Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok “Tentara Salib” Berencana Ngebom Masjid Namun Gagal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Oktober 2016 10:00 10:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Oktober 2016 09:59
Bagikan
Curtis Allen (kiri) dan Gavin Wright, dari Kelompok Perang Salib
Bagikan

Hidayatullah.com–Diduga karena dipengaruhi Donald Trump, sebuah kelompok yang menamakan diri  dirinya The Crusaders (Tentara Salib) berencana melakukan pengeboman terhadap masjid dan perumahan milik komunitas di Kansas, Amerika Serikat pada tanggal 9 November 2016, sehari setelah pemilihan umum presiden Amerika Serikat dihelat.

Namun rencana itu digagalkan oleh pihak kepolisian Amerika Serikat, pada Jum’at pagi (14/10/2016), sebagaimana dilansir aljazeera.

Para pelaku yang ditangkap adalah warga kansas, Amerika Serikat yang terdiri dari tiga orang; yaitu Curtis Allen (49), Gavin Wright (49), dan Patrick Stein (47).

Tiga anggota kelompok milisi bernama Crusaders itu juga mengawasi target mereka di Garden City, kata aparat berwenang.

Para tersangka sudah menyiapkan manifesto dan berkonspirasi untuk meledakkan bom di beberapa apartemen yang dihuni oleh 120 orang, dan sebagian adalah warga Somalia, kata penyelidik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut penyelidikan yang dilakukan oleh FBI (Federal Bureau of Investigation), kelompok  Tentara Salib telah menimbun bahan peledak dan senjata untuk digunakan sehari setelah pemilihan umum dan menerbitkan “manifesto” tentang rencana mereka. Mereka juga berencana meledakkan bom mobil di sekitar kompleks apartemen yang ditempati komunitas Muslim.

Nihad Awad, Direktur Eksekutif Dewan Hubungan Islam Amerika (Council on American-Islamic Relations/CAIR), mengatakan rencana itu dibuat oleh sayap kanan partai Republik yang mengusung Donald trump sebagai calon presiden Amerika Serikat.

Menurutnya, rencana aksi terorisme ini dipengaruhi oleh ucapan-ucapan Donald trump yang bernada rasis dan anti-muslim.

“Pernyataan bernada rasis dan anti-Muslim yang diulang-ulang oleh Trump menciptakan kebencian terhadap umat Islam di pemilu tahun ini. Kata-kata Trump mendorong kelompok teroris domestik untuk melakukan tindakan terorisme dan kekerasan terhadap anggota masyarakat kita,” katanya.

Hussam Madi, juru bicara Masyarakat Islam kawasan Wichita juga menyesalkan ada rencana penyerangan kepada orang-orang Islam yang di AS ini.

“Hal ini sangat memprihatinkan dan sangat menyedihkan,” ujarnya.

“Saya berterima kasih kepada Tuhan karena mereka mampu ditangkap sebelum terjadi apa-apa yang tidak diinginkan”, katanya menambahkan.*/Luqman Hakim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CAIRCouncil on American-Islamic RelationsCrusaderDewan Hubungan Islam AmerikaDonald TrumpKomunitas Muslim KansasmasjidTentara Salib
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tujuh Kelahiran dalam Setiap Jam di Gaza
Tulisan selanjutnya [Foto] “Jumat Kemarahan” tanpa Kekerasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?