Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Ventilator yang Dijanjikan Presiden AS Donald Trump Tak Kunjung Tiba di Nigeria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Mei 2020 19:35 7:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Mei 2020 19:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Informasi Nigeria mengatakan negaranya hingga saat ini belum menerima ventilator yang dijanjikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada bulan April lalu.

Lai Mohammed membantah pernyataan Trump pekan lalu yang mengatakan bahwa dia telah mengirim 1.000 ventilator ke negara di kawasan Afrika Barat tersebut.

Mohammed mengatakan bahwa apabila kirimannya sudah tiba akan diumumkan ke publik, lansir BBC Jumat (29/5/2020).

Presiden Trump membuat janji itu saat berbicara lewat sambungan telepon dengan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari pada tanggal 28 April.

Buhari mengatakan bahwa AS berkomitmen membantu Nigeria dalam penanganan wabah Covid-19.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Pekan lalu, saat berkunjung ke pabrik otomotif Ford di Michigan, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat sudah mengirimkan 1.000 ventilator ke Nigeria.

Sejauh ini Nigeria mengkonfirmasi 8.915 kasus coronavirus dengan 259 kematian.*

 

Seorang Eks Wali Kota Terdakwa Genosida di Rwanda Divonis Penjara Seumur Hidup 

Hidayatullah.com—Pengadilan Tinggi di Rwanda menghukum seorang bekas wali kota penjara seumur hidup terkait perannya dalam genosida tahun 1994.

Ladislas Ntaganzwa, yang ditangkap di wilayah negara Republik Demokratik Kongo lima tahun silam, dinyatakan bersalah memimpin serangkaian pembantaian warga sipil etnis Tutsi, termasuk serangan atas sebuah gereja yang menjadi tempat perlindungan ribuan orang sipil.

Mantan wali kota Nyakizu yang terletak di bagian selatan Rwanda itu juga dituduh menggalakkan pemerkosaan banyak wanita.

Awal bulan ini, aparat yang melacak para tersangka genosida membuat prestasi besar dengan ditangkapnya terduga penyandang dana genosida, pengusaha Felicien Kabuga yang ditangkap di Prancis. Kabuga akan diadili di Tanzania.

Pekan lalu, muncul kabar yang menyebutkan bahwa salah satu tersangka utama genosida di Rwanda, mantan menteri pertahanan Augustin Bizimana, sebenarnya sudah meninggal dunia beberapa tahun silam, lansir BBC Jumat (29/5/2020).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Eks Wali Kota Terdakwa Genosida di Rwanda Divonis Penjara Seumur Hidup
Tulisan selanjutnya Politisi Afsel Mendesak Warga Tidak Pergi ke Gereja, Bakal Mati Jika Tertular Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?