Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

4 Orang Terbunuh, 10 Terluka dalam Serangan Bom Dekat Parlemen di Mogadishu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Maret 2018 10:24 10:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Maret 2018 10:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah bom mobil meledak di dekat kantor parlemen Somalia di Ibu Kota, Mogadishu, menewaskan setidaknya empat orang serta sang pengemudi, kepolisian mengatakan pada Ahad, beberapa orang juga terluka.

Asap besar dapat terlihat mengepul di atas wilayah yang dipenuhi dengan pos-pos pemeriksaan keamanan di sepanjang jalan menuju istana kepresidenan, yang gerbang utamanya hanya berjarak 200 meter dari lokasi ledakan. Pos pemeriksaan juga berada dekat dengan kantor kementrian dalam negeri.

Bom mobil itu diledakkan di sebuah pos pemeriksaan setelah para tentara mencegat dan menghentikan sebuah kendaraan yang mencurigakan, kapten polisi Mohamed Hussein mengatakan pada The Associated Press. Mereka yang terbunuh termasuk dua tentara, katanya, sementara banyak dari korban luka merupakan para pengemudi becak.

Baca: Pembantaian Mogadishu: Mimpi Terburuk Penggali Kuburan

Beberapa jam sebelumnya, bom mobil lain di luar ibukota menewaskan satu orang sekaligus pengemudinya, kepolisian mengatakan. Petugas polisi Mohamed Abdi mengatakan pada AP bahwa ledakan itu terjadi setelah para tentara di tempat kejadian untuk memeriksa mobil “mencurigakan” yang terperangkap di jalanan berpasir di wilayah Sinka Dheer.

Pengeboman tersebut terjadi tiga hari setelah 14 orang terbunuh dan 10 lainnya luka-luka dalam sebuah ledakan bom mobil dekat hotel Weheliye di jalanan ramai Makka Al Mukarramah.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Mogadishu seringkali menjadi target serangan-serangan kelompok al-Shabab, kelompok paling mematikan di Afrika. Sebuah bom yang dimuat dalam truk pada Oktober membunuh 512 orang, menjadikannya serangan paling mematikan yang pernah terjadi di negara itu.

Baca: Al-Shabab Mengaku Sebagai Pelaku Serangan 2 Bom Mobil di Mogadishu

Kekhawatiran telah meninggi sejak mencuatnya rencana untuk menyerahkan keamanan negara itu pada pasukan Somalia sementara pasukan Uni Afrika berkekuatan 21.000 tentara mulai ditarik, diperkirakan selesai pada tahun 2020.

Militer AS, yang meningkatkan upaya melawan al-Shabab dalam beberapa tahun terakhir dengan melancarkan serangan drone, mengatakan bahwa pasukan Somalia belum siap untuk menjaga keamanan negara mereka.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MogadishuparlemenSerangan bomSomaliaTerbunuhTerluka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IAIN Bukittinggi Larang Dosen Hayati Bawa Surat Penonaktifan, Ada Apa?
Tulisan selanjutnya Ustadz Abdul Somad: “Mari Kita Cari Titik Persamaan, Bukan Perbedaan”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?