Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tekno

Pertahankan #StopBlokirMediaIslam, Netizen Tagih Janji Jokowi tak Berangus Kebebasan Berekspresi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 2 Januari 2017 09:42 9:42 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 2 Januari 2017 09:30
Bagikan
Tampilan kicauan netizen menagih janji Jokowi "tak berangus kebebasan pers" saat masih menjadi calon presiden pada masa Pilpres 2014.
Bagikan

Hidayatullah.com– Masyarakat pengguna media sosial internet (netizen) menagih janji Presiden Joko Widodo (Widodo) yang mengaku tidak akan memberangus kebebasan berekspresi dan berpendapat, terkhusus di dunia maya selama pemerintahannya.

Netizen menagih lantaran janji itu dinilai tak ditepati Jokowi. Mengingat, sepanjang pemerintahan Presiden Jokowi- Wapres Jusuf Kalla (JK) dua tahun lebih ini, setidaknya sudah tiga kali pemerintah melalui lembaga terkait melakukan pemblokiran terhadap situs dan media online Islam.

Pertama, sekitar Maret-April 2015, kedua, jelang Aksi Damai 411 (Aksi Bela Islam II) 4 November 2016, dan ketiga, akhir tahun 2016 hingga kini.

Pantauan hidayatullah.com, Senin (02/01/2017) sekitar pukul 07.15 waktu di Jakarta, netizen terus menyuarakan tanda pagar (tagar) #StopBlokirMediaIslam.

Tagar #StopBlokirMediaIslam pun kembali menduduki jajaran tema paling tren dibahas (trending topic Indonesia/TTI), setelah kemarin, Ahad (01/01/2017) juga menduduki TTI bahkan mencapai peringkat pertama.

Baca Juga

Beginilah Zionis Mempersiapkan Remaja dan Pelajar jadi Generasi Tentara Siber
Sejumlah Kementerian Zionis Diserang Hacker Dunia  
Kecerdasan Buatan Tetap Terbatas Gunakan Sumber Daya yang Ada
Tak Dapat F-35, Turki Luncurkan KAAN, Pesawat Siluman Generasi ke-5
PP Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi MASA

Tagar #StopBlokirMediaIslam Jadi Trending Topic, Netizen Kecam Pemblokiran

Sempat timbul tenggelam, tagar #StopBlokirMediaIslam pagi ini kembali meramaikan TTI sekitar pukul 08.20 WIB.

Netizen dengan akun Arif Priyono ‏@MasPri2016, misalnya, mengingatkan Presiden Jokowi akan janjinya tersebut.

“Mohon Pak @jokowi #melawanlupa…CC @jituofficial #stopblokirmediaislam,” kicaunya sembari menandai (mention) akun Jokowi dan Jurnalis Islam Bersatu (JITU).

Janji Presiden itu

Dalam kicauan tersebut, Arif Priyono melampirkan kliping digital tangkapan layar (screen shoot) tampilan berita sebuah media mainstrem online yang berisi pernyataan janji Jokowi tak memberangus kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Di situ diberitakan janji Jokowi sebagai calon presiden pada Pilpres 2014 lalu di hadapan 1.000-an netizen pada acara “Jokowi Ngobrol Bareng Netizen” di Ballroom Hotel Lumire, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/06/2014).

Saat itu, capres Jokowi mengatakan sikapnya untuk terus menumbuhkan kebebasan berekspresi, tak terkecuali kebebasan berpendapat dan berekspresi di dunia maya.

Jokowi, dalam berita itu, disebut tidak akan melakukan tindakan represif kendati para netizen mengkritiknya secara keras. Justru segala kritikan dari para pegiat internet dan aktivis media sosial, klaim Jokowi, akan dijadikannya sebagai masukan penting dalam mengambil kebijakan yang lebih baik.

“Silakan kritik, yang paling keras sekali pun saya tidak akan pernah marah,” ujar Jokowi saat itu dikutip laman tribunnews.com.

Mustofa B Nahra: Pelabelan Situs ‘Radikal’ Selama ini Sesuai Kepentingan Pembuat Label

Jokowi menyampaikan itu menjawab pertanyaan blogger politik, Dian Paramita, yang diberitakan mengaku khawatir jika pemerintah akan bersikap represif terhadap para netizen yang mengkritisi kebijakan Jokowi saat terpilih menjadi presiden.

