Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Sakit dan Mati Itu Indah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Juli 2017 09:26 9:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juli 2017 09:26
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

KITA memahami bahwa sakit adalah rahmat Allah agar kita terhapus dari dosa-dosa, demikian pula sakit adalah salah satu pintu menuju kematian, maka di kala sakit kita semestinya memperbanyak ibadah. Bila kita dapat menahan sakit dengan kesabaran dan merasakan nikmatnya sakit sebagai penebus dosa dan meningkatkan derajat kita, tentu kita pun dapat merasakan bahwa kematian pun menjadi bagian dari penebus dosa, karena Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda bahwa sakitnya sakaratul maut itu akan menjadi penebus dosa kita.

Demikian pula mengingat mati dan sakit itu sangat bermanfaat untuk mengendalikan kita dari perbuatan yang aniaya. Jikalau kita ingin merasakan syukur atas kesehatan, perbanyaklah mengunjungi orang sakit atau pergilah ke rumah sakit. Dengarkan raung kesakitan, niscaya kita akan banyak mensyukuri nikmat sehat.

Apabila seseorang dalam keadaan mengingat Allah, senantiasa bersabar dan bersyukur, lalu malaikat maut menjemput kita, insya Allah itulah meninggal husnul khatimah.

Kita mengetahui, para arifin dan salafus sholeh senantiasa mengingat kematian, laksana seorang pemuda yang menunggu kekasihnya. Dan seorang kekasih tidak pernah melupakan janji kekasihnya. Kekasih akan menjemput kekasihnya, kekasih selalu menunggu kekasihnya. Kekasih tidak akan menyakiti kekasihnya, kekasih selalu bersama kekasihnya, kekasih selalu patuh pada kekasihnya.

Mati adalah perjumpaan yang dinanti oleh orang-orang yang saleh, sebagaimana dunia ini sebagai penjara bagi orang-orang mukmin, dan mereka mencari yang ada di sisi Allah. Rasulullah saat mendekati akhir hayatnya bersabda:

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

“Bahwasanya ada seorang hamba yang ditawari (antara) gemerlapnya dunia dengan apa yang ada di sisi Allah, maka sang hamba tersebut memilih apa yang ada di sisi Allah.”

Diriwayatkan dari sahabat Hudzaifah r.a. bahwa ketika kematian menjemputnya, ia berkata,

“Kekasih datang dalam keadaan miskin. Tiadalah beruntung siapa yang menyesali kedatangannya. Ya Allah, jika Engkau tahu bahwa kefakiran lebih aku sukai daripada kaya, sakit lebih aku sukai daripada sehat, dan kematian lebih aku sukai daripada kehidupan, maka mudahkanlah bagiku kematian sehingga menemui-Mu.*/Sudirman STAIL (sumber buku: Saat Maut Menjemputku, penulis: Andi Farouq bin Abbas Hasan)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bersyukurmenjemput kematiansakaratul mautsakit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Temu Relawan se-Sulsel, Tim SAR Dibekali Kewaspadaan Bencana Alam dan Aqidah
Tulisan selanjutnya Diakui, Peran Nyata dan Strategis Alumni Timur Tengah Bagi Bangsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?