Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

400 Polisi Thailand Tuntut Imbalan AS Tangkap Hambali

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2003 08:35 8:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Agustus 2003 08:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 400 polisi Thailand dan pegawai pemerintah kemarin dikabarkan telah berebut meminta haknya pada Amerika Serikat (AS) untuk mendapatkan imbalan atas jasa mereka sebesar 4 juta USD sebagai ganjaran yang telah ditawarkan oleh AS sebelumnya jika berhasil menangkap Hambali, menurut sumber semalam.

“Mereka berlomba mendapatkan ganjaran,” ujar pegawai Pusat Operasi Keselamatan Negara memberitahu seperti dikutip AFP.

Menurut AFP, sekurang-kurangnya ada empat agen pemerintahan yang meminta ganjaran atas hasil mereka dalam suksesnya menangkap Hambali.

“Dari 400 orang mereka adalah pejabat imigrasi, pejabat pemberantas narkotika, polisi khusus Thai, dan polisi wilayah Ayutthaya yang telah memberikan tandatangan guna mendapat uang itu,” katanya.

Selepas penangkapan Hambali di kota Ayutthaya Tengah pada 11 Agustus lalu yang dilancarkan berkat kerjasama pihak AS, Menteri Pertahanan Thamarak Issarangkun Na Ayutthaya mengatakan Thailand akan mendapatkan uang dari AS atas kesuksesaannya itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra mengatakan ganjaran itu akan dibayar terus kepada mereka yang terlibat secara langsung dalam menangkap Hambi.

Pejabat Keselamatan Negara (NSC) AS mengatakan agen intelijen CIA bertanggungjawab membayar uang mereka .

“NSC akan menyiapkan sejumlah agen yang akan bekerjasama dan memberikan ganjaran kepada perdana menteri,” katanya.

Bantahan Da’i

Sementara itu, Kapolri Jend. Da’i Bahtiar kepada beberapa pers kemarin memberikan pernyataan dengan mengatakan bahwa tidak ada laskar Jamaah Islamiyah (JI) di Indonesia.

“Tidak ada laskar atau azkar itu,” katanya usai salat Jumat di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri, Jakarta, Jumat kemarin.

Hal itu dikatakannya sekaligus meluruskan pernyataan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Jenderal Erwin Mappaseng.

Sebelumnya, Erwin mengatakan, JI mempunyai setidaknya 300 anggota pasukan yang dinamakan azkar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Mereka (azkar) pernah berlatih di Afghanistan dan Moro. Pasukan itu mempunyai kemampuan berperang dan merakit bom,” kata Mappaseng.

Da’i mengatakan kembali bahwa JI tidak mempunyai laskar. “Namun, kalau mempunyai kelompok-kelompok, memang ya. Hanya saja, mereka bekerja secara terpisah. Ada yang mencari mobil, ada yang merancang bom, ada yang mencari sasaran dan ada yang menjadi eksekutor. Jadi, tidak ada laskar atau Azkar, melainkan kelompok,” katanya.

Bantuan AS

Sementara di Thailand aparat dan pejabatnya berebut menuntut bayaran AS, di tempat yang berbeda, Jum’at lalu, Duta Besar AS untuk Indonesia, Ralph L Boyce melalui Badan Perdagangan dan Pembangunan Amerika Serikat (USTDA), memberikan hibah sebesar 845.000 dolar AS Indonesia guna membangun dua proyek keamanan transportasi di Indonesia.

Penyerahan bantuan dilakukan di Depkeu oleh Dubes AS untuk Indonesia kepada Dirjen Perhubungan Laut Tjuk Sukardiman dan Ketua Badan Otorita Batam Ismeth Abdullah disaksikan Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-jakti, di Jakarta.

Bantuan senilai 845.000 dolar AS itu, pada paket pertama senilai 555.000 dolar AS diberikan untuk bantuan teknis Pelabuhan Tanjung Priok dalam rangka membantu pembangunan prasarana teknologi informasi dan komunikasi termasuk bea cukai dan imigrasi.

Sedangkan paket ke dua, senilai 290.000 dolar AS akan mendanai bantuan teknis untuk mendukung evaluasi keamanan Bandara Internasional Hang Nadim, di Batam.

Dubes AS, Ralph L Boyce dalam sambutannya mengatakan, bantuan keamanan ini diharapkan bisa meningkatkan upaya pencegahan masuknya aksi teroris di Indonesia.

“Kali ini baru dua proyek, kita harapkan akan ada tambahan bantuan yang akan datang,” kata Boyce. (afp/mi/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Deportasi 250 Warga Aceh Pencari Suaka
Tulisan selanjutnya ICW akan Umumkan Daftar Politisi Hitam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon

Berita
11 September 2026 21:50
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam

Terbaru

  • ‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
  • Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
  • Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
  • Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
  • Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
  • Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
  • Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
  • Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
  • Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
  • MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?