SIAPA yang tak suka melihat kupu-kupu? Selain indah dipandang, hewan jenis insekta (serangga) ini juga memberikan inspirasi kehidupan dan perjuangan.
Berawal dari bentuk telur, kemudian menjadi ulat (kepompong) hingga akhirnya hidup bebas dengan sayap yang menawan.
Kupu-kupu merupakan salah satu bukti konkret sebuah mujahadah, sebagaimana peribahasa “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian; bersakit-sakit dulu, bersenang-senang kemudian”.
Dalam gambar ini, seekor kupu-kupu mendatangi halaman rumah seorang guru mengaji di daerah Muting, Merauke, Papua (11/05/2016).
Subhanallah, Maha Suci Allah! Sungguh kupu-kupu adalah ayat-ayat-Nya yang nyata.*