Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

ITS Surabaya Dirikan Pusat Kajian Halal

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Maret 2016 06:50 6:50 am
Ahmad
Dipublikasikan 24 Maret 2016 06:50
Bagikan
ilustrasi: Kantin ITS
Bagikan

Hidayatullah.com–Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya secara resmi dijadwalkan membentuk Pusat Kajian Halal, yang sementara ini disebut ITS Halal Center.

Prof Dr Adi Soeprijanto Ketua LPPM ITS, mengatakan dibentuknya pusat kajian halal ini untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam memberikan perlindungan terhadap produk-produk halal yang disyariatkan dalam agama Islam.

“Pada pasal 12 UU nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, disebutkan bahwa pemerintah atau masyarakat diperbolehkan membentuk lembaga pemeriksa halal (LPH). Nah, ITS berinisiatif membentuk wadah pusat kajian halal,” ujar Adi Soeprijanto dikutip laman suarasurabaya.

Di Jawa Timur, lanjut Adi terdapat 2 perguruan tinggi yang berinisiatif untuk membentuk LPH, masing-masing di Universitas Brawijaya Malang dan ITS Surabaya.

“LPH di ITS dibentuk sebagai pusat kajian. Tidak sekedar melakukan pemeriksaan dan atau pengujian kehalalan produk semata. Lebih luas dari itu melakukan penelitian-penelitian mencari bahan alternatif pengganti bahan yang haram, baik untuk kebutuhan obat maupun makanan,” kata Adi.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Sementara itu ditambahkan Dr rer.nat Fredy Kurniawan, Ketua ITS Halal Center, bahwa lembaganya tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat terkait dengan pemeriksaan prosedur untuk mendapatkan sertifikat halal dari MUI.

Tapi nantinya juga melakukan penelitian-penelitian terkait dengan bahan pengganti yang banyak digunakan masyarakat, tetapi masih menjadi perdebatan dari sisi kehalalannya.

Kapsul pembungkus obat misalnya, hingga saat ini sebagian masih menggunakan gelatin babi. Tapi karena termasuk kategori darurat, maka masyarakat seolah menjadi biasa untuk mengkonsuminya.

“Kami sedang meneliti pembuatan pembungkus kapsul dari bahan yang lebih halal. Misalnya, rumput laut dan tanaman Lidah Buaya,” kata Fredy.

Indonesia dengan penduduk muslim terbesar punya pasar yang luar biasa untuk menyiapkan bahan pengganti itu, sehingga wajib bagi ITS memberikan kontribusi terhadap kebutuhan umat. “Bahan alternatif pengganti ini jadi penting ditengah kekhawatiran publik terhadap halal tidaknya apa yang mereka konsumsi,” ujar Fredy.

Kamis (24/03/2016) ini digelar seminar menghadirkan 3 pakar KH Ma’ruf Amin (Ketua MUI Pusat), Prof Dr M Roem Rowi (Gubes UINSA Surabaya), dan Siti Aminah (Kasubdit Produk Halal Kemenag RI), menandai beroperasinya ITS Halal Center yang berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS Surabaya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:halalInstitut Teknologi Sepuluh November SurabayaITS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesan Penting Ledakan Brussels: “Senjata Makan Tuan” (1)
Tulisan selanjutnya Pesan Penting Ledakan Brussels: “Senjata Makan Tuan” (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?