SYEIKH NURUDDIN ASY SYUNI yang merupakan syeikh majelis shalawat dan syeikh qurra’ Mesir adalah murid dari Syeikh Utsman Al Haththab.
Suatu saat di malam yang dingin di musim dingin Syeikh Nuruddin Asy Syuni keluar untuk berwudhu, namun ia menemui badan terbaring yang terbungkus oleh selimut di tepi jalan. Syeikh Nuruddin Asy Syuni pun menggerak-gerakkan badan itu dengan kakinya seraya berkata,”Siapa engkau?”
“Aku adalah Ustman,” jawab tubuh yang terbungkus selimut tersebut. Syeikh Nuruddin Asy Syuni pun bertanya,”Wahai tuanku, kenapa engkau tidur di sini?”
Orang yang ternyata guru dari Syeikh Nuruddin Asy Syuni pun menjawab,”Ummu Ahmad menyuruhku keluar dari rumah.”
Para ulama shalih banyak yang memilih menikah dengan wanita-wanita yang gemar menyekiti mereka dengan lisan dan perbuatan mereka. Mereka memutuskan untuk mengambil para wanita itu sebagai istri dengan tujuan agar merekalah yang menanggung derita atas kedzaliman tersebut, bukan sudara-saudara Muslim yang lainnya. (Lawaqih Al Anwar Al Qudsiyyah, hal. 331)