“Saya sangat takut dengan pemerintah yang sangat represif terhadap blogger yang kritis menyatakan pendapatnya kepada pemerintah. Kami ingin tetap merasa aman menyatakan pendapat,” ujar Dian saat itu.

Bagi Jokowi saat itu, jika ada yang mengkritik, dianggapnya sebagai koreksi dan evaluasi untuk memperbaiki.

“Jangan pernah berpikir semua yang saya lakukan baik. Saya memerlukan kritik dan masukan secara terbuka dari para netizen,” ungkap Jokowi berjanji saat itu.

Janji Jokowi tersebut pun dinilai oleh netizen saat ini bak isapan jempol belaka. Pemblokiran situs dan media Islam dinilai bentuk “pemberangusan kebebasan berekspresi”.

“Ini janji Pak @jokowi, Pilpres dulu mayoritas pendukung Bapak Muslim lho, kenapa Bapak malah sebaliknya (sekarang. Red)? Tanya knapa? #StopBlokirMediaIslam,” kicau akun M.Alfian Nurul Azmi ‏@alfian092 me-Retweet kicauan Arif Priyono tersebut.

Disebut Ironis

Sementara, netizen dengan nama akun Yayan Madinah ‏@YayanMadinah menyebut, kondisi saat ini tersebut sungguh ironis, mengingat Jokowi-JK justru diangkat popularitasnya lewat media sosial.

“Amat ironis pemerintahan yang naik lewat popularitas di media sosial #StopBlokirMediaIslam…,” kicaunya, Senin ini.

Bahkan, netizen juga menganggap pemblokiran tersebut sebagai bentuk semena-mena pemerintah yang melebihi rezim Orde Baru zaman Soeharto dulu.

“Demokrasi sudah hilang, lebih parah dari jaman Pak Harto. #StopBlokirMediaIslam,” kicau mustEN ‏@musten47.

PP Muhammadiyah: Pemblokiran Situs Islam secara Otoriter Sebuah Kemunduran

“Ada apa dengan rezim yang sekarang, kok panas banget sama yang berbau Islam? #StopBlokirMediaIslam,” kicau Erchy Williar Siska ‏@ErchySaja.

Seorang pengusaha Muslim, Asih Subagyo, melalui akunnya ‏@Asih_Subagyo berkicau:

“InnaliLlahi, ternyata diam-diam ada pemblokiran media Islam. Berita-berita bakal enggak berimbang. Ada monopoli berita. #StopBlokirMediaIslam.”

Berdasarkan informasi yang diterima hidayatullah.com, situs dan media online Islam yang diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika per 30 Desember 2016 tersebut, berdasarkan susunan daftarnya, adalah voa-islam.com, nahimungkar.com, kiblat.net, bisyarah.com, dakwahtangerang.com, islampos.com, suaranews.com, izzamedia.com, gensyiah.com, muqawamah.com, dan abuzubair.net.

“Sebagian besar situs yang diblokir sudah dikenal rekam jejaknya sebagai situs-situs berita rujukan umat, mereka bukan situs radikal #StopBlokirMediaIslam,” jelas akun JITU dalam kicauannya, kemarin.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#StopBlokirMediaIslamMedia Islammedia Islam diblokirmedia sosialnetizenpemblokiransitus IslamTrending Topictwitter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Shalih Disuruh Tidur Di Luar oleh Istrinya di Musim Dingin
Tulisan selanjutnya IHH Dukung Langkah Hukum Kelompok yang Sudah Tuduh Lembaganya Bantu Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Tekno

Google Sudah Lewat, Gen Z Cari Berita dan Informasi di TikTok

16 November 2023 14:45
IptekesTekno

Ratusan Nomor Telepon Terindikasi Penipuan Online Diblokir Pemerintah

16 November 2023 14:32
IptekesTekno

Kemenag Kembangkan Layanan Chatbot Al-Qur’an dengan Teknologi Artificial Intelligence

21 September 2023 20:49
pinjaman online
Tekno

Masyarakat Digital Mandiri Berdaulat dengan Platform Komunitas

28 Februari 2023 12:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?