Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Din Syamsuddin: Ahok Merusak Kerukunan yang Sedang Dirajut Bangsa

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 November 2016 21:48 9:48 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 November 2016 21:45
Bagikan
Din Syamsuddin pada Muktamar Muhammadiyah 2015 di Universitas Muhammadiyah Makassar.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2015, Prof Din Syamsuddin mengatakan menolak Gubernur (non-aktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bukan karena Ahok seorang non-Muslim atau Tionghoa.

Bukan pula karena Din mendukung salah satu dari dua pasangan calon lain pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Kerukunan antar agama dan antar suku/ras tengah kita rajut, tapi Ahok merusaknya,” ujar Din soal alasannya menolak Ahok sebagaimana keterangan tertulis diterima wartawan di Jakarta, Ahad (13/11/2016) malam.

Din mengaku, dirinya menolak Ahok adalah karena hati nuraninya meyakinkan bahwa Ahok bukan pemimpin yang cocok bagi masyarakat Jakarta, apalagi Indonesia.

Din Syamsuddin-Amien Rais Batal Hadiri ILC Dikabarkan karena Ada Syafii Maarif

Sangat Patut Diduga Korupsi

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurutnya, kiprah Ahok selama memimpin DKI Jakarta tidak sepi dari kelemahan-kelemahan mendasar. Seperti sangat patut diduga melakukan korupsi dalam kasus RS Sumber Waras dan Reklamasi Pulau-pulau di Teluk Jakarta.

“Reklamasi Teluk Jakarta untuk siapa?” ujarnya mempertanyakan.

Pada kasus-kasus itu, kata Din, KPK seolah tidak berdaya menyeret Ahok sebagaimana KPK menyeret para tersangka yang diduga menerima suap dalam jumlah kecil sekalipun.

Sumber Waras, Reklamasi dan Dinasti Ahok

“Sepertinya ada kekuatan besar yang membelanya (Ahok. Red), dan pihak pemangku amanat dan penentu kebijakan seperti tidak berdaya bekerja dengan hati nurani,” jelas Din.

Ia menambahkan, rasionya menyimpulkan bahwa Ahok bukanlah pemimpin mumpuni, apalagi bekerja untuk rakyat kecil. Melainkan lebih bekerja untuk para pengusaha besar.

“Prestasinya memimpin Jakarta selama ini, lebih karena opini yang dibangun media-media pendukungnya yang tidak menampilkan keburukan-keburukannya,” ungkap Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini.

Kepemimpinan Ahok Dinilai tidak Sesuai dengan Amanat Bangsa

Ia mengungkapkan, apa yang dianggap sebagai keberhasilan Ahok sesungguhnya sudah dimulai sejak masa Gubernur Joko Widodo, bahkan Gubernur Fauzi Bowo dan Sutiyoso.

Dinilai Berambisi Kekuasaan

Din juga menyoroti debut Ahok yang dianggap loncat-loncat dari partai yang satu ke partai lain. Dimana, kata dia, itu menunjukkan ambisi kekuasaan Ahok yang sangat oportunistik.

Menurutnya, melupakan partai atau orang yang berjasa mendukungnya juga merupakan perilaku tidak etis dari seorang  pemimpin.

“Bagi saya, Ahok adalah problem maker (pembuat masalah. Red), bukan problem solver (pemecah masalah. Red),” tandasnya.

Din mengatakan, kini takdir Allah yang memelesetkan Ahok dengan ujaran kebencian di Kepulauan Seribu (27/09/2016). Ujaran itu kemudian mendorong reaksi besar yang merupakan tanda bahwa kekuasaan dan keadilan Ilahi sedang menempuh jalannya.

Ahok Dikecam Bilang “Jangan Percaya Dibohongi Pakai Surat Al-Maidah”

“Kepada kaum beriman dan umat beragama jangan abaikan itu. Kita semua harus bersama-sama tergerak untuk menyelamatkan bangsa ini dari ketersanderaan dan perpecahan,” pungkas Din berpesan.

Dalam pesan-pesannya tersebut, tidak dijelaskan Din menolak Ahok untuk atau sebagai apa.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokahok menghina alquranbangsaBasuki Tjahaja PurnamaGubernur (non-aktif) DKI Jakartakasus Ahokkepemimpinan kafirkerukunankorupsi RS Sumber WarasKPKmantan Ketum PP Muhammadiyahpemimpinpenistaan agamaProf Din SyamsuddinReklamasi Pantai Utara Jakartationghoa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dalam Kasus Ahok, MUI Dinilai Terdegradasi oleh Pemerintah
Tulisan selanjutnya Muncul Perdana di TV Sebagai Presiden AS, Donald Trump Janji Deportasi Jutaan Migran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?