Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Perkataan Kubur Kepada Mayat (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2016 11:03 11:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Agustus 2016 10:57
Bagikan
Bagikan

RASULULLAH Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda, “Perbanyaklah mengingat mati. Setiap kali ada orang mati dikuburkan, kubur akan berkata, ‘Saya adalah rumah asing, saya adalah rumah kesunyian, saya adalah rumah debu, saya adalah rumah cacing. Jika orang beriman dikubur, kubur berkata kepadanya, ‘Selamat datang. Engkau orang yang paling kusenangi, yang berjalan di atasku, jika sekarang kau berpaling dan kembali kepadaku maka kututupi engkau.’ Lalu kubur menjadi lebar sejauh mata memandang dan pintu surga terbuka untuknya.” (HR. Turmudzi).

Adapun jika orang kafir yang dikubur, kubur akan berkata, “Tidak ada Selamat, engkau adalah orang yang paling kubenci, yang berjalan di atasku, jika sekarang kau berpaling dan kembali kepadaku maka kututupi engkau.” Lalu kubur menghimpitnya hingga remuk tulang-tulangnya.

Rasulullah menggambarkan himpitan kubur bagi orang-orang kafir dengan merapatkan kedua telapak tangannya. Setelah dihimpit, Allah kemudian mendatangkan tujuh puluh ular besar untuknya, yang jika satu saja dilepaskan di bumi, tanaman di bumi akan habis dimakannya. Ular-ular itu menggigitinya dan mendorong orang itu ke lubang neraka.

Dari riwayat Abu Hurairah, ia berkata, “Kami keluar bersama Rasulullah untuk mendatangi jenazah. Kemudian beliau duduk di atas kubur dan berkata, ‘Tidak ada orang datang ke kubur hari ini, kecuali kubur berseru kepadanya dengan suara keras, ‘Wahai Anak Adam, bagaimana engkau melupakanku? Apakah kau tidak tahu bahwa aku adalah rumah kesendirian, rumah asing, rumah kesepian, rumah cacing dan rumah yang sempit? Aku akan menghimpit siapa pun, kecuali orang-orang yang dilonggarkan oleh Allah.’ Rasulullah lalu bersabda, ‘Kubur bisa menjadi taman di antara taman-taman surga atau lubang di antara lubang-lubang neraka.'” (HR. Tabrani)

Ketika orang mukmin sedang sakaratul maut, Malaikat Maut datang kepadanya dalam rupa yang bagus dan bau harum, lalu duduk di sisinya untuk mencabut ruhnya. Datang juga kepadanya, dua malaikat dengan membawa obat pengawet dan kain kafan dari surga. Tapi keduanya berada agak jauh dari orang mukmin itu. Malaikat Maut berusaha mengeluarkan ruh dari tubuh orang mukmin dengan pelan-pelan.

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Jika ruh itu sudah di tangan Malaikat Maut, kedua malaikat mengambil alih untuk mengawetkan dan mengkafaninya dengan kafan dari surga untuk kemudian dibawa naik ke surga. Pintu-pintu langit dibukakan untuknya dan para malaikat menyambutnya dengan gembira. Mereka berkata, “Ruh siapakah yang baik ini, yang dibukakan untuknya pintu-pintu langit?” Lalu ruh itu disebut dengan nama sebutan yang terbaik di dunia. “Ini adalah ruh Fulan.”

Kemudian ruh itu dinaikkan ke langit. Para penghuni langit menyambutnya, sampai dia diletakkan di hadapan Allah di arsy, lalu amalnya keluar di Surga Illiyyin. Allah berfirman kepada para penghuni langit, “Saksikanlah bahwa Aku telah mengampuni pemilik amal ini.”

Buku catatan amal orang itu ditutup, dan dikembalikan ke Illiyyin. Selanjutnya, Allah berfirman, “Kembalikan ruh hambaKu ke bumi, karena Aku telah menjanjikan akan mengembalikannya ke sana.”

Dan ketika mayat orang mukmin diletakkan di liang kubur, bumi berkata kepadanya, “Kamu telah menjadi kekasih saat masih berada di permukaanku, apalagi saat ini ketika kamu berada dalam perutku? Akan kuperlihatkan apa yang akan kuperbuat untukmu.” Kubur kemudian melebar sejauh pandangan mata.

Di bawah kaki mayat orang mukmin itu pintu surga dibuka. Dikatakan kepadanya, “Lihatlah, pahala yang dijanjikan Allah kepadamu.” Di atas kepalanya, pintu neraka dibuka. Dikatakan kepadanya, “Lihatlah, siksaan yang telah disingkirkan Allah darimu.Tidurlah dengan senang hati.” Dan tidak ada yang lebih disukai orang mukmin itu selain datangnya hari kiamat.*/Imam Jalaluddin al-Suyuthy, tertuang dalam bukunya Spiritualitas Kematian-Menguak Misteri Ajal dan Kehidupan Setelah Kematian. [Tulisan berikutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kuburmayat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Homoseksual: Penyimpangan Seksual yang Melintas Zaman [2]
Tulisan selanjutnya Perkataan Kubur Kepada Mayat (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?