Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Lebih 300.000 Remaja Meninggal Setiap Tahunnya Akibat Alkohol

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Februari 2011 06:02 6:02 am
Ahmad
Dipublikasikan 24 Februari 2011 06:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tak kurang dari 320.000 orang antara usia 15-29 tahun meninggal setiap tahun karena berbagai penyebab terkait alkohol. Jumlah ini mencapai sembilan persen dari seluruh kematian dalam kelompok usia tersebut. Demikian menurut Laporan Status Global mengenai Alkohol dan Kesehatan 2011 keluaran WHO pekan lalu.

Direktur Departemen Kesehatan Mental dan Penyalahgunaan Obat-obatan WHO, Shekhar Saxena, mengatakan alkohol adalah penyebab sepertiga kematian pada anak-anak muda di beberapa bagian dunia.

“Konsumsi dan dampak merugikan dari alkohol meningkat di negara-negara berkembang khususnya di Afrika dan Asia yang memiliki peraturan lebih longgar dan kurang tersedianya layanan kesehatan,” menurut Dr. Saxena.

Laporan WHO mendapati enam persen kematian semua laki-laki di dunia terkait dengan alkohol, sementara jumlah tersebut hanya satu persen pada perempuan. Laporan ini mengatakan satu dari lima laki-laki meninggal, karena sebab-sebab terkait alkohol di Rusia dan negara-negara tetangganya.

Ada empat penyebab utama kematian terkait alkohol. Yang pertama adalah cedera dari kecelakaan mobil atau kekerasan. Penyakit-penyakit seperti cirrhosis hati, kanker, jantung dan sistem peredaran darah merupakan penyebab lainnya. Menurut laporan WHO ini, penyalahgunaan alkohol juga menambah resiko 200 penyakit lainnya.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Walaupun begitu, mayoritas orang di dunia bukan peminum alkohol. Laporan ini mengatakan pada tahun 2005 hampir separuh laki-laki dan dua pertiga perempuan sama sekali tidak minum alkohol.

Dr. Saxena mengatakan orang yang tergantung pada alkohol hidup 10 tahun lebih singkat dari rata-rata mereka yang tidak mempunyai masalah itu.

“Sebagian besar kematian dan cacat akibat alkohol sebenarnya pada anak-anak muda dan usia paruh baya bukan di usia tua,” ujar Dr. Saxena. “Jadi, saya rasa bagian besar dari yang kita bicarakan mengenai 2,5 juta kematian adalah pada kelompok orang yang seharusnya tidak meninggal di usia itu. Ini merupakan kematian dini. Sebagian besar kematian terjadi di bawah usia 60 tahun.”

WHO berrencana untuk mengurangi penggunaan alkohol yang membahayakan. Rencana ini termasuk meningkatkan pajak alkohol, mengurangi jumlah tempat-tempat membeli alkohol dan meningkatkan batas umur yang diperbolehkan minum alkohol. Para pejabat mengatakan upaya-upaya lain termasuk UU mengemudi dalam keadaan mabuk yang efektif dan larangan beberapa iklan alkohol. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPI Siap Mediasi Polemik Seskab dengan Media
Tulisan selanjutnya Sejumlah Diplomat dan Pejabat Libya Ramai-ramai Mundur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah

Berita
25 Juli 2026 10:54
MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa

Terbaru

  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
  • MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
  • Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
  • KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
  • Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
  • Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
  • Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?