bisa diterapi melalui sujud. Semakin banyak ia menempelkan wajahnya di tanah kian banyak pula permasalahan yang bisa diatasi.

Ada yang merasa gundah dan dilema di antara dua atau beberapa pilihan? Silakan menyungkur sujud dalam Istikharah yang khusyuk. Niscaya pikiran jadi tenang. Hati jadi lapang. Selanjutnya dia bisa menetapkan keputusan dengan akal yang jernih dan memberi solusi dan manfaat.

Bingung menghadapi kondisi alam yang kemarau berkepanjangan? Tawarannya juga dengan sujud melalui shalat Istisqa (meminta hujan). Sujud juga menjadi jalan keluar atas keraguan bahkan kekeliruan dalam berbuat, termasuk pada ibadah shalat. Semua itu bisa disempurnakan melalui sujud Sahwi. Saat lagi bersenang hati dan gembira, tetap saja tuntunannya adalah sujud kepada Sang Pemberi nikmat.

Baca: Pencuri Shalat

Ada yang merasa letih dan butuh rehat? Nabi memberi saran, dirikanlah shalat dan bersegeralah sujud kepada-Nya. Itu dikatakan Nabi kala menyuruh Bilal: Arihna bis shalah (Istirahatkan kami dengan shalat). Bahkan yang bertanya, bagaimana cara mudah masuk surga? Jawabannya, perbanyak sujudmu kepada-Nya di waktu malam. Inilah yang dipesankan Rasulullah kepada Abdullah bin Umar (semoga Allah meridhainya dan ayahnya).

Jika demikian dampak dan manfaat sujud, adakah orang itu masih enggan untuk segera menyungkur kepada-Nya? Hanya karena secuil ilmu yang dititipkan padanya? Bertahun-tahun manusia belajar. Tapi justru dia kehilangan identitas sebagai seorang hamba yang takut kepada-Nya. Raganya masih utuh tapi jiwanya kosong dari kerinduan rukuk dan bersujud. Padahal ibarat lautan ilmu yang menyamudera, yang dia punyai tak lebih dari setetes air yang menempel di jari tangannya.* Masykur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:doailmushalatsolusisujud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mardani: Pemindahan Ibu Kota Bisa Ancam Kedaulatan Nasional
Tulisan selanjutnya Masa Tunggu Haji di Malaysia Sampai 121 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?