Sebentar lagi warga DKI Jakarta akan memilih Gubernur dan Wakil
Gubernur secara langsung. Berbagai harapan ditumpukan kepada para
calon gubernur. Sepanjang diskusi-diskusi di media, jajak pendapat
maupun iklan2 yang muncul, harapan warga Jakarta pada umumnya berkisar
masalah mengatasi macet dan banjir. Tidak ketinggalan pula program
pendidikan dan pengobatan gratis. Akhirnya, hampir semua calon
berusaha menarik simpati massa dengan program utama mengatasi kedua
hal tersebut.
Ada baiknya warga Jakarta tidak sekedar berharap perbaikan di sektor
fisik semata. Bagi umat Islam yang merupakan pemilih terbanyak, yang
tidak kalah penting adalah komitmen cagub untuk menjaga aqidah dan
perasaan umat. Umat Islam Jakarta meminta komitmen semua cagub untuk
menjaga aqidah umat melalui pencegahan virus liberalisme. Umat Islam
merindukan Jakarta yang bebas dari aliran sesat, bebas dari
tempat-tempat dan pertunjukan maksiat, bebas dari diskusi-diskusi
liberal yang menodai agama dan perasaan umat, dsb. Umat Islam Jakarta
ingin hidup dan beribadah dengan tenang. Untuk itu jaringan liberal
yang mengatasnamakan agama dan kebebasan berpendat sebaiknya tidak
dibiarkan tumbuh di Jakarta. Apabila ada cagub yang mempunyai komitmen
memenuhi keinginan umat seperti itu -baik cagub dari partai Islam
maupun partai nasional, mari kita bersama-sama memilihnya.
Budi Handrianto
Pengadegan Selatan – Jakarta