Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Membatasi Kebutuhan Kita terhadap Dunia (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Juni 2016 20:36 8:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Juni 2016 20:36
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

PARA ulama memerintahkan murid-muridnya untuk biasa dalam berpakaian, sedikit dalam makan, dan sederhana dalam hidup.

Dari Sufyan Ats Tsauri dari Abu Qais dari Hudzail bin Syarahbil dari Abdullah bin Mas’ud, ia mengatakan, “Barangsiapa yang menghendaki akhirat maka dia akan sengsara di dunia. Dan barangsiapa yang menghendaki dunia maka dia akan sengsara di akhirat. Wahai manusia, sengsaralah di dunia yang sementara ini untuk mendapatkan kebahagian yang abadi.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan oleh Al-A’uzai dari Bilal bin Sa’id bahwa Abu Darda’ berkata, “Aku berlindung kepada Allah dari hati yang terpana.” Kemudian dia ditanya, “Apa itu hati yang terpana?” Dia menjawab, “Apabila aku menjadikan satu jurang berisikan harta kekayaan.”

Al-Hasan memberikan nasehat kepada para sahabat-sahabatnya, “Sungguh, kita telah berteman dengan segolongan kaum yang mengatakan, “Di dunia ini kami tidak memiliki kebutuhan dan kita diciptakan bukan untuk dunia.” Maka, mereka mencari surga dengan usaha dan jiwanya. Hingga mereka merelakan darahnya tumpah di dunia. Oleh karena itu, baginya kebahagiaan, keselamatan, dan ketentraman. Mereka tidak memiliki banyak pakaian dan juga tidak tidur di atas ranjang. Kamu tidak menjumpainya kecuali mereka dalam keadaan puasa dan hidupnya dihiasi dengan ketundukan serta ketakutan. Jika mereka berkunjung ke rumah saudaranya maka ketika disuguhi makanan, maka makanan tersebut dimakannya. Namun jika tidak, maka mereka akan diam. Mereka tidak bertanya tentang sesuatu, apa ini dan apa itu.”

Imam Ats Tsauri mendidik murid-muridnya seperti hal di atas. Dikisahkan oleh Yahya bin Yaman, ia mengatakan, “Aku pernah mendengar Sufyan Ats-Tsauri berkata, ‘Orang alim adalah dokter bagi agama. Sedangkan dirham adalah penyakit bagi agama. Jika dokter terpikat dengan penyakit, maka kapan dirinya mengobati orang lain?'”

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Ali bin Al-Madini berkata, “Aku masuk ke rumah Ahmad bin Hambal, dan di rumahnya aku tidak menemui sesuatu kecuali apa yang telah disebutkannya tentang rumah Suwaid bin Ghaflah Radhiyallahu Anhu tentang kezuhudan dan kerendahan hatinya.”

Sebagian ulama marah ketika mengetahui salah satu muridnya memiliki banyak pakaian, atau mengkhususkan dirinya untuk makan makanan khusus, atau memiliki barang-barang yang mewah. Di antara ajaran mereka adalah; tidak boleh ada yang tersisa di rumah kecuali dua pakaian. Satu, pakaian yang dipakai, dan satunya lagi pakaian yang dicuci. Jika dia membeli pakaian baru, maka dia harus menyedekahkan pakaian yang lama.

Wahai kawan, berapa banyak pakaian yang ada di rumah kita? Dan berapa banyak orang miskin yang membutuhkan pakaian?*/Syaikh Khalid Sayyid Rusyah, dari bukunya Nikmatnya Beribadah.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hidup sederhanazuhud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Membatasi Kebutuhan Kita terhadap Dunia (1)
Tulisan selanjutnya Rabbi Yahudi Bolehkan Racuni Sumur Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?