Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Ramadhan Bulan Pembelaan Terhadap Islam

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 April 2020 16:07 4:07 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 April 2020 15:53
Bagikan
Bagikan

Mahmud Budi Setiawan

 

Hidayatullah.com | Bulan Ramadhan mengingatkan kita pada suatu komite bersejarah yang dinamakan “Komite Pembela Islam” di Bandung.

Menurut catatan Ajip Rosidi dalam buku “M. Natsir Sebuah Biografi” (1990:18) komite ini didirikan di Bandung pada bulan Ramadhan tahun 1347 H (Maret 1929).

Komite ini diinisiasi oleh sejumlah muslimin –terutama dari lingkungan Persatuan Islam (Persis)– yang kala itu mencemaskan nasib agama Islam yang sering menjadi bahan cemoohan, serangan, tuduhan bahkan celaan bagi oleh para pembencinya.

Baca Juga

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama
KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

Saat itu, serangan terhadap agama Islam menggunakan berbagai media. Bisa melalui lisan, tulisan dalam mimbar gereja, ceramah-ceramah, pelajaran sekolah atau berupa karangan yang dimuat dalam surat kabar, majalah atau buku dalam berbagai bahasa yang tujuannya menanamkan kebencian dalam jiwa pribumi terhadap Islam.

Akhirnya kumpulan itu –di dalamnya ada A. Hassan dan kawan-kawan—mengumpulkan berbagai buku dan karya apapun yang berusaha untuk menyudutkan Islam yang kemudian dijawab melalui penerbitan buku, majalah, selebaran dan semacamnya. Demikian pula melalui berbagai pertemuan dan ceramah-ceramah.

Untuk sedikit menyebut nama, saat itu ketua komitenya adalah Haji Zamzam. Wakilnya Haji Mahmud. Penasihatnya adalah A. Hasan. Sedangkan pengurus atau anggotanya adalah Sabirin, Sjahbuddin Latif, I. Tjai, Ab. H. Zanzibar.

Dari komite inilah selanjutnya lahir majalah Pembela Islam yang saat itu berada di garda depan dalam menghadang berbagai serbuan terhadap Islam. Menariknya, ini terjadi di bulan Ramadhan.

Tempat yang menjadi penerbitan majalah ini basecamp-nya di gang kecil yang dikenal dengan sebutan Gang Belakang Pakgede yang tidak lain di situ merupakan tempat tinggal A. Hassan. Di sinilah proses kreatif dalam masalah penerbitan dan berbagai pembelaan terhadap Islam yang pada tahun itu intensitasnya sangat tinggi sampai pada akhirnya dilarang terbit oleh kolonial.

***

Bulan Ramadhan memang dalam sejarahnya adalah bulan perjuangan untuk menegakkan yang haq dan menolak kebatilan.

Pada umumnya pembaca mungkin sudah tahu bahwa pada bulan Ramadhan, terjadi pertempuran besar dan sengit yang diabadikan al-Qur`an dengan sebutan al-Furqan. Allah berfirman:

وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ

“dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan , yaitu di hari bertemunya dua pasukan.” (QS. Al-Anfal [8]: 41)

Pada tanggal 17 Ramadhan –bertepatan dengan diturunnya al-Qur`an– Nabi dan para sahabat berjuang habis-habisan untuk melawan kebatilan setelah bertahun-tahun di Mekah Islam dihina, didiskreditkan, dicemooh, dimanipulasi, dicitrakan buruk nilai-nilanya.

Maka tidak salah jika pada bulan Ramadhan disebut sebagai bulan pembelaan. Pembelaan umat Islam terhadap agama Islam yang haq, dari berbagai serangan kebatilan yang gencar dalam menyerangnya.

Dalam perjuangan ini, ending dari yang haq adalah sama, yaitu : kemenangan. Allah berfirman:

وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا

“Dan katakanlah: “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap”. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.” (QS. Al-Isra [17]: 81).

Ya. Jika cahaya seterang mentari al-Haq itu sudah terbit, maka segenap kelamnya kebatilan akan sirna.

Peristiwa berdirinya Komite Pembela Islam dan majalah Pembela Islam-nya, serta peristiwa pembelaan terhadap kebenaran pada perang Badar, setidaknya membuat umat Islam selalu waspada dan peka terhadap para pembenci Islam.

A. Hassan pernah berkata kepada Datuk Sati Alimin, “Bila Tuan dengan Islam direndahkan orang di depan Tuan, maka saat itu juga dengan cepat Tuan harus berpikir; Tuan orang Islam atau tidak? Kalau Tuan merasa bukan orang Islam, masa bodo…habis perkara. Tapi kalau Tuan merasa sebagai orang Islam… maka siapa lagi yang akan bela Islam di saat seperti itu selain Tuan? Bulatkan tekad, Islam harus Tuan bela!” (Artawijawa, 2014: 4).

Bisa juga meminjam istilah Hamka terkait diksi ghirah (rasa cemburu: termasuk dalam hal agama). “Jika ghirah telah hilang dari hati,” tulis beliau, “gantinya hanya satu, yaitu kain kafan tiga lapis karena kehilangan ghirah sama saja dengan mati.”

Tulisan ini akan penulis tutup dengan statemen Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhu:

إذا لعن آخر هذه الأمة أولها فمن كان عنده علم فليظهره، فإن كاتم العلم يومئذ ككاتم ما أنزل على محمد صلى الله عليه وسلم.

“Jika generasi akhir umat ini melaknat generasi awalnya, maka barangsiapa memiliki ilmu maka tampakkan (untuk membela kebenaran). Karena, orang yang menyembunyikan ilmu pada waktu itu, seperti menyembunyakn apa yang diturunkan (Allah) kepada Muhammad  ﷺ.”

Bila kita tahu kebenaran, kemudian kita diam saja, padahal mampu menjawab atau bahkan cuek saja selama tidak membahayakan diri ketika Islam diserang, maka statemen Jabir bin Abdullah sangat masuk nalar keislaman. Bisa jadi, kita termasuk orang yang menyembunyikan kebenaran sebagaimana orang yang menyembunyikan kebenaran wahyu.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PembelaanperangRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peternakan Cerpelai Belanda Dikarantina Setelah Hewannya Terjangkit Coronavirus
Tulisan selanjutnya Tips Sehat dan Bugar Berpuasa di Tengah Wabah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Sejarah

Akibat Mengabaikan Ukhuwah Islamiyah dan Bekerjasama dengan Musuh

9 April 2026 14:00
Sejarah

Cermin Sejarah: Respon Indonesia Saat Masjidil Aqsha Dinista Kesuciannya oleh Zionis Israel

6 April 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?