Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Trump Frustrasi, Akan Serahkan Perang Afghanistan pada Tentara Bayaran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2018 16:38 4:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Agustus 2018 16:36
Bagikan
Pendiri tentara bayaran BlackWater, Eric Prince menghadiri rapat tertutup dengan Pendiri Blackwater Erik Prince tiba untuk rapat tertutup dengan anggota Komite Intelijen Senat AS
Bagikan

~“Saya tahu dia frustasi,” kata pendiri Blackwater, Prince, mengatakan tentang Presiden AS. “Dia memberi Pentagon apa yang mereka mau. Dan itu belum menghasilkan apa-apa.”

Hidayatullah.com– Presiden AS Donald Trump semakin melampiskan frustasi kepada tim keamanan nasionalnya mengenai strategi AS di Afghanistan dan kembali menunjukkan minat terhadap proposal yang diajukan pendiri Blackwater  Erik Prince untuk memprivatisasi perang, pejabat pemerintahan saat ini dan mantan pejabat senior mengatakan.

Ide Prince, yang pertama kali muncul tahun lalu dalam peninjauan strategi Afghanistan presiden AS, memimpikan mengganti para tentara AS dengan kontraktor militer swasta (atau tentara bayaran) yang akan bekerja untuk utusan khusus AS untuk perang yang akan memberi laporan langsung ke presiden.

Ide itu telah meningkatkan kekhawatiran etika dan keamanan diantara para pejabat militer senior, anggota parlemen utama dan anggota tim keamanan nasional Trump. Satu tahun setelah pengumuman strategi Trump, para penasihatnya khawatir ketidaksabarannya dengan konflik Afghanistan akan menyebabkannya mempertimbangkan secara serius proposal Prince atau tiba-tiba memerintahkan penarikan total AS, kata para pejabat.

Baca: 7.000 Tentara Bayaran Gantikan Posisi Tentara AS di Iraq

Dalam sebuah wawancara dengan NBC News, Prince mengatakan dia yakin para penasihat Trump yang menolak rencananya sedang menutupi situasi di lapangan dengan “gambaran optimis yang mereka bisa”, termasuk bahwa “perdamaian semakin dekat” dengan upaya AS baru-baru ini untuk perundingan damai dengan Taliban. Dia mengatakan dia yakin para penasihat Trump “terlalu menekankan tulisan yang dianggap remeh dan suar dari yang disebut perundingan damai.”

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Prince, seorang pendukung setia Trump yang saudara perempuannya adalah Sekretaris Pendidikan Betsy DeVos, berpendapat bahwa setelah 17 tahun perang di Afghanistan, ini waktunya AS mencoba sesuatu yang baru.

“Saya mengerti dia frustasi,” Prince mengatakan tentang presiden. “Dia memberikan Pentagon apa yang mereka inginkan. … Dan mereka belum memberi hasil.”

Tentara Bayaran AS Tiba di Afghanistan

Banyak Tentara AS Depresi Sepulang dari Iraq

Prince mengatakan dia belum berbicara langsung dengan Trump terkait rencana tersebut, namun mengatakan pada NBC News dia berencana untuk melakukan “kampanye siaran” media yang agresif dalam beberapa hari ke depan untuk membuat presiden mendukung idenya.

Upayanya bertepatan dengan peringatan satu tahun Trump mengumumkan strategi yang menambahkan kehadiran tentara AS di Afghanistan. Trump menyetujui rekomendasi Pentagon dengan enggan.

“Strategi seperti yang diumumkan setahun lalu pada dasarnya hanyalah versi dari status quo yang diberi pakaian,” kata Jarrett Blanc, seorang peneliti senior di Carnegie Endowment for International Peace yang bertugas sebagai perwakilan khusus Departemen Luar Negeri di Afghanistan dan Pakistan selama pemerintahan Obama.*>>> (BERSAMBUNG)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:BlackwaterDonald TrumpErik Princeperang Afghanistantentara bayaran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Yaman Sambut Hari Raya Idul Adha di Tengah Derita dan Kelaparan
Tulisan selanjutnya Afsel Memulai Penyelidikan Dugaan Korupsi Eks Presiden Jacob Zuma

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?