Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Video

“Yesus Mati di Kayu Salib. Berarti Tuhan Sudah Mati?”

Bambang S
Terakhir diupdate: 16 Juni 2022 14:34 2:34 pm
Bambang S
Dipublikasikan 16 Juni 2022 17:00
Bagikan
Bagikan

Abdur Raheem Green terlahir di Dar es Salaam, Tanzania dengan nama Anthony Vatswaf Galvin Green. Ia lahir ketika ayahnya masih menjabat sebagai administrator kolonial Inggris.

Ibu Anthony seorang penganut Katolik Roma, sedangkan ayahnya agnostik. Sejak pernikahannya, sang ibu menyadari bahwa dirinya bukan seorang Katolik yang baik, tapi dia ingin memperbaikinya dengan mengirimkan kedua putranya ke sekolah Katolik.

Maka, Anthony dan saudara laki-lakinya, Duncan, dididik untuk menjadi seorang pemeluk Katolik yang taat. Pada umur 10 tahun, Anthony masuk ke sebuah sekolah Katolik berasrama yang sangat terkenal. Sekolah biara itu bernama Ampleforth College, terletak di Yorkshire, utara Inggris.

Pada usia 9 tahun, suatu malam, ibunya mengajarkan sebuah doa yang biasa dilafadzkan umat Katolik. “Salam Bunda Maria. Maria, ibu dari Tuhan, terberkatilah engkau di antara para perempuan dan terberkatilah buah yang kau lahirkan, Yesus Kristus.”

Tetapi anehnya, doa itu justru membuat Anthony merasa aneh. Masih ada kejangggalan lain yang kemudian membuat iman Katholik Anthony guncang. Apa saja kejanggalan itu dan apakah itu yang membuat Anthony kemudian menjadi mualaf dan memeluk Islam?

Baca Juga

Menjaga Benih Karakter Anak Saat Liburan
Prof DR Hamid Fahmi Zarkasyi: Toleransi Bukan Saling Menghormati
Sudah Mengislamkan 3000 Orang, Al Falah Gelar Pengajian dengan Pembicara Mualaf dari AS
(Video) Islam di Argentina Terbesar Di Amerika Latin
Mengintip Islam di Maroko, Apa Hubungannya dengan Presiden Soekarno dan Ust. Abdul Somad?

Tonton kisah selengkapnya di sini

https://www.youtube.com/watch?v=i0Ly39qc6EU
Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kisah mualafkisah mualaf duniakisah mualaf mengharukankisah mualaf pendetakisah mualaf terbaru duniamualafpendeta masuk Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Pelangi Antisipasi Pengaruh LGBT Terhadap Anak-anak, Arab Saudi Sita Mainan Berwarna Pelangi
Tulisan selanjutnya Bekas Calon Kepala Angkatan Daarat Kanada Didakwa Serangan Seksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat

Berita
25 Juli 2026 15:00
Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban
Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran

Terbaru

  • MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat
  • Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama
  • Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
  • KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara
  • Hamid Fahmy Zarkasyi: Krisis Peradaban Berawal dari Hilangnya Adab dalam Pendidikan
  • Prof Masykuri Abdillah: Rekomendasi KUII VIII Harus Dikawal hingga Menjadi Kebijakan Publik
  • Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi: Sekolah Tahfidz Harus Melahirkan Manusia Beradab
  • Komite Teknokrat Palestina Mengaku Siap Mengelola Gaza usai ‘Israel’ Mundur
  • Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban
  • Mendikdasmen: KUII VIII Momentum Perkuat Persatuan Umat dan Dukung Pembangunan Nasional

Mungkin Anda Juga Suka

Video

Jeritan Ibu Muslim yang Semua Anaknya Katholik

10 Desember 2022 07:00
Video

Istri Muslim, Suami Katholik “Perang” Doa 24 Tahun

29 November 2022 18:00
missionaris perangkap
Video

Missionaris Ini Pasang Perangkap untuk Muslim Justru Ia Sendiri Terperangkap

21 November 2022 18:36
Video

Perjuangan Ustadzah Kembar di Kampung Mualaf

22 September 2022 11:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?