Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Menteri Luar Negeri AS Pompeo Mengonfirmasi Penjualan Jet F-35 ke UEA

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 11 November 2020 13:08 1:08 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 11 November 2020 13:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengonfirmasi telah menyetujui penjualan lebih dari  23 miliar AS Dolar sistem senjata canggih. Konfirmasi ini, termasuk penjualan jet tempur F-35 dan drone bersenjata, ke Uni Emirat Arab (UEA), lapor Al Jazeera.

Pemberitahuan resmi kepada legislator menyusul perjanjian yang ditengahi AS pada bulan September di mana UEA setuju untuk menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’. Langkah ini menjadikan UEA yang pertama dari tiga negara Arab yang melakukan langkah seperti itu dalam beberapa bulan terakhir.

“Ini adalah pengakuan atas hubungan kami yang semakin dalam dan kebutuhan UEA akan kemampuan pertahanan tingkat lanjut untuk mencegah dan mempertahankan diri dari ancaman yang meningkat dari Iran,” kata Pompeo dalam sebuah pernyataan.

Paket  23,37 miliar AS Dolar itu mencakup hingga 50 pesawat F-35 Lightning II, hingga 18 Sistem Udara Tak Berawak MQ-9B dan paket amunisi udara-ke-udara dan udara-ke-darat, kata Departemen Luar Negeri. Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS dan Dewan Perwakilan Rakyat – yang anggotanya mengkritik peran UEA dalam kematian warga sipil dalam perang saudara Yaman – meninjau penjualan senjata utama sebelum Departemen Luar Negeri mengirimkan pemberitahuan resminya ke cabang legislatif.

Senator Chris Murphy, seorang Demokrat, mengkritik penjualan senjata ke UEA. Ia mengatakan itu akan membatasi pilihan Presiden terpilih Joe Biden yang telah mengisyaratkan dia akan mengembalikan AS ke perjanjian nuklir Iran.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Kesepakatan apa pun yang dibuat Amerika Serikat untuk menjual senjata di Timur Tengah harus memenuhi perjanjian puluhan tahun dengan ‘Israel’ bahwa peralatan buatan AS tidak boleh mengganggu “keunggulan militer kualitatif” ‘Israel’. Kesepakatan juga menjamin senjata AS yang diberikan kepada ‘Israel’ “lebih unggul dalam kemampuan” daripada yang dijual ke tetangganya.

Pengumuman itu datang hanya beberapa hari setelah Biden memenangkan cukup banyak negara bagian yang diperlukan untuk mengambil alih kepresidenan dari Donald Trump. Trump dikenal presiden yang menjadikan kebijakan pro-‘Israel’ sebagai bagian dari kampanye pemilihan ulangnya.

Pemerintah Zionis awalnya menolak penjualan prospektif pesawat tempur F-35 senilai  10,4 miliar AS Dolar. Zionis tetapi membatalkan penentangannya setelah apa yang digambarkannya sebagai jaminan AS bahwa superioritas militer regional Zionis akan dipertahankan.

UEA, salah satu sekutu terdekat Washington di Timur Tengah. Negara ini telah lama menginginkan jet siluman itu dan dijanjikan kesempatan untuk membelinya dalam kesepakatan sampingan ketika sepakat untuk menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’, bagian dari penataan kembali kawasan strategis melawan Iran.

Di masa lalu, F-35 telah ditolak masuk ke negara-negara Arab sementara ‘Israel’ memiliki sekitar 24 jet. Negara Yahudi itu saat ini dijadwalkan untuk membeli 50 pesawat tempur. ‘Penjualan yang diusulkan akan membuat UEA lebih mampu dan dapat dioperasikan dengan mitra AS dengan cara yang sepenuhnya konsisten dengan komitmen lama Amerika untuk memastikan Keunggulan Militer Kualitatif ‘Israel’,” kata Pompeo.

Penjualan drone bersenjata senilai  2,97 miliar AS Dolar akan menandai ekspor pertama sejak pemerintahan Trump menafsirkan kembali perjanjian senjata era Perang Dingin antara 34 negara untuk memungkinkan kontraktor pertahanan AS menjual lebih banyak drone kepada sekutu.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelJet F-35Menteri Luar Negeri ASMike PompeoUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Dalam Negeri Prancis Dikritik setelah Melakukan Penghormatan di Monumen Perang Aljazair
Tulisan selanjutnya Parlemen ‘Israel’ Mendukung Hubungan dengan Bahrain

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?