Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Syeikh Shabri Kecam Rencana Israel Bangun 2500 Rumah untuk Pendatang Haram

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Januari 2017 08:16 8:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Januari 2017 08:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Badan Tinggi Islam dan Khatib Masjidil Aqsha Syeikh Ikrimah Shabri mengecam penetrasi permukiman Yahudi di tanah Palestina sejak terpilihnya presiden baru Amerika, Donald Trump.

Menurut Syeikh Shabri,  permukiman Yahudi di tanah Palestina meningkat dengan jelas dan terang-terangan mengindikasikan otoritas penjajah Zionis memanfaatkan dukungan tidak langsung dari kebijakan Amerika.

Sebagai bukti dukungan tidak langsung, presiden baru Amerika telah menjamu para ketua dewan permukim Yahudi dan mereka turut serta menghadiri upacara pelantikan presiden Trump.

OKI Puji Resolusi PBB Henti Pemukiman Israel

Donald Trump dinilai juga  turut menyumbang kepada salah satu permukiman Yahudi di Palestina.

Dikutip PIC, Syeikh Shabri juga mengecam kebijakan penghancuran rumah-rumah di dalam wilayah Palestina yang diduduki penjajah Zionis sejak tahun 1948. Dia mengatakan bahwa penghancuran rumah-rumah di dalam wilayah Palestina 1948 adalah kebijakan pengusiran, karena warga Palestina 1948 berkembang dan meningkat sehingga otoritas penjajah Zionis berusaha membatasinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

2500 Rumah Ilegal

Sebegaimana diketahui, Israel terus mengingkari desakan internasional ketika menyetujui proyek pembangunan 2500 rumah untuk imigran ilegal Yahudi di Tepi Barat, dua hari setelah rezim itu memberikan izin lebih 500 buah rumah di Yerusalem Timur.

Proyek itu merupakan yang terbesar yang pernah diumumkan Israel selama beberapa tahun terakhir, lebih-lebih lagi setelah mendapat dukungan kuat dari Presiden Amerika Serikat (AS) yang baru, Donald Trump.

Kesaksian Syeikh Ikrimah terkait 47 Tahun Pembakaran Masjid al Aqsha

Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman dalam pernyataannya mengklaim, ia bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyetujui proyek tersebut guna memenuhi kebutuhan perumahan mereka, dilansir Reuters, Selasa (24/01/2017).

Lieberman mengatakan, mayoritas rumah tersebut akan dibangun di daerah pemukiman yang ada untuk mudah dikontrol dan persediaan jika Israel mencapai kesepakatan damai dengan Palestina. Namun, pemerintah Palestina mengutuk keras rencana baru itu yang secara jelas melanggar hukum internasional.

Sekitar 530 ribu warga Israel tinggal di Tepi Barat dan 200 ribu lainnya di Yerusalem Timur menempati wilayah jarahan warga Palestina. Kedua daerah ini direbut Israel dalam perang 1967 silam.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Donald Trumpisraelpemukiman ilegalPendatang Harampenjajah palestinaperumahan illegal IsraelSyeikh Ikrimah ShabriyahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Terus Godok Rencana Sertifikasi Khatib
Tulisan selanjutnya Ulama dan Umat Teruslah Bekerja dan Bergerak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?