Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Beberapa Jenis Kawan yang Disebut Al-Qur’an [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 November 2015 17:17 5:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 November 2015 18:00
Bagikan
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

3. Shadiq

Kelak orang-orang yang tersesat meratapi nasibnya pada hari Kiamat; “Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa. Maka kami tidak mempunyai pemberi syafa’at seorangpun dan tidak pula mempunyai teman yang akrab.” (Surah asy-Syu’ara [26]: 99-101).

Kata shadiq berasal dari kata shidq yang berarti kejujuran. Orang yang jujur adalah teman sejati. Seseorang yang berkawan tanpa ada motif atau niat tertentu. Ia tak akan meninggalkan kawannya hanya karena ia jatuh miskin, misalnya. Saat temannya tersesat, ia justru tampil sebagai pengingat yang lembut. Mengajak agar kembali ke jalan yang lurus. Tipe kawan seperti ini niscaya kekal selamanya, di dunia dan di akhirat.

4. Shahib

Baca Juga

Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”

Shahib adalah seseorang yang menyertai kawannya dalam keseharian. Ia bisa jadi tetangga, rekan kuliah, atau teman seperjalanan. Seorang shahib adalah yang bersikap baik kepada Anda. Stay in touch. Punya perhatian agar kawannya senantiasa berbuat baik. Allah menyebut Nabi Muhammad di hadapan Quraisy dengan sebutan shahib.

وَمَا صَاحِبُكُم بِمَجْنُونٍ

“…Dan tidaklah temanmu (Muhammad) adalah orang yang gila.” (Surah at-Takwir [81]: 22).

5. Walijah

أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تُتْرَكُواْ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللّهُ الَّذِينَ جَاهَدُواْ مِنكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُواْ مِن دُونِ اللّهِ وَلاَ رَسُولِهِ وَلاَ الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً وَاللّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Surah at-Taubah [9]: 16).

Kata ini hanya muncul sekali di dalam al-Qur’an. Berasal dari kata kerja “walaja” yang bermakna “memasukinya”. Walijah ialah orang yang benar-benar masuk ke dalam kehidupan pribadi Anda. Seorang terpercaya dalam urusan pribadi sekalipun. Allah melarang orang beriman memiliki jenis hubungan seperti ini dengan orang kafir.

6. Bithanah

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ بِطَانَةً مِّن دُونِكُمْ لاَ يَأْلُونَكُمْ خَبَالاً وَدُّواْ مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاء مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الآيَاتِ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” (Surah Ali Imran [3]: 118).

Allah mengisyaratkan berbagi rahasia itu boleh kepada jenis kawan seperti ini. Tapi tidak kepada orang kafir. Kata “bathn” sendiri berarti perut, rongga tubuh manusia yang paling dalam.

7. Khadzul

لَقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَاءنِي وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِلْإِنسَانِ خَذُولاً

“Sesungguhnya Dia telah menyesatkan aku dari peringatan (al-Quran) ketika ia telah datang kepadaku dan adalah syaitan itu teman yang berkhianat kepada manusia. (Surah al-Furqan [25]: 29)

Ini adalah jenis pertemanan yang fana, penuh kepalsuan. Mereka mengaku sebagai kawan yang paling setia. Nyatanya, ia berpaling ketika ia dibutuhkan. Setan digelari khadzulkarena telah berjanji menjadi teman setia manusia. Ia menjadikan kemaksiatan tampak indah di depan mata. Tapi ia hanya berdusta semata memperdaya syahwat manusia.

8. Khadn

فَانكِحُوهُنَّ بِإِذْنِ أَهْلِهِنَّ وَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ مُحْصَنَاتٍ غَيْرَ مُسَافِحَاتٍ وَلاَ مُتَّخِذَاتِ أَخْدَانٍ فَإِذَا أُحْصِنَّ فَإِنْ أَتَيْنَ بِفَاحِشَةٍ فَعَلَيْهِنَّ نِصْفُ مَا عَلَى الْمُحْصَنَاتِ مِنَ الْعَذَابِ ذَلِكَ لِمَنْ خَشِيَ الْعَنَتَ مِنْكُمْ وَأَن تَصْبِرُواْ خَيْرٌ لَّكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“…Karena itu nikahilah mereka dengan seizin tuan mereka dan berilah maskawin mereka menurut yang patut, sedang merekapun wanita-wanita yang memelihara diri, bukan pezina dan bukan (pula) wanita-wanita yang mengambil laki-laki hanya sebagai teman mainnya.” (Surah an-Nisa [4]: 25).

Perkawanan jenis ini termasuk yang dilarang dalam syariat Islam. Allah memerintahkan laki-laki yang beriman untuk menikahi wanita-wanita yang suci dan bukan wanita pengumbar nafsu yang kerjanya hanya memamerkan aurat dan tipu daya terhadap lelaki. Ironisnya, tak sedikit para remaja Muslim terjebak dalam jenis pertemanan ini. Berbagai macam istilah melekat. Sebut saja misalnya, “pacaran Islami” atau “teman tapi mesra”.

9. Qarin

Qarana berarti “menghubungkan”. Qarin adalah teman yang selalu jalan keluar bareng dengan kawannya. Dia memiliki selera yang sama. Boleh jadi ia juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tertentu bersama Anda. Menyukai olahraga yang sama atau menikmati siaran TV yang sama.
Dalam surga kelak, seseorang akan mengingat qarin-nya ketika di dunia.

قَالَ قَائِلٌ مِّنْهُمْ إِنِّي كَانَ لِي قَرِينٌ

“…Berkatalah salah seorang di antara mereka; “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman” (Surah ash-Shaffat [37]: 51).

Dalam ayat yang lain Allah berfirman:

هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلَالٍ عَلَى الْأَرَائِكِ مُتَّكِؤُونَ
لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ

“…Ia berkata (pula); “Demi Allah, Sesungguhnya kamu benar-benar hampir mencelakakanku, jikalau bukan karena nikmat Tuhanku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka). (Surah Yasin [36]: 56-57).

10. Khalil

Kata “khilal” berarti “menyambung” atau “terus-menerus”. Berarti khalil adalah seseorang yang terus-menerus menyokong kawannya. Posisinya sangat dekat dan menjadikan kawannya merasa bahagia selalu. Tiadanya, menjadikan diri memendam rindu dan selalu memikirkan tentangnya. Inilah pujian sempurna dari Allah kepada Nabi Ibrahim.

وَمَنْ أَحْسَنُ دِيناً مِّمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لله وَهُوَ مُحْسِنٌ واتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفاً وَاتَّخَذَ اللّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلاً

“…Dan Allah menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya.” (Surah an-Nisa [4]: 125).

Alhasil, dengan adanya pembagian jenis kawan di atas, sesungguhnya menyisakan pertanyaan selanjutnya. Seperti apa jenis perkawanan kita selama ini? Adakah diri ini termasuk kawan yang terpuji atau justru sebaliknya?*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:karibSahabatshohibteman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persatuan Ulama Dunia: Membantu Suriah Wajib, Bukan Lagi Sunnah!
Tulisan selanjutnya MUI Gelar Rakernas di Jakarta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Ragam

Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

28 Agustus 2025 11:00
buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?