Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Lensa

Habis Likuifaksi Terbitlah Pelangi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2018 06:37 6:37 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 17 Oktober 2018 06:26
Bagikan
Relawan dari SAR Hidayatullah menyaksikan pelangi dari kawasan Petobo, Palu Selatan, Kota Palu, 12 Oktober 2018, yang mengalami likuifaksi saat gempa 7,4 SR, Jumat (18/10/2018).
Bagikan

“PELANGI, pelangi, alangkah indahmu,

Merah, kuning, hijau, di langit yang biru,

Pelukismu agung, siapa gerangan,

Pelangi, pelangi, ciptaan Tuhan!”

(Abdullah Totong Mahmud)

Baca Juga

[Berita Foto] Lesunya Pasar Tradisional, Dorong UMKM Optimalkan Penjualan Online melalui Shopee
[Foto] Selalu Terdepan Wujudkan Rumah Impian
Melihat dari Dekat Pembangkit Listrik Biogas Gamping
Layanan TIKI Jangkau hingga Pelosok Negeri
Pengusaha Reptil Sukses Bersama TIKI

 

Dimana-mana, pelangi memang mengagumkan, membahagiakan, termasuk di lokasi bencana sekalipun.

Itulah yang dirasakan para relawan saat menyaksikan bentangan pelangi di sela-sela tugas mereka melakukan pencarian korban bencana di Kelurahan Petobo, Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Baca: ‘Kampung Hilang’ di Petobo Palu, Diperkirakan Rumah Tenggelam

Ini desa yang “hilang ditelan bumi” akibat likuifaksi setelah gempa berkekuatan 7,4 SR menghantam Donggala, Palu, dan sekitarnya pada Jumat, 28 September lalu.

Gambar ini dijepret pada 12 Oktober 2018 sekitar pukul 15.00 WITA.

Kehadiran ciptaan Allah di langit Petobo itu serasa menghapus lelah para relawan.

Baca: Pemerintah Akui Proses Evakuasi di Petobo Cukup Sulit

“Saya langsung merasa terhibur di sela-sela lelah dan lunglainya selama tugas berhari-hari dan langsung diperlihatkan keindahan pelangi di atas tanah Petobo yang sangat-sangat mengerikan. Bangunan yang luluh lantak terendam oleh lumpur, sawah yang berpindah, dan puing-puing rumah yang berserakan. Ratusan bahkan ribuan jenazah yang terendam di dalamnya,” tutur Rahmat, anggota SAR Hidayatullah asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang turut menyaksikan pemandangan itu, kepada hidayatullah.com, Selasa (17/10/2018).

Relawan dari SAR Hidayatullah mencari jenazah korban likuifaksi di kawasan Petobo, Palu Selatan, Kota Palu, 12 Oktober 2018. [Foto: Rahmat/hidayatullah]
Pelangi indah itu tampak kontras dengan kepiluan di bawahnya, desa yang “hilang” bersama sebagian penduduknya. Pemandangan ini pun tak disia-siakan oleh para relawan untuk mengabadikan diri dengan latar belakang pelangi.

“Saya juga merasa bersyukur masih bisa menikmati dan melihat keindahan pelangi ciptaan Allah Subhanahu Wata’ala,” ungkap Rahmat. Alhamdulillah, Subhanallah.*

Berita gempa dan tsunami Palu bekerjasama dengan Dompet Dakwah Media

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ciptaan Allahgempagempa PaluLikuifaksiPalupelangiPetoboSar Hidayatullahtsunami Palu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syeikh Ali Jaber: Boleh Berbeda Tapi Jangan Berpecah-belah
Tulisan selanjutnya 14 Personil Keamanan Iran Diculik di Perbatasan Pakistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaLensa

[Foto] Cepat dan Hemat Pakai Kuota Edukasi Indosat

6 November 2023 18:24
BeritaLensa

Semangat Guru Tunanetra Mengajar

31 Oktober 2023 17:47
BeritaLensa

Program Dekarbonisasi PTBA Tanjung Enim

20 Oktober 2023 20:49
BeritaLensa

Museum Batu Bara, Nilai Tambah untuk Indonesia

20 Oktober 2023 12:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?