Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Catatan Panjang Penghinaan Agama (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2021 19:10 7:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2021 19:10
Bagikan
Youtuber M Kece yang dianggap telah memecah hubungan Islam dan Kristen
Bagikan

Oleh: Arif Wibowo

Hidayatullah.com | PERDAMAIAN antara gereja Katolik dan Protestan membutuhkan waktu 5 abad, sedangkan hubungan Islam dan agama Kristen membutuhkan waktu 13 abad untuk memulai suatu kehidupan yang baru, demikian tulis Dr. TH. Sumartana, seorang Doktor Sosiologi dan Sejarah Gereja. Bagi saya pribadi, sosok satu ini bukan sosok baru, sebab kalau bapak saya membeli majalah Tempo, saya sering ketemu opini beliau, yang entah paham atau tidak saya baca, maklum anak usia SMP.

Gaya bahasanya lugas dan tidak berbelit, karena beliau orang Banjarnegara, ora ngapak ora penak. Watak egaliter kaum ngapak ini memang lebih tinggi, termasuk bahasanya yang lebih terus terang, berbeda dengan kultur dekat kraton yang penuh eufimisme.

Pak TH. Sumartana, menghitung angka 13 abad itu dari Konsili Vatikan II, dimana akhirnya dunia Kristen, yang diwakili Gereja Katolik mengakui eksistensi Islami. Ia memasukkannya ke dalam barisan agama monoteistik bahkan memiliki Tuhan yang sama sekalipun dengan penyebutan yang berbeda.

Saya tidak hendak membahas konsekuensi teologis yang akhirnya jadi perdebatan panjang dan sampai sekarang belum juga ketemu, atas tafsir relasi agama Islam – Kristen dalam Konsili Vatikan II, karena memang itu bukan bidang saya, dan Konsili itu muncul dari sistem keagamaan Kristen.

Baca Juga

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama
KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

Bukan hanya kesimpulan tersebut, pengantar yang membawa kepada kesimpulan tersebut menjadi sangat penting, sebab, akhirnya dengan Konsili Vatikan II menolak untuk mengakui adanya hubungan, baik teologis maupun historis antara wahyu alkitabiah dengan kelahiran Islam dan juga tempat Ismael yang khusus dalam sejarah Islam. Islam adalah kerja dari Roh Kudus dari sanad yang terpisah.

Bagi saya, penjelasan pak TH. Sumartana ini memberikan gambaran yang jelas, tentang bagaimana salah kaprah dunia Kisten dalam memandang Islam selama ini. Pandangan Klasik dunia Kristen Barat ini dapat dilihat dari pendapat  Southern dalam bukunya Western Views of Islam in the Middle Ages, menulis bahwa “Orang Kristen ingin agar Timur dan Barat Eropa bersepakat bahwa Islam adalah Kristen yang sesat.

Bahkan tidak sedikit yang menulis bahwa Muhammad adalah penyebar wahyu palsu, tokoh penipu, tidak jujur, pelaku sodomi dan sebagainya yang kesemua itu diambil dari doktrin keagamaan yang dibawanya.

Selama berabad-abad pandangan dunia Kristen terhadap Islam, sebagaimana yang dikemukakan Shoutern di atas. Sebagai konsekuensi dari pandangan tersebut, maka Al Qur;an dan Nabi Muhammad menjadi bahan hinaan dan cacian selama berabad-abad, dari satu generasi ke generasi lainnya.

Puncak kebencian pada sosok Muhammad itu nampak dari karya Dante (1285 – 1321 M) The Divine Comedy. Maometto –Muhammad- oleh Dante ditempatkan pada lapisan kesembilan dan sepuluh lapisan Bogias of Maleboge, gugusan parit kelam yang mengelilingi kubu setan di Neraka.

Dalam pandangan Dante, Muhammad dikategorikan penyebar skandal dan perpecahan, dengan hukuman tubuhnya terus menerus dibelah dua dari dagu hingga ke anus, bagaikan, kata Dante, sepotong kayu yang papan-papannya dirobek-robek.

Kebencian Dante terhadap sosok Muhammad memang tidak muncul begitu saja, ia bahkan muncul semenjak Nabi Muhammad belum lahir. Kalau saja Abrahah berhasil menghancurkan Ka’bah, mungkin sejarah dunia akan berjalan lain. Abrahah sudah membangun Qullays yang megah (Qullays ini kemungkinan sebutan orang Arab untuk menyebut Ecclesia/Gereja) untuk menggantinya.

Thomas Right, penulis buku Early Christianity in Arabia menangisi kekalahan pasukan Abrahah ini. Menurutnya, kalau saja misi Abrahah berhasil maka kemungkinan seluruh jazirah Arab akan berada di tangan Kristen, akan ada salib yang terpampang di Ka’bah dan Muhammadpun mungkin mati sebagai pendeta* (Bersambung)

Peneliti Pusat Studi Peradaban Islam, Solo

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dantepenghinaan Islampenistaan agama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Akan Beri Guru Madrasah Insentif, Begini Kriteria Penerimanya
Tulisan selanjutnya Banjir di Balikpapan, Warga Pesantren Juga Terdampak, SAR Hidayatullah Terjun ke Lokasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Sejarah

Akibat Mengabaikan Ukhuwah Islamiyah dan Bekerjasama dengan Musuh

9 April 2026 14:00
Sejarah

Cermin Sejarah: Respon Indonesia Saat Masjidil Aqsha Dinista Kesuciannya oleh Zionis Israel

6 April 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?