Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Meminang Surga

Ketika Dakwah Ditinggalkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Mei 2016 07:11 7:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Mei 2016 07:11
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

 

APAKAH peristiwa yang menakutkan itu? Jika majelis-majelis ceramah masih ada, tetapi dakwah telah menghilang. Inilah masa yang mendebarkan. Inilah masa yang amat mengkhawatirkan. Jika pengajian ada dimana-mana, tetapi tidaklah seseorang berdiri menyampaikan kecuali apa yang menyenangkan pendengar saja, itulah musibah.

Apakah hal terpenting dari dakwah? Memberi kabar gembira dan peringatan; menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Seruan tersebut beriring dengan mengajarkan ilmu sehingga semangat beragama itu berlandaskan tuntunan yang jelas, berpijak pada dasar yang kokoh. Jadi bukan asal bersemangat belaka. Dan inilah yang mengantarkan musliimin terdahulu sebagai ummat terbaik. Ini pula yang akan dapat mengantarkan muslimin untuk jadi terbaik.

Allah Ta’ala berfirman:

Baca Juga

teman
Membebaskan Anak dari Label Negatif
Lembut Itu Tak Berkata Kasar
Diistimewakan Allah Bersebab Niat Jujur Orangtua
Tanpa Ta`dib dan Pendidikan Adab, Boarding School Ibarat Rumah Kost Belaka
Kreatif Tanpa Musik

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imron, 3: 110).

Apa syarat untuk menjadi ummat terbaik itu? Berkumpulnya tiga perkara: tegaknya amru bil ma’ruf, kokohnya nahy munkar dan iman kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Semua itu berlandaskan ilmu di atas dasar yang shahih.

Sesungguhnya jatuhnya Islam bukan ketika jumlahnya sedikit. Runtuhnya kejayaan juga bukan ketika muslimin miskin. Tapi ketika dakwah ini terhenti.

Tengoklah sejarah apa sebabnya ahlus sunnah runtuh di Persia? Bukan karena jumlah kita sedikit saat itu. Bukan. Tetapi bermula dari terhentinya dakwah sehingga besar jumlah tak menjadikan kita berdaya. Mudah runtuh oleh pukulan yang kecil. Sedangkan tanpa itu pun kita telah lemah.

Berapa jumlah kita di negeri ini? Sangat banyak. Terbanyak, bahkan. Tetapi apakah dengan jumlah kita yang mayoritas menjadikan diam kita disegani dan suara kita didengarkan? Tidak. Apa sebabnya? Renungilah dalam-dalam. Renungi dengan hati bersih dan pikiran jernih.

Sungguh, jika ceramah agama telah berubah menjadi hanya sejenis hiburan, majelis ilmu ditinggalkan, maka umat ini hanya menjadi bilangan angka tanpa ‘izzah. Tanpa kehormatan, tanpa wibawa.

Jadi, apa yang membuat kita lemah dan runtuh? Sekali lagi, terhentinya dakwah. Sementara peringatan kita sampaikan dengan tajam hanya untuk membela kelompok. Lisan tajam kepada sesama muslim bukan karena menegakkan dakwah, tetapi menyuburkan perselisihan disebabkan ashabiyah (fanatisme golongan).

Ada masa ketika do’a tak dikabulkan bukan karena tak khusyu, tapi karena dakwah ditinggalkan. Ada saat ketika munajat kita tak berjawab. Inilah masa yang mendebarkan. Inilah masa ketika azab dapat sewaktu-waktu ditimpakan, berupa bencana alam yang mendera atau berupa sulitnya kehidupan yang merebak.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَالَّذِيْ نَفْسِي بِيَدِهِ، لَتَأْمُرُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ، وَلَتَنْهَوُنَّ عَنِ الْمُنْكَرِ، أَوْ لَيُوْشِكُنَّ اللهُ يَبْعَثُ عَلَيْكُمْ عِقَابًا مِنْهُ، ثُمَّ تَدْعُوْنَهُ فَلاَ يَسْتَجِيْبُ لَكُمْ

“Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya. Kamu harus melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar. Atau jika tidak, Allah bisa segera menimpakan azab dari sisi-Nya dan ketika kamu berdo’a tidak dikabulkan-Nya.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Ambillah mushhafmu. Bacalah Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 102 hingga ayat-ayat berikutnya. Pelajari tafsirnya. Ada pelajaran besar di sana jika mau berpikir.*

Mohammad Fauzil Adhim adalah penulis buku-buku parenting. Facebook: Mohammad Fauzil Adhim. Twitter: @kupinang

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ceramahdakwahilmumajelis ilmu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berdiri Barakah Boarding House Syariah di Pekanbaru
Tulisan selanjutnya Bupati Mamuju Programkan Bebas Buta Aksara Al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

perjuangan
Meminang Surga

Matinya Perjuangan

17 Januari 2022 14:00
Meminang Surga

Lembut Itu Ada Takarannya

30 November 2021 15:00
Za'faran Herbal
Meminang Surga

Tiap Obat Ada Dosisnya ⁣

8 Oktober 2021 07:33
Jepang, Negeri Yang menua
Meminang Surga

Keengganan Mengurusi Anak Dan Masa Depan Demografis Jepang. ⁣⁣

13 September 2021 17:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?