Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aljazeera Tolak Usulan UEA Lakukan Restruktur Perusahaan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Juli 2017 16:06 4:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juli 2017 16:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Uni Emirat Arab (UEA) membatalkan niat untuk menutup stasiun televisi  berbasis di Doha, Aljazeera. Sebaliknya mengambil langkah lain dengan melakukan perstrukturan ulang perusahaan itu.

Menteri UEA, Noura al-Kaabi dalam satu wawancara dengan koran The Times mengatakan, Aljazeera dapat terus beroperasi dengan staf yang ada dan didanai oleh Qatar namun menempatkan beberapa syarat tertentu kepada stasiun televisi bersangkutan.

“Saluran itu dapat mempertahankan staf mereka dan Qatar masih bisa membiayai saluran televisi bersangkutan, tetapi itu bukan satu platform untuk ekstremis serta saluran Inggris sebagai perisai atau pelindung untuk saluran bahasa Arab yang radikal,” katanya dikutip laman Qatar, thepeninsulaqatar, Kamis (14/07/2017).

Baca: UEA Dalang di Balik Krisis Qatar?

Dia mengatakan, negara sekutu yang dipimpin Arab Saudi  siap untuk berdiskusi dengan Qatar, meskipun sebelumnya memberikan beberapa daftar tuntutan yang tidak dapat ditawar.

“Kita membutuhkan solusi diplomatik. Kami tidak mencari perkelahian, “katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aljazeera bagaimanapun menolak campur tangan luar, sebagai respon terhadap pernyataan menteri Uni Emirat Arab (UEA) tersebut.

“Aljazeera Media Network menolak setiap intervensi luar terkait dengan restrukturisasi organisasi atau misi kewartawanannya, dan mengulangi pendirian editorial yang independen dan profesional.

Baca: Ulama Emirat Arab Tuduh Aljazeera Didukung Israel

“Aljazeera terus berdiri dengan wartawan dan institusi media di seluruh dunia atas hak mereka sebagai praktisi media tanpa rasa takut. Salah satu landasan media independen adalah memastikan kemampuan beroperasi secara independen tanpa gangguan dan penyaringan dari pemerintah atau pihak manapun lain.

“Sejak 20 tahun lalu, Aljazeera telah menunjukkan kebebasan editorialnya dan menolak untuk tunduk kepada tekanan dari pihak manapun, sebagai bukti komitmen kami terhadap nilai universal,” kata Aljazeera dalam satu pernyataan.

Desakan penutupan Aljazeera adalah antara daftar klaim yang diajukan Arab Saudi cs (Mesir, Uni Emirat Arab /UEA dan Bahrain) sebagai bagian dampak pemutusan hubungan dengan Qatar sebelumnya.

Baca: Ulama Emirat Arab Tuduh Aljazeera Didukung Israel

Awal Juli lalu, sebuah kawat diplomatik yang dibocorkan Wikileaks menyebut Putra Mahkota Uni Emirat Arab pernah meminta Amerika mengebom kantor stasiun televisi Aljazeera.

Mohammed bin Zayed al-Nahyan atau kerap dipanggil MBZ, menurut Wikileaks mengeluarkan permintaan itu di masa puncak perang Afganistan.

Saat dikonfirmasi Pangeran MBZ dengan terbahak menceritakan pembicaraan antara ayahnya Zayed bin Sultan al-Nahyan dengan Emir Qatar Hamad al-Thani pada 2003.

Emir Qatar saat itu mengeluh karena Zayed bin Sultan al-Nahyan meminta komandan pusat komando AS Jenderal Tommy Franks untuk mengebom stasiun televisi Aljazeera.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aljazeeraarab saudibahrainEmir QatarHAMAShubungan diplomatikIkhwanul MusliminisraelKrisis Diplomasi QatarMesirNegara telukpenutupan AljazeeraQatarSheikh Tamim Hamad al-ThaniUni Emirat ArabYousef Al Otaiba
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 8 Pemuda Bersepeda ke Makkah Sambil beramal
Tulisan selanjutnya Komnas HAM: Perppu Ormas Terindikasi Kuat Langgar Hak Konstitusional Warga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?