Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Penutupan SERUAN Komunitas Pencinta Al Qur’an

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 April 2014 08:09 8:09 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 April 2014 08:09
Bagikan
Komunitas Pencinta Al Quran (KOMPAQ), TPA, Al-Quran
Bagikan

Hidatullah.com–Penutupan Sebar Guru Al Qur’an (SERUAN) III berakhir pada hari ini, Sabtu, 12 April 2014 di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Shirotol Mustaqim, Tanah Abang, Jakarta.  Satu persatu TPA yang bermitra dengan KOMPAQ mengalami penutupan program ini.

Selain Shirotol Mustaqim, komunitas yang dibentuk sejak 2008 ini juga bermitra dengan dua TPA lainnya: TPA Rawadas, Pondok Kelapa, Jakarta Timur dan TPA Kumnol, Bangka, Jakarta Selatan. Program SERUAN akan dibuka kembali setelah TFT IV pada Oktober mendatang.

Program yang diselenggarakan oleh Komunitas Pencinta Al Quran (KOMPAQ) ini dimulai sejak bulan September 2013. Program ini hasil dari program utama KOMPAQ, Training for Trainers (TFT) yang diadakan setahun sekali untuk menyaring guru-guru Al Qur’an.

Pada pekan sebelumnya, Ahad, 6 April 2014, KOMPAQ mengakhiri program ini di TPA Rawadas. Sedangkan TPA Kumnol menjadi TPA pertama yang mengakhiri programnya. Pada SERUAN sebelumnya, keberlangsungan program hanya dibatasi dua bulan saja. Namun, ketersediaan guru Al Qur’an akhirnya menyesuaikan dengan kebutuhan dimasing-masing lokasi.

“Bukan untuk mengambil alih TPA. Kami hanya support manajemen yang sudah ada. Mereka butuhnya apa, misalnya kekurangan pengajar Qur’an atau pengajar disana makhrojul huruf-nya kurang. Jadi kami lebih support SDM,”ulas Yeyen Yulianto, Ketua TFT III.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Mahasiswa LIPIA jurusan Syariah ini mengakui ketersediaan SDM merupakan kebutuhan terbesar. Selain peminatan SERUAN kurang, keberadaan relawan lebih banyak di seputar Jakarta Selatan. Padahal di wilayah Jakarta lainnya, guru Al Qur’an dinantikan kehadirannya.

Membumikan Al Qur’an supaya lebih banyak orang mengenal Al Qur’an merupakan tujuan utama sejak TFT diadakan. Tak heran, TPA yang diajak bermitra merupakan TPA yang banyak menampung kaum marjinal. Seperti di TPA Rawadas yang muridnya rata-rata anak-anak para pemulung.

Yeyen mengakui, tidak semua lokasi kemitraan fokus pada pengajaran membaca Al Qur’an. Ada beberapa lokasi yang lebih membutuhkan pembinaan akidah. Ketika ditemui hidayatullah.com di TPA Rawadas, Yeyen menceritakan tentang Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Mulya Jaya, Jakarta Timur. Murid binaan disana merupakan para mantan Wanita Tuna Susila (WTS). Mereka dibina oleh Kementrian Sosial setelah terciduk.

TPA Shirotol Mustaqim, contoh lokasi lainnya. Berada tak jauh dari rel kereta api sekaligus berdekatan dengan lokalisasi, menjadikan anak-anak para tukang becak dan pemulung ini haus bimbingan akidah.

TPA Lukmanul Hakim, Kampung Monyet, Jakarta Timur juga pernah bermitra dengan KOMPAQ. Dinamakan Kampung Monyet karena sebagian besar tukang monyet keliling berdiam disana. Menjangkau kaum marjinal lebih luas sejalan dengan visi utama para pendirinya.

“Para Hafidzah itu gelisah, mereka hafal 30 Juz, lalu apa yang bisa mereka lakukan?”Yeyen bercerita tentang enam perempuan penghapal Qur’an pendiri KOMPAQ. Hasil reflektif mereka tahun 2008, berbuah komitmen untuk mengajarkan Al Qur’an lebih luas lagi. Kitab suci umat Islam itu tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang saja, tapi juga oleh kaum pinggiran. “Jiwa-jiwa mereka juga perlu didekati,”ucap Yeyen tandas.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-Quran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS Tawarkan Koalisi Poros Tengah, PKB “Merapat” ke PDI-P?
Tulisan selanjutnya “Rezim Bashar Sombong terhadap Nasehat Ulama”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?