Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Milisi Syiah dan Kurdi Banjiri Mosul, Turki Mengaku ‘Tidak Akan Tinggal Diam’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2016 07:04 7:04 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Oktober 2016 08:30
Bagikan
Milisi Syiah ambil bagian dalam operasi merebut Mosul di Iraq yang dikhawatirkan banyak menelan korban Sunni
Bagikan

Hidayatullah.com–Turki menegaskan bahwa pasukannya tidak bisa tinggal diam terkait upaya perebutan kembali kota Mosul dari tangan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim mengatakan kemungkinan pihaknya akan mengambil tindakan karena Iraq dan AS tidak menepati janji.

Dia juga mengatakan kedua negara itu membiarkan pasukan milisi Syiah dan separatis Kurdi ikut ambil bagian bagian dalam operasi itu.

Sementara itu, Perdana menteri Iraq Haider al-Abadi, Sabtu (22/10/2016), mengatakan kepada AS bahwa kehadiran pasukan Turki sejauh ini tidak dibutuhkan dalam operasi tersebut.

“Saya tahu Turki ingin berpartisipasi, dan kami mengucapkan terima kasih. Biarlah masyarakat Iraq yang akan menanganinya sendiri,” kata Abadi setelah bertemu Menteri pertahanan AS, Ash Carter di Baghdad.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jika kami membutuhkan bantuan, kami akan meminta kepada Turki atau negara-negara regional lainnya,” katanya dikutip BBC Senin (24/10/2016).

Sebagaimana diketahui, operasi militer merebut Mosul telah memasuki hari keenam, dilaporkan berjalan sengit, dan pasukan militer Iraq mengklaim telah menguasai berbagai wilayah di sekitar Mosul.

Sikap pemerintah Iraq yang menolak keterlibatan Turki dalam operasi militer merebut Mosul, menurut para wartawan, dapat menyinggung perasaan Presiden Turki Recip Tayyip Erdogan.

Sebelumnya, Erdogan telah memperingatkan bakal terjadinya pertumpahan darah sektarian jika tentara Iraq bergantung kepada pasukan milisi Syiah untuk merebut kembali Mosul, yang sebagian besar dihuni masyarakat Islam Sunni.

Turki juga mempertanyakan kehadiran pasukan Kurdi dalam operasi merebut kembali kota Mosul.

Mosul pernah menjadi bagian dari kekaisaran Ottoman, dan Turki menganggap kota itu memiliki pengaruh kuat dalam masa depan wajah perpolitikan Iraq.

Gas Beracun

Sementara itu, ratusan orang di Iraq dirawat di rumah sakit karena dampak gas beracun setelah pabrik pengelolaan belerang terbakar selama pertempuran dengan kelompok ISIS.

Militer AS mengatakan kelompok ISIS sengaja membakar pabrik tersebut ketika mereka melarikan diri setelah pasukan pro-pemerintah Iraq bersiap menguasai Mosul.

Milisi Syiah Iraq juga Banyak Siksa Warga Sipil Sunni

Hari Sabtu (22/10/2016) lalu, pasukan AS yang berada di pangkalan di dekat Mosul mengenakan masker untuk melindungi dari gas beracun tersebut.

Kantor berita Reuters dikutip BBC mengatakan 1.000 orang dirawat akibat masalah pernapasan.

Pasukan Iraq dilaporkan telah memasuki kota Qaraqosh, yang berjarak sekitar 30 km dari Mosul.

Qaraqosh, kota Kristen terbesar di Iraq sebelum dikuasaai ISIS, dilaporkan dalam kondisi tanpa penduduk.  Sementara, pasukan militan ISIS telah melakukan serangan bom bunuh diri di tempat lain.

Jumat (21/10/2016) lalu, mereka menyerang kota Kirkuk, yang berjarak sekitar 170 km dari Mosul, sehingga menewaskan sedikitnya 35 orang dan 120 terluka, menurut sumber-sumber medis.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ISISKurdimilisi SYiahMosuloperasi militer merebut MosulseparatissyiahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Status Ahok Belum Diputuskan, Pemuda Muhammadiyah Berharap Polisi Profesional
Tulisan selanjutnya Api Islam Kian Berkobar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan

Berita
8 Juni 2026 20:00
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?