Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Amalan Nisfu Syaban

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Februari 2022 22:25 10:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2022 15:01
Bagikan
Amalan Nisfu Syaban
Bagikan

Nisfu Syaban adalah malam yang jatuh pada pertengahan bulan Syaban atau bulan ke delapan dari penanggalan kalender tahun Hijriyah. Banyak Amalan Nisfu Syaban yang bisa dilakukan dan di Indonesia sendiri sudah menjadi kebiasaan atau tradisi.

Daftar isi
  • Amalan Nisfu Syaban yang Bisa Dilakukan
    • Tiga Amalan Nisfu Syaban Khusus
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Nisfu Syaban adalah malam dibukanya 300 pintu rahmat serta ampunan oleh Allah SWT. Lalu, apa saja keutamaan malam Nisfu Syaban dan apa saja amalan yang dapat dilakukan?

Simak penjelasannya dalam artikel kali ini!

Amalan Nisfu Syaban yang Bisa Dilakukan

Umat Muslim meyakini bahwa malam Nisfu Syaban merupakan malam yang memberi banyak manfaat. Karena, di malam tersebut Allah SWT memberi ampunan dan mengabulkan segala permintaan hamba-Nya yang beramal soleh.

Berikut adalah beberapa Amalan Nisfu Syaban yang bisa Anda lakukan pada malam istimewa ini, diantaranya:

Baca Juga

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah
Rahasia Hari Arafah yang Dibenci Iblis: Inilah 10 Keutamaannya
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Menyiapkan Kurban Terbaik tanpa Memaksa Diri di Luar Kesanggupan

     1. Memperbanyak doa

Menurut kitab Madza fi Syaban oleh Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki terdapat amalan malam Nisfu Syaban yang dapat dilakukan. Anjuran tersebut yakni memperbanyak berdo’a seperti yang diriwayatkan oleh Abu Bakar RA, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء

Artinya: “(Rahmat) dari Allah SWT akan turun ke bumi di malam Nisfu Syaban. Ia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik serta orang yang dalam hatinya tersimpan kemunafikan (kebencian).” H.R. Al-Baihaqi.

     2. Berpuasa

Selanjutnya, Amalan Nisfu Syaban yang bisa Anda lakukan yaitu berpuasa. Sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, Nabi Muhammad SAW sering melakukan puasa sunnah pada bulan Syaban.

Bulan Syaban juga dekat dengan bulan Ramadhan, sehingga untuk siapapun yang mempunyai hutang puasa dapat dilunasi di bulan Syaban. Seperti yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, yakni:

كَانَ يَكُونُ عَلَىَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِىَ إِلاَّ فِى شَعْبَانَ

Artinya:

“ Aku masih mempunyai hutang puasa Ramadhan. Aku tidak mampu untuk mengqodhonya kecuali pada bulan Syaban.” HR. Bukhari.

Adapun dalil mengenai anjuran untuk sering berpuasa di bulan Syaban, diriwayatkan oleh Aisyah RA, ketika berkata:

“Aku sama sekali tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa dengan sempurna satu bulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa yang lebih banyak dari berpuasa pada bulan Syaban.” HR Bukhari.

     3. Perbanyaklah Istighfar

Tentu tidak ada satupun manusia yang bersih dari salah dan dosa. Walaupun demikian, Allah SWT akan senantiasa membukakan pintu ampunan kepada siapapun. Oleh karena itu, mintalah ampunan dengan beristighfar.

Hal ini sangat dianjurkan, apalagi pada malam nisfu Syaban. Seperti yang dijelaskan oleh Muhammad bin Alawi, yaitu:

“Istighfar adalah amalan utama yang perlu dibiasakan oleh orang Islam, terutama di waktu yang memiliki keutamaan, seperti halnya Sya’ban dan malam pertengahannya. Istighfar bisa memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Di bulan Syaban, dosa akan diampuni, kesedihan dihilangkan dan kesulitan akan dimudahkan.”

