Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ramadhan

Saudi Lebaran Lebih Cepat dari Indonesia, Simak Penjelasan Kemenag

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 4 Juni 2019 22:52 10:52 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 5 Juni 2019 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perbedaan tanggal pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1440H/2019M antara di Arab Saudi dengan di Indonesia masih menjadi perbincangan sebagian warga terutama di media sosial.

Diketahui, Arab Saudi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440H jatuh pada hari Selasa (04/06/2019). Sedangkan di Indonesia, pemerintah menetapkan lebaran Idul Fitri jatuh pada hari Rabu (05/06/2019).

Pengamatan hidayatullah.com hingga Selasa malam, ada yang mempertanyakan, mengapa bisa Saudi lebih dahulu berlebaran padahal waktu di Indonesia lebih cepat. Ada juga yang menilai, sebaiknya umat Islam di Indonesia mengikuti Saudi saja untuk berlebaran pada Selasa kemarin.

Baca: Tiga Juta Jamaah Shalat Tarawih di Masjidil Haram & Masjid Nabawi

Terkait itu, Kementerian Agama RI menyampaikan penjelasannya.

Di Indonesia, terang Kemenag, Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Rabu (05/06/2019), tapi di Saudi jatuh pada Selasa (04/06/2019).

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Jubah 1.000 Dirham: Totalitas Tamim Ad-Dary Menjemput Lailatul Qadar
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman

Kemenag menerangkan, secara geografis, posisi Saudi berada di sebelah barat Indonesia, sehingga waktu di Indonesia lebih cepat 4 jam. “Tetapi, hilal justru lebih mungkin terlihat lebih dulu di Saudi, karena hilal semakin ke barat semakin tinggi pada saat terbenamnya matahari,” terang Kemenag dalam penjelasan resmi Bimas Islam Kemenag diterima hidayatullah.com, Selasa (04/06/2019).

Baca: Pasca Ramadhan, Kemenag & MUI Segera Bahas Penyatuan Kalender Hijriyah

Berdasarkan data hisab, pada 29 Ramadhan 1440H, terang Kemenag, posisi hilal di Indonesia seluruhnya minus (di bawah ufuk) dan tidak ada laporan melihat hilal, sehingga Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari.

Sementara pada tanggal yang sama, posisi hilal di Arab Saudi sudah berada di atas ufuk sekitar 0,9 derajat dan ternyata ada yang berhasil melihat hilal, jelas Kemenag.

“Jadi ukurannya bukan masalah perbedaan waktu, keliru kalau memahami karena Indonesia waktunya lebih cepat 4 jam dari Saudi maka Indonesia mestinya lebih duluan ber-Idul Fitri. Perlu ditegaskan bahwa perbedaan itu lebih karena posisi hilal dan perbedaan tempat/mathla,” tegas Kemenag.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudifalakHari Raya Idul FitrihilalKemenagRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga di Sekitar Katedral Notre-Dame Diminta Periksa Darah
Tulisan selanjutnya Pengumpulan Zakat Meningkat Signifikan saat Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Inspirasi RamadhanRamadhan

Bulan Puasa Melatih Pola Hidup Sederhana

16 Maret 2026 05:00
BeritaInspirasi Ramadhan

Dapur Ramadhan Hammad: 500 Ifthar Harian Plus 50.000 Dirham Lebaran

15 Maret 2026 17:00
Ramadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 8 : Saat Hitungan Sebulan Ramadhan Jadi 120 Hari

15 Maret 2026 11:30
KajianRamadhan

Selain yang Iktikaf, Siapa Saja yang Berpeluang Mendapat Lailatul Qadar?

15 Maret 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?