Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Akibat Foto Uday dan Qusay, Rakyat Iraq Makin Benci AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juli 2003 21:15 9:15 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juli 2003 21:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mereka baru mau percaya jika melihat buktinya secara langsung. Foto-foto yang ditayangkan itu, menurut mereka, adalah hasil montase.

Kalangan dunia Arab pun tidak terlalu yakin akan hal itu. Mereka bahkan menduga bahwa berita terbunuhnya Uday dan Qusay tersebut merupakan upaya AS untuk mengesampingkan dalih adanya senjata pemusnah masal yang hingga kini belum dapat ditemukan.

Warga Iraq juga tidak yakin andai Uday dan Qusay benar-benar sudah mati, serangan terhadap pasukan AS di Iraq bisa berkurang. Bisa jadi sebaliknya, serangan-serangan sporadis itu makin meningkat.

Sebagaimana diketahui, pasukan AS menayangkan mayat dua lelaki yang disebut sebagai Uday dan Qusay, dua hari setelah mengumumkan berhasil menembak mati keduanya. Tayangan tersebut hanya menampilkan kepala Uday dan Qusay yang berdarah, penuh memar, dan seperti habis dipukul.

Pasukan AS berharap tayangan tersebut bisa mengendurkan serangan terhadap mereka, yang makin sering terjadi belakangan ini. Rata-rata setiap hari terjadi 12 kali serangan sporadis dan terpisah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Komandan pasukan AS di kawasan utara Iraq, Mayor Jenderal David Petraeus, optimistis kematian Uday dan Qusay akan membawa keadaan di wilayah itu lebih tenang. Perilaku Uday dan Qusay -yang dikenal sebagai sosok yang sangat kejam- diharapkan akan meningkatkan simpati warga Iraq terhadap tentara AS, yang telah membunuh mereka.

Namun, harapan itu, tampaknya, sulit terwujud. Ancaman balas dendam dari sisa-sisa milisi yang setia kepada Saddam masih membayangi. Selain itu, tuntutan dari kelompok-kelompok Syiah agar tentara AS segera meninggalkan Iraq, tampaknya, justru akan meningkat.

Kamis lalu, seorang anggota Feedayen -milisi yang dulu dikomandani Uday- muncul di televisi Al Arabiya. Dia menyatakan akan terus melakukan perlawanan yang lebih sengit.

“Pasukan pendudukan mengatakan, pembunuhan Uday dan Qusay akan mengurangi serangan. Kami katakan kepada mereka, kami justru akan meningkatkan serangan,” tegas anggota Feedayen itu.

Di Baghdad, ledakan dan tembakan masih terdengar sampai kemarin. Walaupun tidak dilaporkan adanya korban tentara AS dalam serangan tersebut, hal itu menjadi bukti bahwa posisi tentara AS belum aman.

Bahkan, sehari setelah AS mengumumkan kematian Uday dan Qusay, serangan terjadi terhadap pasukan AS, yang berjaga-jaga di sekitar rumah ditembaknya kedua anak Saddam itu. Dan, empat orang pasukan AS dilaporkan tewas.

Di Fallujah, setelah salat Jumat, umat Islam di wilayah tersebut mengancam melakukan serangan yang lebih gencar sampai pasukan AS meninggalkan Iraq. “Kami akan terus menyerang dan menyerang sampai mereka (tentara AS, Red) pergi,” kata Badr Muhammad, seorang pemuda yang masih berusia 15 tahun.

Di toko-toko, jalan-jalan, dan kafe-kafe yang ada di kota itu bermunculan slogan-slogan yang berisi tuntutan agar pasukan AS segera meninggalkan Iraq. Menurut warga Fallujah, penarikan tentara AS adalah satu-satunya cara yang bisa menghentikan kekerasan di sana.

Sheikh Diab al Ersan, seorang kepala suku di wilayah itu, menyatakan tidak bisa memastikan apakah kematian Uday dan Qusay akan membawa dampak pada peningkatan atau pengurangan serangan terhadap tentara AS.

“Tentara Amerika tidak menyadari apa yang akan dilakukan orang-orang di sini dengan pembunuhan yang mereka lakukan pada Uday and Qusay. Akan ada banyak balas dendam, pembalasan suku,” tandas Hisham Jumili, seorang pengangguran di sana. Menurut dia, pembalasan itu bisa berlangsung 20 tahun. (jp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Serahkan Sertifikat Lembaga Bisnis Syariah
Tulisan selanjutnya Kaum Yahudi Cemari Masjid Al-Aqsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
  • Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?