Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

2 Hari Referendum 444 Pendukung Ikhwan Ditahan

Thoriq
Terakhir diupdate: 17 Januari 2014 09:40 9:40 am
Thoriq
Dipublikasikan 17 Januari 2014 06:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kemenangan sementara kelompok pro konstitusi dalam referendum (jajak pendapat) yang digelar dua hari terakhir di Mesir cukup mengagetkan.

Hasil jajak pendapat sementara ini ditengarai bisa membuka jalan bagi Panglima Militer, Jenderal Abdul Fattah al-Sisi, untuk maju dalam pencalonan dirinya sebagai Presiden.

Ini berarti Mesir belum bisa keluar dari pemimpinan rakyat sipil dan akan di bawah kendali pemerintahan militer.

Sebelumnya, ajakan kelompok Al Ikhwan Al Muslimun (IM) melakukan boikot referendum kurang berdampak.

Di saat yang sama, laporan Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan sebanyak 444 pendukung Al Ikhwan Al Muslimun ditahan setelah melakukan unjuk rasa menolak referendum, demikian dilansir Al Ahram (16/01/2014).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penahanan sendiri dilakukan dalam dua hari saat referendum dilaksanakan yakni tanggal 14 dan 15 Januari. Sebelumnya pada hari Selasa lalu pihak demonstran IM bentrok dengan aparat yang menyebabkan 9 orang meninggal.

Seperti diketahui, konstitusi dalam direferendumkan kali ini memiliki banyak hal yang bertolak belakang dari isi konstitusi lama tahun 2012 yang saat ini sudah dibekukan. Draf Konstitusi baru secara umum kembali memberikan keleluasaan militer untuk ambil bagian dalam proses politik Negara.

Satu lagi, aturan pelarangan partai menggunakan dasar agama jelas untuk menghambat gerakan Partai Kebebasan dan Keadilan yang telah dibuat oleh gerakan al Ikhwan al Muslimun.*

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPG: 30 Juta Fakir Miskin Berpotensi Tak Dapat Jaminan Kesehatan
Tulisan selanjutnya Syeikh Abdulaziz Ayahanda Syeikh Abdulrahman Al-Sudais Wafat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Berita
5 September 2026 16:51
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?