Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Dalam Naungan Islam Semua Orang Bersaudara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Mei 2017 13:08 1:08 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Mei 2017 13:08
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

UKHWA dalam Islam meliputi seluruh golongan masyarakat. Oleh karenanya, tidak ada golongan manusia yang lebih tinggi daripada golongan yang lain. Harta, kedudukan, keturunan, status sosial, atau apa pun, tidak boleh menjadi penyebab sombongnya manusia atas manusia yang lain.

Pemerintah adalah saudara rakyat, sebagaimana termaktub dalam hadist Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam,

“Sebaik-baik pemimpin kalian adalah orang-orang yang kalian sukai dan mereka menyukai kalian, kalian selalu mendoakan mereka dan mereka pun selalu mendoakan kalian. Seburuk-buruk pemimpin kalian adalah orang-orang yang kalian benci dan mereka juga membenci kalian, kalian mencela mereka dan mereka pun mencela kalian.” (HR. Muslim)

“Tuan” adalah saudara bagi hamba sahaya, meskipun kondisi khusus kadang-kadang memaksa sahayanya untuk berada di bawah kekuasaannya.

Dalam hadist sahih, Nabi bersabda,

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

“Saudara-saudara kalian adalah para pembantu kalian, Allah telah menjadikan mereka berada di bawah kekuasaan kalian. Jika Allah berkehendak, maka Ia akan menjadikan kalian di bawah kekuasaan mereka. Barangsiapa saudaranya berada di bawah kekuasaannya, maka hendaklah memberi makan kepadanya sebagaimana ia makan, memberi pakaian kepadannya sebagaimana ia berpakaian, dan janganlah kalian memaksa mereka mengerjakan suatu pekerjaan yang mereka tidak mampu. Jika kalian memaksa mereka juga, maka bantulah mereka itu.” (HR. Mutafaq alaih)

Orang-orang kaya, orang-orang miskin, para buruh, karyawan, dan orang-orang yang disewa adalah bersaudara. Oleh karena itu, tidak ada peluang bagi mereka dalam naungan ajaran Islam untuk terjadinya konflik sosial atau dendam golongan.

Dalam masyarakat Islam tidak terdapat kasta-kasta, sebagaimana dikenal dalam masyarakat Barat pada abad pertengahan. Di sana golongan cendekiawan, para penunggang kuda, para uskup, dan orang-orang tertentu lainnya, adalah yang berhak menentukan nilai, tradisi, dan hukum yang berlaku.

Sampai hari ini masih ada sebagian bangsa yang memiliki sekolompok tertentu berhak menentukan dan mengendalikan garis ideologi bangsa tersebut, hukum-hukumnya, serta sistem sosial dalam kehidupan masyarakatnya, misalnya negara India.

Memang, dalam masyarakat Islam terdapat orang-orang kaya. Akan tetapi, mereka tidak membentuk kolompok tersendiri yang mewariskan kekayaannnya. Mereka adalah individu-individu biasa seperti lainnya. Si kaya pun, suatu saat bisa saja menjadi miskin, dan si miskin bisa juga tiba-tiba menjadi kaya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya bersama kesulitan pasti ada kemudahan.” (QS. Al- Insyirah: 5)

Dalam Islam memang ada ulama. Namun mereka tidak membentuk golongan yang mewarisi tugas tersebut. Tugas itu terbuka bagi siapa saja yang berhasil memperoleh keahlian di bidang keilmuan dan studi. Dia bukan merupakan tugas kependetaan, seperti yang dilakukan para pendeta dan uskup dalam agama lain, tetapi merupakan tugas mengajar, dakwah, dan memberi fatwa. Mereka adalah ulama, bukan pendeta.

Allah berfirman kepada Rasul-nya SAW, sebagaimana berikut,

“Sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.” (QS. Al-Ghasyiyah: 21-22)

Bagaimana dengan pewarisnya para ulama ? Sesungguhnya mereka itu bukanlah yang menguasai atau memaksa manusia, tetapi mereka adalah mengajar dan pemberi peringatan.*/Sudirman STAIL (sumber buku Masyarakat Berbasis Syariat Islam, penulis Dr. Yusuf Qardhawi)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamkastapersaudaraan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tradisi Menyambut Ramadhan
Tulisan selanjutnya Jaksa Agung Sebut Pembubaran HTI Sedang Diproses

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?