Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tunggu dan Lihat, Paus Fransiskus Belum Mau Beropini Soal Trump

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Januari 2017 07:31 7:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Januari 2017 07:27
Bagikan
Pelecehan seksual Vatikan Gereja
Paus Fransiskus.
Bagikan

Hidayatullah.com—Paus Fransiskus hari Ahad (22/1/2017) mengatakan dia tidak akan membuat opini tentang Donald Trump sampai dirinya terlebih dahulu berkesempatan melihat kebijakan-kebijakan tertentu yang akan diterapkan oleh presiden baru Amerika Serikat itu.

Hari Jumat, ketika Trump dilantik, Paus Fransiskus mendesaknya agar memerintah dengan berpedoman pada nilai-nilai etika, mengurus orang miskin dan orang-orang terbuang selama masa jabatannya.

“Menurut saya kita harus menunggu dan melihat. Saya tidak ingin tergesa-gesa dan tidak pula ingin menghakimi orang secara prematur,” kata pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma itu kepada koran Spanyol, El Pais, dalam wawancaranya seperti dilansir Reuters.

“Kita akan lihat bagaimana dia bertindak, apa yang dilakukannya dan kemudian saya akan mengeluarkan opini. Takut atau bersuka cita di muka atas sesuatu yang mungkin akan terjadi, menurut pandangan saya, kurang bijaksana. Hal itu seperti para rasul meramalkan malapetaka,” kata Fransiskus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Fransiskus juga memperingatkan bangsa-bangsa Eropa soal populisme, mengatakan bahwa mereka seharusnya tidak mengulangi kesalahan sama seperti di tahun 1930-an, ketika mereka berpaling kepada “juru selamat” untuk mengatasi krisis ekonomi dan politik, tetapi justru berujung pada peperangan.

“Krisis menyulut ketakutan, kepanikan. Menurut pendapat saya, contoh paling jelas populisme Eropa adalah Jerman di tahun 1933… Sebuah bangsa yang berkubang dalam krisis, yang mencari identitasnya sampai muncul seorang pemimpin kharismatik ini dan menjanjikan akan mengembalikan identitas mereka, dan dia (justru) memberikan mereka sebuah identitas yang terdistorsi, dan kita semua tahu apa yang terjadi,” kata pemimpin Katolik Roma itu, merujuk pada Eropa di masa kemunculan dan kepemimpinan Adolf Hitler.

“Di masa-masa krisis kita [biasanya] kurang pertimbangan, dan itu senantiasa menjadi referensi saya.. Itu mengapa saya selalu berusaha berkata: bicarakanlah di antara kalian, bicaralah satu sama lain,” imbuhnya, mengajak orang untuk mengutamakan dialog.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Saya Tak Menyesal,” Kata Masharipov Pelaku Serangan Klab Malam Reina Istanbul
Tulisan selanjutnya Surat Terbuka Untuk Kapolda Jabar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?