Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Mewaspadai Dosa Kecil Menjadi Besar (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Februari 2016 21:30 9:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Februari 2016 21:23
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Rasa Senang terhadap Dosa Kecil

TERMASUK faktor yang menyebabkan dosa kecil menjadi besar adalah rasa senang terhadap dosa kecil, gembira dan bangga terhadapnya seraya menganggap kemantapan dalam melakukannya sebagai nikmat; padahal ia lupa bahwa dosa itu adalah penyebab penderitaan. Maka, setiap kali manisnya dosa kecil menguasai diri seorang hamba, niscaya jadi besarlah dosa tersebut dan besar pula pengaruhnya dalam menyebabkan hati menjadi hitam.

Bahkan di antara orang yang melakukan dosa tersebut memuji-muji dosanya dan merasa bangga terhadapnya karena berhasil melakukannya. Yaitu seperti orang yang mengatakan, “Tidakkah kaulihat, bagaimana saat kurobek-robek kehormatannya? Bagaimana aku telah melecehkannya? Bagaimana aku telah berhasil membuatnya ragu-ragu?”

Seseorang yang profesinya di bidang perdagangan berkata: “Tidakkah engkau perhatikan bagaimana aku telah berhasil menipunya? Bagaimana aku telah berhasil mengkhianati kekayaannya? Dan bagaimana pula aku telah membuatnya seperti orang bodoh?” Maka ucapan-ucapan seperti inilah yang membuat dosa-dosa kecil menjadi besar. Karena dosa-dosa itu merusak, maka apabila hamba terdorong untuk melakukannya dan setan berhasil menyeretnya untuk melakukannya, maka seharusnya ia merasa bahwa dirinya sedang berada dalam musibah dan merasa menyesal karena musuh telah mengalahkannya dan menyebabkannya menjadi jauh dari Allah.

Orang sakit yang merasa gembira terhadap pecahnya wadah yang di dalamnya terdapat obat baginya, hanya lantaran ia merasa terbebas dari pahitnya rasa obat itu, tidak akan ada harapan baginya untuk sembuh.

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Meremehkan Kesabaran Allah dalam Menutupi Dosanya

Termasuk faktor yang menyebabkan dosa kecil menjadi besar adalah sikap meremehkan Allah yang menutupi keburukannya dengan sabar dan menangguhkan siksa-Nya; padahal ia tidak menyadari bahwa timbulnya penangguhan tersebut akibat murka Allah, agar dirinya bertambah dosanya disebabkan penangguhan tersebut. Ironisnya, ia malah menduga bahwa kemantapannya dalam melakukan berbagai kemaksiatan merupakan perhatian Allah kepada dirinya sehingga hal itu mengakibatkan timbulnya rasa aman pada dirinya dari siksa Allah. Padahal ia tidak tahu akan tipu daya yang tersembunyi terhadap Allah.

Firman Allah, “Dan mereka mengatakan pada diri mereka sendiri: “Mengapa Allah tiada menyiksa kita disebabkan apa yang kita katakan itu?” Cukuplah bagi mereka neraka jahannam yang akan mereka masuki. Dan neraka itu adalah seburuk buruk tempat kembali.” (Al-Mujadalah: 8).*/Imam al-Ghazali, tertulis dalam bukunya Menebus Dosa. [Tulisan berikutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dosa besardosa kecil
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mewaspadai Dosa Kecil Menjadi Besar (1)
Tulisan selanjutnya Mewaspadai Dosa Kecil Menjadi Besar (3)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Berita
29 September 2026 19:17
Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?