Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Terdengar Kurang Baik, Pelajar Thailand Disarankan Ganti Nama Sebelum Kuliah di New Zealand

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 September 2016 12:17 12:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 September 2016 08:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Smart NZ Education Center, yang membantu pelajar Thailand mengatur rencana kuliahnya di New Zealand, telah menyarankan enam dari sepuluh pelajar untuk mempertimbangkan mengubah nama kecil mereka sebelum pergi ke negeri itu.

Nama-nama seperti Poo, Pee, Porn, Moo, Nit dan Dam memang terdengar biasa di telinga orang Thailand. Namun, di lingkungan masyarakat yang berbahasa Inggris nama-nama semacam itu memiliki konotasi buruk. Poo dalam bahasa Inggris adalah sebutan untuk feses (kotoran), pee berarti kencing atau air seni, porn berarti cabul atau pornografi, moo adalah suara lenguhan sapi atau berarti wanita bodoh, nit sebutan untuk orang bodoh dan dam adalah suara umpatan.

Smart NZ Education Center mengatakan bahwa pihaknya sekarang memasukkan saran itu dalam formulir aplikasinya, setelah banyak pelajar Thailand yang menjadi bahan olok-olok dan tertawaan ketika memperkenalkan nama mereka di tempat barunya.

Chonnanit Na Songkhla, jubir lembaga itu, mengatakan kepada NZ Herald bahwa orang-orang Thailand akan lebih mulus dalam proses integrasi dengan budaya setempat jika mereka mengganti namanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kebanyakan orang Thailand memiliki nama kecil, yang diberikan oleh orangtua mereka saat lahir. Menurut takhayul setempat, nama kedua itu akan membuat makhluk halus kebingungan sehingga batal menculik anak-anak mereka, lapor Bangkok Post yang juga memuat berita tersebut seperti dilansir Deutsche Welle Sabtu (24/9/2016).

Seorang pemuda yang memiliki nama kecil Peach, disarankan menggantinya dengan Peter ketika dia pergi ke New Zealand pada tahun 2014.

“Ibu saya menamakan saya Peach karena ibu saya Apple dan saudara perempuan saya Pear,” kata Vichaya Nilrungratana seperti dikutip NZ Herald.

“Saya terkejut karena tidak mengira nama kecil saya akan dipahami berbeda di negara lain,” imbuhnya.

Peach dalam bahasa Inggris aslinya memang nama buah. Namun, dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam bahasa gaul, peach bisa berarti beragam, mulai dari yang berkonotasi positif seperti orang baik hati sampai berkonotasi negatif seperti kelamin wanita atau hubungan seksual lesbian.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Hacker Remaja Ditangkap karena Buat Laporan Teror Palsu di Paris
Tulisan selanjutnya Kisah Masjid dan Warga yang Selamat dari Banjir Bandang Garut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?