Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Selidiki 50 Pabrik Produksi Makanan Palsu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Januari 2017 08:51 8:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Januari 2017 10:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekitar 50 buah pabrik di Tianjin, China telah diselidiki telah memproduksi produk makanan palsu dengan menggunakan bahan-bahan tidak layak pakai. Diduga menggunakan bahan dan garam sisa industri.

Dikutip Channel News Asia Selasa, 17 Januari 2017 mengutip laporan The Beijing News, produk itu termasuk merek internasional Lee Kum Kee, Haday, Nestle dan Knorr yang mengandung saus serta perasa buatan. Produk-produk tersebut dilaporkan telah mulai dijual ke seluruh China.

Sementara itu, sebuah lagi koran lokal, South China Morning Post melaporkan, produk bermerek tiruan yang diperkirakan senilai 100 juta yuan  diproduksi setiap tahun di kota kecil Duliu di Jinghai dalam wilayah yang sama.

“Produk senilai 100 juta yuan (setara Rp194 miliar) diproduksi setiap tahunnya di kota kecil Dulio, Jinghai, Tianjin. Beberapa produsen bahkan mendapat begitu banyak kekayaan dari produk palsu tersebut dan memungkinkan mereka untuk memiliki barang-barang mewah,” tulis sebuah laporan yang diturunkan oleh South China Morning Post.

Ada Setengah Juta Kasus Pelanggaran Keamanan Makanan Hantui China

Menurut koran tersebut, akibat produksi produk dalam jumlah yang besar, beberapa dari produsen berpeluang mengumpulkan kekayaan dan mampu membeli barang mewah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Koran tersebut yang mengutip laporan khusus Beijing News turut merinci bagaimana proses penggilingan dilakukan untuk menghasilkan sebuah produk,  kemudian diolah di pabrik yang sangat tidak layak.

Bahan-bahan tersebut kemudian dikeringkan dan digiling menjadi bubuk di beberapa tempat usang yang tidak dilengkapi dengan fasilitas terkait.

Ada juga bumbu yang disimpan di tempat menganggur dekat area timbunan sampah sementara pewarna makanan yang dilarang dilaporkan turut menjadi bagian dari bahan untuk menghasilkan produk-produk tersebut.

Pengungkapan terbaru itu dianggap rentetan dari beberapa skandal keamanan makanan di China yang melibatkan hampir setengah juta pelanggaran peraturan penyediaan makanan dalam waktu tiga kuartal pertama tahun lalu.

Seorang wartawan yang mengunjungi kota industri Tianjin bersama pihak kepolisian beberapa waktu lalu juga menangkap beberapa orang, saat mereka tengah memproduksi produk palsu, untuk kemudian dilabeli dengan salah satu merk terkenal di China, Wang Shouyi.

Beberapa waktu terakhir, China diguncang oleh serangkaian skandal keamanan pangan. Ditemukan sebanyak setengah juta pelanggaran keamanan pangan ilegal, dalam tiga kuartal pertama tahun lalu. Beberapa diantaranya karena iklan palsu, penggunaan produk palsu, serta bahan dan penjualan produk makanan dengan bahan terkontaminasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahan tidak layak pakaichinamakanan palsupembuat makanan palsuProduksi Makanan Palsusisa bahan industri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Flotilla untuk Rohingya Dapat Lampu Hijau Bangladesh
Tulisan selanjutnya MUI Sumbar: Resah dengan Fatwa Laksana Buruk Muka Cermin Dibelah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?