     4. Membaca kalimat Syahadat

Membaca dua kalimat Syahadat dengan sebanyak-banyaknya bisa dilakukan sebagai Amalan Nisfu Syaban, karena termasuk kalimat yang mulia. Kalimat tersebut sangat baik untuk dibaca dimanapun dan kapanpun.

Seperti yang dijelaskan oleh Sayyid Muhammad bin Alawi, yaitu:

“Seperti halnya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah serta keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat Syahadat, yakni ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’, khususnya di bulan Syaban dan malam pertengahannya.”

     5. Bershalawat

Amalan Nisfu Syaban selanjutnya yang bisa Anda lakukan di malam Nisfu Syaban yaitu memperbanyak bacaan Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Perintah untuk bershalawat juga disebutkan dalam Al-Qur’an yakni Q.S. Al-Ahzab ayat 56, yang artinya:

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu kepada Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” Q.S. Al-Ahzab: 56.

Tiga Amalan Nisfu Syaban Khusus

Terdapat tiga amalan khusus yang disunahkan kepada umat Islam ketika malam Nisfu Sya’ban, yakni mengerjakan shalat sunah, membaca Yasin seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, serta memanjatkan Doa Nisfu Syaban.

     1. Mengerjakan shalat sunnah dua rakaat

Setelah mengerjakan Shalat Magrib, disunahkan untuk Anda melaksanakan shalat sunnah dua rakaat di pertengahan bulan Sya’ban. Di rakaat pertama, dianjurkan juga untuk membaca surah Al-Kafirun, sedangkan di rakaat selanjutnya, bacalah surah Al-Ikhlas.

Terdapat pendapat lain yang menyebutkan disunahkan membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak enam kali di setiap rakaatnya.

     2. Membaca surah Yasin sebanyak tiga kali

Setelah melaksanakan shalat Sunnah tadi, disunahkan untuk membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pada bacaan pertama diharapkan untuk dipanjangkan umurnya, bacaan kedua berharap untuk diluaskan rezekinya dan bacaan terakhir diharapkan agar meninggal secara khusnul khatimah.

     3. Membaca do’a nisfu syaban

Setelah itu, bacalah do’a Nisfu Syaban seperti berikut ini:

Allahumma yaa dzal manni walaa yumannu alaika yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa dzath thauli wal in aam, laa ilaaha illaa anta, dhahrul laajiin, wa jaarul mustajiiriin, wa amaanul khaa ifiin, Allahumma in kunta katabta nii indaka fii ummil kitaabi syaqiyyan aw mahruuman aw mathruudan awa muqtarran alayya fir rizqi, famhullaa humma bi fadllika syaqaawatii wa hirmaani wa thardii waq titaari rizqii wa ats-bitnii indaka fii ummil kitaabi saiidan marzuuqan muwaffaqallil khairaat.

Fa innaka qulta wa qauluka haqqu fii kitaabikal munazzali alaa nabiyyikal mursali, yamhul laahumaa yasyaa u wa yutsbitu wa indahuu ummul kitaab.

Illahii bittajallil aadhami fii lailatin nishfi min syahri syabaanil mukarramil latii yurfaqu fiihaa kullu amrin hakim wa yubram, ishrif anni minal balaa I maa alamu wa maa laa alam wa anta allamul ghuyuubi birahmatika yaa arhamar raahimin.

Artinya:

“Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat.

Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Engkau mencatat ku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku.

Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’

Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.”

Itulah beberapa Amalan Nisfu Syaban yang dapat dilakukan sebagai awal atau “pemanasan” menuju bulan Ramadhan. Semoga di Ramadhan tahun ini Anda semua bisa lebih baik lagi dalam menunaikan ibadah kepada-Nya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amalan Nisfu Sya'banBulan Sya'banNisfu Sya'ban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Kritik BNPT, Sebut Kembali Membuat Gaduh
Tulisan selanjutnya DPR Terkejut BPJS Kesehatan Jadi Syarat Pengurusan SIM, STNK, Tanah hingga Haji dan Umroh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Hikmah

Kisah Jenaka Qurban: 1 Ekor Ayam Ditebus 30 Domba

5 Mei 2026 11:04
Jendela Keluarga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?

26 April 2026 14:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?