Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Vietnam Penjarakan 54 Orang Terkait Suap dan Korupsi Repatriasi Pandemi Covid-19

Dija
Terakhir diupdate: 29 Juli 2023 19:12 7:12 pm
Dija
Dipublikasikan 29 Juli 2023 19:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Vietnam menjatuhkan hukuman penjara atas 54 orang, termasuk beberapa pejabat tinggi pemerintahan dan seorang bekas menteri, dalam kasus suap dan korupsi berkaitan repatriasi di masa pandemi Covid-19.

Hakim mengatakan para terdakwa mengambil uang dari orang-orang yang ikut dalam penerbangan repatriasi semasa pandemi Covid-19.

Seorang bekas menteri dijatuhi hukuman penjara 16 tahun karena menerima suap lebih dari $900.000.

Setelah menggelar persidangan selama lebih dari dua pekan, pengadilan di Hanoi memvonis bersalah puluhan bekas pejabat – termasuk beberapa diplomat dan seorang wakil menteri – karena menerima, menawarkan atau terlibat dalam suap, penipuan dan penyalahgunaan wewenang. 

Para terdakwa terlibat dalam skema di mana sejumlah diplomat dan pengusaha mengambil uang dari warga negara Vietnam di luar negeri yang ingin kembali ke negara itu dengan penerbangan repatriasi selama pandemi Covid-19, ketika penerbangan komersial tidak tersedia.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Surat kabar yang dikelola negara VTC melaporkan bahwa 25 pejabat negara dinyatakan bersalah karena menerima uang suap senilai total $7,4 juta.

Hukuman penjara seumur hidup diberikan kepada empat mantan pejabat tinggi di kementerian luar negeri, kesehatan dan keamanan publik, sementara sepuluh pengusaha dan warga sipil menerima hukuman percobaan.

Pham Trung Kien, bekas sekretaris wakil menteri kesehatan, dan To Anh Dung, mantan wakil menteri luar negeri, termasuk beberapa nama paling terkenal yang terlibat dalam skandal itu, lapor BBC Jumat (28/7/2023).

Jaksa menuntut hukuman mati untuk Kien, yang akhirnya diganjar penjara seumur hidup karena menerima 253 suap dalam kurun 11 bulan dengan total nilai $1,8 juta.

Hampir 800 penerbangan diadakan oleh pemerintah pada awal tahun 2020 untuk membawa kembali warganya dari seluruh dunia pada saat Vietnam telah menutup perbatasannya untuk hampir semua pelancong kecuali bagi warganya yang ingin pulang.

Berbagai laporan media resmi dan media sosial merinci bagaimana orang-orang Vietnam yang ingin pulang menghadapi prosedur yang rumit, harga penerbangan yang mahal, dan biaya karantina untuk memasuki negaranya sendiri.

Seorang ibu asal Hanoi mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dia harus membayar $12.000 untuk memulangkan putri remajanya ke Vietnam dari Eropa di puncak pandemi.

Di pengadilan terdakwa Dung, yang dihukum 16 tahun penjara, memgaku menerima suap ratusan ribu dolar untuk jasanya memasukkan nama sejumlah perusahaan ke dalam daftar penyedia penerbangan repatriasi. Dia mengaku menerima pembayaran setelah penerbangan dilakukan.

“Saya tidak berpikir kala itu jika saya melakukan hal yang salah,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia merasa telah membantu proses repatriasi.

Seorang wanita pengusaha dituduh memberikan uang suap ke delapan pejabat dan mengatakan bahwa tidak seorang pun di Kementerian Luar Negeri yang memintanya untuk menyerahkan uang.

“Namun, saya mengetahui kami hatus menyuap mereka untuk mendapatkan persetujuan dan izin agar penerbangan dilakukan pada waktunya,” kata Hoang Dieu Mo, yang dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara.

Skandal suap dan korupsi seputar dan terkait pandemi Covid-19 di kalangan pejabat dan staf pemerintahan yang membuat Nguyen Xuan Phuc tiba-tiba mengundurkan diri pada Januari tahun ini dari jabatan presiden Vietnam.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kevin Spacey Dibebaskan dari Tuduhan Serangan Seksual Sesama Jenis
Tulisan selanjutnya Pasukan RSF Hancurkan 3 Jet Tempur Militer Sudan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?